MUARA SABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Timur memperkuat kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengintervensi kemiskinan ekstrem dan menjaga keberlanjutan pendidikan di wilayah pelosok.
Bupati Tanjab Timur Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., bersama Wakil Bupati H. Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., turun langsung menyalurkan bantuan pendayagunaan zakat sebesar Rp212,56 juta kepada ratusan warga di Kantor Camat Rantau Rasau, Senin (06/07/2026).
Langkah taktis ini menjadi komitmen nyata jajaran kepala daerah baru dalam mengoptimalkan dana umat untuk program kesejahteraan yang terukur dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjaga Jaring Pengaman Sosial warga
Penyaluran berskala ratusan juta rupiah ini dialokasikan ke dalam dua klaster utama, yakni pemenuhan kebutuhan pokok dasar dan investasi pendidikan dasar.
- Bantuan Konsumtif: Menyasar 269 warga kurang mampu di Kelurahan Bandar Jaya dengan stimulus tunai masing-masing Rp300.000 (Total: Rp80,7 juta).
- Pendidikan Dasar (SD): Pembagian seragam gratis dan subsidi biaya pendidikan untuk 233 siswa (Total: Rp99,14 juta).
- Pendidikan Menengah (SMP): Pembagian seragam gratis dan subsidi biaya pendidikan bagi 59 siswa (Total: Rp32,71 juta).
Secara akumulatif, total jaminan sosial yang dilepaskan Baznas untuk klaster Rantau Rasau ini menyentuh angka Rp212.562.840.
Komitmen Kepala Daerah: Tepat Sasaran dan Akuntabel
Bupati Tanjab Timur menegaskan bahwa sinergi pengetasan kemiskinan tidak bisa hanya bersandar pada APBD, melainkan harus ditopang lewat tata kelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang modern dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Tanjung Jabung Timur yang putus sekolah hanya karena kendala biaya seragam atau buku. Bantuan ini adalah hak masyarakat yang wajib kami salurkan secara tepat sasar,” ujar Bupati.
Pemerintah daerah juga mengapresiasi transformasi digital dan validasi data yang dilakukan Baznas, sehingga dana dari para muzakki (pembayar zakat) benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang berada di garis kemiskinan.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Dikominfo


















Komentar