Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO. FOTO : LT/AI

Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO. FOTO : LT/AI

KESEHATAN – Di tengah upaya masyarakat menjaga kesehatan, ancaman serius muncul dari pasar digital. Berbagai vitamin palsu diduga masih marak dijual di e-commerce, memicu keresahan besar di kalangan konsumen.

Kekhawatiran ini mencuat ke publik setelah viralnya unggahan pengguna X dengan akun @Racu******** pada Minggu (25/1/2026). Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, ia mengimbau khalayak untuk lebih berhati-hati saat membeli suplemen di marketplace. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan bahwa beberapa merek vitamin ternama diduga kuat palsu dan sama sekali tidak mengantongi izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menanggapi laporan yang viral tersebut, BPOM segera memperkuat patroli siber. BPOM menegaskan telah berkoordinasi dengan pengelola platform untuk memblokir toko-toko nakal yang menjual produk ilegal. Produk-produk yang dipalsukan ini seringkali menggunakan kemasan yang sangat mirip dengan merek populer, namun dijual dengan harga yang tidak masuk akal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas. Jangan hanya tergiur harga murah, karena taruhannya adalah nyawa,” tegas perwakilan BPOM. Untuk menghindari risiko kesehatan yang fatal, BPOM kembali mengingatkan rumus Cek KLIK: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa melalui aplikasi BPOM Mobile.

Pihak berwenang sangat menyarankan agar pembelian vitamin hanya dilakukan melalui Official Store atau apotek resmi. Jangan biarkan niat untuk sehat justru berujung pada kerusakan organ tubuh akibat zat berbahaya dalam produk palsu.

⚠️ DISCLAIMER: Mengkonsumsi suplemen palsu dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati. Jangan meniru tindakan membeli produk kesehatan di toko tidak resmi hanya karena tergiur harga murah. Konsultasikan dengan tenaga medis jika muncul gejala mencurigakan.****

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?
Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
OTT Kepala Daerah, Menguak Tabir “Jabatan ASN” Bukan Lagi Lahir dari Kompetensi dan Pengabdian, Tapi Gadaian Integritas
Simpang Siur Soal Gaji ke-13 ASN 2026: Begini Kata Menkeu
Skandal Gratifikasi Jual Beli Jabatan Masih Jadi Jalan Tol Kepala Daerah Menuju KPK
Berita ini 34 kali dibaca
Berita ini telah dihasilkan/diedit oleh AI. Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:47 WIB

Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 25 April 2026 - 15:48 WIB

Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?

Rabu, 22 April 2026 - 17:28 WIB

Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WIB

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif

Sabtu, 18 April 2026 - 07:43 WIB

39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?

Berita Terbaru