3 Pekerja Asal Pontianak Tewas Terjebak Gas Beracun di Palka Kapal Muaro Jambi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Tim SAR Gabungan mengenakan peralatan khusus Confined Space Rescue (CSR) saat mengevakuasi korban yang terjebak di dalam palka Tongkang KM TS Daya Niaso di aliran Sungai Batanghari, Kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (20/05/2026). Tiga orang pekerja dilaporkan meninggal dunia akibat diduga menghirup gas beracun di dalam lambung kapal tersebut. (Foto: Dok. Basarnas Jambi)

Personel Tim SAR Gabungan mengenakan peralatan khusus Confined Space Rescue (CSR) saat mengevakuasi korban yang terjebak di dalam palka Tongkang KM TS Daya Niaso di aliran Sungai Batanghari, Kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (20/05/2026). Tiga orang pekerja dilaporkan meninggal dunia akibat diduga menghirup gas beracun di dalam lambung kapal tersebut. (Foto: Dok. Basarnas Jambi)

MUARO JAMBI – Tragedi maut menimpa tiga pekerja kapal di aliran Sungai Batanghari, Kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi. Korban tewas seketika di dalam palka Tongkang KM TS Daya Niaso akibat diduga menghirup gas beracun pada Rabu (20/05/2026) pagi.

Seluruh korban yang berasal dari Pontianak berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Kronologi dan Detik-Detik Kejadian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 08.55 WIB: Tiga pekerja turun ke palka tongkang untuk melakukan perbaikan lambung kapal.
  • 09.00 WIB: Korban mendadak lemas di dalam ruang terbatas (confined space) dan hilang kontak.
  • 09.15 WIB: Pemilik kapal, Sani, melaporkan kondisi darurat ke Kantor SAR Jambi.
  • 10.25 WIB: Tim Reskue tiba di lokasi setelah menempuh jalur darat dan air sejauh 13,5 KM.

Evakuasi Dramatis Ruang Terbatas

Tim SAR menggunakan peralatan khusus Confined Space Rescue (CSR) karena palka minim oksigen. Proses pengangkatan jenazah berlangsung cepat dalam waktu 10 menit:

  • 10.58 WIB: Zulkarnain (42) berhasil diangkat (Meninggal Dunia).
  • 11.03 WIB: Popo (32) berhasil dievakuasi (Meninggal Dunia).
  • 11.08 WIB: Rudiansyah (41) berhasil dievakuasi (Meninggal Dunia).

Semua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk otopsi.

Sinergi dan Alat yang Dikerahkan

Evakuasi tuntas dalam waktu kurang dari satu jam berkat kerja sama 14 personel Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, dan warga setempat. Operasi didukung Rigid Buoyancy Boat (RBB), Kapal Fiber Polair, dan Drone Thermal untuk mendeteksi suhu serta kondisi palka. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 12.00 WIB.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kantor SAR Jambi

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang
Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian
Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah
Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi
Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi
Misteri Baju dan Motor Ditinggal di Kebun, Kakek Anwar Akhirnya Ditemukan Lemas oleh Tim SAR
Karhutla di Muaro Jambi! 170 Hektare Lahan Gambut Sungai Gelam Ludes Terbakar
Hadapi Kemarau Ekstrem, Satgas Karhutla Jambi Pastikan Infrastruktur Air dan Mitigasi PT WKS Siap Tempur
Berita ini 105 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 18:45 WIB

Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi

Berita Terbaru