Al Haris : Ekonomi dan Aktivitas Segera Pulih, Tidak Ada Lagi Masyarakat Tidak Vaksin

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Al Haris saat Meninjau Vaksinasi di Sentra Vakain di Grand Hotel Jambi, Senin (06/9/21). FOTO : Media Group.

Gubernur Al Haris saat Meninjau Vaksinasi di Sentra Vakain di Grand Hotel Jambi, Senin (06/9/21). FOTO : Media Group.

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menegaskan tinggnya minat masyarakat memenuhi anjuran vaksin diharapan tercapai kondisi aman Covid-19 hingga aktivitas dan perekonomian Jambi segera pulih normal.

Demikian diungkapkan Gubernur Al Haris saat meninjau Vaksinasi di Grand Hotel Jambi bersama Anggota DPR RI H. R. Sutan Adil Hendra, Senin (06/9/21).

“Kita harap tidak ada warga tidak divaksin dan masyarakat harus terlayani dengan dan disini setiap hari vaksin diadakan,” ungkap Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut gubernur adanya sentra vaksin semakin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan vaksin, sehingga mengejar pencapaian target 5,3 juta untuk vaksin pertama dan kedua diharapkan tercapai.

“Alhamdulillah ternyata minat vaksin masyarakat masih tinggi di Kota Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris menambahkan, Kota Jambi merupakan pusat kegiatan dan aktivitas untuk Provinsi Jambi menjadi perhatian utama untuk segera aman dan normal aktivitas masyarakat.

“Pusat kegiatan di Kota Jambi kalau sudah aman orang akan mudah datang dan ekonomi akan segera pulih saat ini data vaksin pertama 458 ribu dan yang kedua 337 ribu,” ujar Al Haris.

Al Haris melanjutkan data vaksinasi Provinsi Jambi saat ini sekitar 1.3 juta merupakan gabungan vaksin pertama dan kedua yang masih tersisa 4 juta dari target 5,3 juta.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga
Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
Ramadhan di Depan Mata! Sekdak ke Pasar, Wabup Tanjab Barat Soroti Kenaikan Harga Ayam dan Cabai
Dari Kampung Baru ke Panggung Dunia: Griya Kain Solo Gebrak INACRAFT 2026, Pertamina Cetak Transaksi UMKM Rp10,4 Miliar
Analisis Dampak: OTT Kemenkeu & Respon Menkeu Purbaya Terhadap Kepercayaan Pasar dan Investor
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:13 WIB

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga

Sabtu, 11 April 2026 - 01:14 WIB

Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Senin, 6 April 2026 - 17:03 WIB

Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 18:57 WIB

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Berita Terbaru