Ops Ketupat 2026: Polres Tanjabbar Siagakan Personel Gabungan Demi Keamanan dan Stabilitas Pangan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tanjab Barat memasang atribut kepada petugas saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026. Pengamanan melibatkan personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait guna menjaga kelancaran mudik Lebaran. (FOTO: HUMAS RES TJB)

Kapolres Tanjab Barat memasang atribut kepada petugas saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026. Pengamanan melibatkan personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait guna menjaga kelancaran mudik Lebaran. (FOTO: HUMAS RES TJB)

KUALA TUNGKAL – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Barat resmi memulai Operasi (Ops) Ketupat 2026. Fokus pengamanan tahun ini tidak hanya bertumpu pada kelancaran arus mudik, tetapi juga mencakup pengawasan ketat terhadap stabilitas harga pangan dan ketersediaan energi di tingkat daerah.

Langkah ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Maulia Kuswicaksono, di Lapangan Mapolres Tanjabbar, Kamis (12/3/2026) sore. Turut hadir dalam apel tersebut Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi serta jajaran Forkopimda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam amanatnya, AKBP Maulia menekankan bahwa Ops Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini menghadapi tantangan unik akibat dinamika global, di mana gejolak harga minyak dunia dan ancaman inflasi menjadi latar belakang mengapa Polri memberikan perhatian ekstra pada aspek ekonomi selama masa mudik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat pada Idul Fitri 2026 mencapai 143,9 juta orang. Untuk itu, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait menyiagakan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia guna memastikan semangat ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ dapat terwujud,” ujar Maulia saat membacakan amanat Kapolri.

Titik Krusial dan Stabilitas Pangan

Di wilayah hukum Polres Tanjabbar, pengamanan melalui Ops Ketupat akan difokuskan pada sejumlah titik vital. Mengingat karakteristik wilayah, pelabuhan penyeberangan menjadi salah satu objek pengawasan utama selain terminal, pusat perbelanjaan, dan rumah ibadah.

Salah satu poin penting dalam operasi kali ini adalah pemantauan ketersediaan bahan pokok serta distribusi BBM dan LPG. Kapolres mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi borong atau panic buying yang justru dapat merusak stabilitas pasar.

“Keberhasilan operasi ini adalah buah dari sinergi kita semua. Kami juga menyediakan layanan Call Center 110 bagi masyarakat yang menemui kendala di perjalanan atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh pleton gabungan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, hingga organisasi masyarakat seperti Senkom Mitra Polri dan Pramuka.***

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tanjabbar Tunda KUA-PPAS 2027: Bukan Menolak, Tapi Struktur Anggaran Tabrak Undang-Undang
Pemkab Tanjab Barat Siap Percepat Perizinan Jargas APBN untuk Penuhi Kebutuhan Warga
Perkuat Mitigasi Karhutla, Pemkab Tanjab Barat Usulkan Pendirian Kantor Daops
Atasi Masalah Sampah Pesisir, Bupati Anwar Sadat Beberkan Tiga Terobosan Nyata Pemkab Tanjab Barat ke DPR dan LHK
Wujudkan Pelayanan Terintegrasi, Ketua Tim Pembina Posyandu Tanjab Barat Dorong Optimalisasi 6 SPM
Bupati Anwar Sadat Gandeng DPR dan KLH, Bereskan Tantangan Gawat Sampah Pesisir Tanjab Barat
DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS 2027, Tegaskan Komitmen Kawal 5 Prioritas Pembangunan
Wabup Katamso dan Balai Bahasa Jambi Sepakat Perkuat Literasi dan Bahasa Daerah
Berita ini 49 kali dibaca
"HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar."

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:08 WIB

DPRD Tanjabbar Tunda KUA-PPAS 2027: Bukan Menolak, Tapi Struktur Anggaran Tabrak Undang-Undang

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pemkab Tanjab Barat Siap Percepat Perizinan Jargas APBN untuk Penuhi Kebutuhan Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:43 WIB

Perkuat Mitigasi Karhutla, Pemkab Tanjab Barat Usulkan Pendirian Kantor Daops

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIB

Atasi Masalah Sampah Pesisir, Bupati Anwar Sadat Beberkan Tiga Terobosan Nyata Pemkab Tanjab Barat ke DPR dan LHK

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:12 WIB

Wujudkan Pelayanan Terintegrasi, Ketua Tim Pembina Posyandu Tanjab Barat Dorong Optimalisasi 6 SPM

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2027. (Foto: Dok. Istimewa)

Berita

DPRD Tanjab Barat Jadwalkan Ulang Pembahasan KUA-PPAS

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:10 WIB