Aspirasi yang Tercecer: Ngetrek di Lintas Roro Jadi Jawaban Atas Absennya Sirkuit Resmi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERUMUNAN BALAP: Suasana di Jalan Lintas Roro, Tanjab Barat, Minggu (22/2/2026). Ketiadaan sirkuit permanen memaksa para remaja setempat menjadikan jalan umum sebagai arena tumpuan bakat dan uji adrenalin mereka. FOTO : LT

KERUMUNAN BALAP: Suasana di Jalan Lintas Roro, Tanjab Barat, Minggu (22/2/2026). Ketiadaan sirkuit permanen memaksa para remaja setempat menjadikan jalan umum sebagai arena tumpuan bakat dan uji adrenalin mereka. FOTO : LT

KUALA TUNGKAL – Aspal lurus di kawasan Jalan Lintas Roro antara Desa Teluk Sialang dan Kuala Indah kini bukan sekadar akses menuju pelabuhan, melainkan telah bertransformasi menjadi monumen “aspirasi yang tercecer” bagi anak-anak muda pecinta otomotif di Tanjung Jabung Barat. Fenomena ngeterek (balap liar) yang kian marak di area ini menjadi bukti nyata bahwa bakat dan adrenalin mereka selama ini tidak memiliki rumah.

Absennya fasilitas sirkuit resmi di kabupaten ini memaksa para pemuda—yang memiliki potensi di dunia mekanik dan balap—untuk turun ke jalan raya. Meski sadar akan risiko keselamatan dan jerat hukum, bagi mereka, Lintas Roro adalah satu-satunya jawaban atas keterbatasan fasilitas yang disediakan pemerintah daerah.

“Kami bukan ingin mengganggu ketertiban, tapi di mana lagi kami harus menyalurkan hobi ini? Jika ada wadah resmi, tentu kami tidak akan bertaruh nyawa di jalan umum,” ungkap salah seorang pemuda yang rutin berkumpul di area tersebut, Minggu (22/2/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antara Hobi dan Bahaya

Jalan Lintas Roro yang relatif sepi di sore hari dan memiliki lintasan panjang memang ideal secara teknis untuk menguji performa mesin, namun sangat tidak ideal dari sisi keamanan karena minimnya alat pengaman (safety gear) dan pencahayaan yang kurang memadai (semak belukar) di kiri-kanan jalan.

Para pemuda ini sering kali dicap negatif, padahal banyak di antaranya memiliki potensi besar dalam dunia balap motor.

“Salah memang menggunakan jalan umum, tapi bukan sepenuhnya salah mereka jika pemerintah belum menyediakan fasilitas,” ujar salah satu warga yang sering melihat kerumunan tersebut. Tanpa sirkuit, risiko kecelakaan maut dan gesekan dengan warga terus mengintai.

Situasi ini menjadi tamparan sekaligus undangan bagi pemangku kebijakan. Menciptakan ruang bagi anak muda bukan sekadar soal membangun infrastruktur beton, melainkan upaya menyelamatkan nyawa generasi muda sekaligus mengarahkan potensi liar menjadi prestasi yang terukur.

Selama sirkuit hanya menjadi janji yang menggantung di awan, selama itu pula raungan mesin di Lintas Roro mungkin akan tetap terdengar sebagai bentuk protes sunyi atas hak fasilitas yang belum terpenuhi. Apakah akan terus membiarkan jalan raya menjadi arena taruhan nyawa, atau mulai melirik pembangunan sirkuit sebagai investasi bagi bakat muda otomotif di Tanjab Barat?**

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Perkuat Performa Sean Gelael Raih Podium di Mandalika
Siap Guncang Mandalika, Pertamina Patra Niaga Kawal Debut Sean Gelael di GT World Challenge Asia 2026
Yamaha Perkuat Ekosistem Digital, Kartu Servis Kini Beralih ke Versi Elektronik
Pertamax Turbo Drag Fest 2025 Putaran III, Tasikmalaya Jadi Magnet Pecinta Motorsport
Dandim 0415/Jambi Buka Kejuaraan Dandim Cup Sumatra Drag Wars 2024
Lelang 14 Unit Mobil, Ada Pajero dan  Fortuner hingga Alphard, Begini Caranya
Moge Ustadz Jefri Al Buchori Akhirnya Dijual ke Yotuber Panji Petualang
8 Daerah Berlakukan Pajak Progresif Mobil dan Motor
Berita ini 147 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Performa Sean Gelael Raih Podium di Mandalika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:13 WIB

Siap Guncang Mandalika, Pertamina Patra Niaga Kawal Debut Sean Gelael di GT World Challenge Asia 2026

Rabu, 29 April 2026 - 18:54 WIB

Yamaha Perkuat Ekosistem Digital, Kartu Servis Kini Beralih ke Versi Elektronik

Senin, 23 Februari 2026 - 19:22 WIB

Aspirasi yang Tercecer: Ngetrek di Lintas Roro Jadi Jawaban Atas Absennya Sirkuit Resmi

Sabtu, 13 September 2025 - 17:29 WIB

Pertamax Turbo Drag Fest 2025 Putaran III, Tasikmalaya Jadi Magnet Pecinta Motorsport

Berita Terbaru