Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megahnya gedung tidak selalu mencerminkan kesejahteraan penghuninya. Di balik tembok sekolah yang rapi, masih ada anak-anak yang tertinggal di tepian, menatap masa depan yang terasa begitu jauh dari jangkauan. (FOTO : Dok. Istimewa/Lintastungkal)

Megahnya gedung tidak selalu mencerminkan kesejahteraan penghuninya. Di balik tembok sekolah yang rapi, masih ada anak-anak yang tertinggal di tepian, menatap masa depan yang terasa begitu jauh dari jangkauan. (FOTO : Dok. Istimewa/Lintastungkal)

PENDIDIKAN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkapkan fakta mengejutkan: lebih dari 4 juta anak di Indonesia saat ini tidak bersekolah. Data yang bersumber dari BPS ini menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan nasional.

Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Saryadi mengatakan, data tersebut dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Namun secara keseluruhan anak tidak sekolah di Republik ini jumlahnya lebih dari 4 juta,” kata Saryadi di BSD, Serpong, Tangerang, Banten dilangsir kompas.com, Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bedah Data: Usia SMA Paling Rentan
Dari total tersebut, sebanyak 1,13 juta anak berada di usia produktif sekolah menengah (16-18 tahun). Berikut rinciannya:

  • Putus Sekolah (DO): 217.000+ anak (19,2%). Mereka sempat sekolah, namun berhenti di tengah jalan.
  • Lulus SMP tapi Tidak Lanjut: 337.914 anak (29,9%).
  • Belum Pernah Sekolah: 575.863 anak. Ini adalah angka yang paling mengkhawatirkan karena mereka sama sekali belum tersentuh bangku pendidikan.

Solusi: Sekolah Jarak Jauh (PJJ) Skala Penuh
Menyikapi hal ini, Direktur Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Saryadi, menyatakan pemerintah akan menggeber sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada periode 2026-2027.

“Maka di tahun 2026 sampai dengan 2027 ini adalah fase pengembangan skala penuh dimana kami mentargetkan untuk pengembangan 34 plus sekolah Indo itu kenapa saya sebut 34 plus,” ucapnya.

Strategi utamanya meliputi:

  1. 35 Sekolah Induk: Pemerintah menyiapkan 34 sekolah induk di dalam negeri dan 1 sekolah di luar negeri (SIKK) sebagai pusat koordinasi.
  2. Sistem Belajar Fleksibel: Menggunakan metode campuran (sinkronus & asinkronus).
    • 70% Mandiri: Siswa belajar melalui modul atau bahan ajar.
    • 30% Tutorial: Tatap muka atau diskusi khusus untuk membahas materi yang dianggap sulit.

Program ini diharapkan menjadi “jembatan” bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses, biaya, atau waktu agar tetap bisa mendapatkan hak pendidikan mereka secara setara.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: kompas.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa
Korem 042/Gapu dan UIN STS Jambi Formalkan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan, Ketahanan Nasional, dan Pengembangan SDM
Guru Asyik dan Menyenangkan: HIMPAUDI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Tenaga PAUD untuk Tingkatkan Kompetensi
TKA 2026: Prestasi di Tengah Bayang-bayang Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Tanjab Barat
Resmi! IAI An Nadwah Bertransformasi Jadi Universitas Islam An Nadwah (UINKA)
Wabup Katamso: Lulusan Hukum Keluarga Islam IAI An-Nadwah Ujung Tombak Ketahanan Sosial Tanjab Barat
Wakapolres Tanjab Barat Pimpin Apel di SMA Negeri 1 untuk Cegah Perselisihan Guru dan Murid
Kolaborasi Pendidikan: Bupati Tanjab Barat Sambut Tim Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi
Berita ini 24 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:09 WIB

Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif

Senin, 20 April 2026 - 18:05 WIB

Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa

Senin, 13 April 2026 - 17:15 WIB

Korem 042/Gapu dan UIN STS Jambi Formalkan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan, Ketahanan Nasional, dan Pengembangan SDM

Sabtu, 11 April 2026 - 16:45 WIB

Guru Asyik dan Menyenangkan: HIMPAUDI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Tenaga PAUD untuk Tingkatkan Kompetensi

Kamis, 9 April 2026 - 19:01 WIB

TKA 2026: Prestasi di Tengah Bayang-bayang Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Tanjab Barat

Berita Terbaru