LIVETV
Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021 Diduga Keracunan Puluhan Santri Ponpes Madinatul Ulum Merangin Dilarikan ke RSUD Pengurus PWI dan IKWI Tanjab Timur Periode 2021-2024 Resmi Dilantik Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi oleh TNI Jajaran Kodam II/Sriwijaya




Home / Tanjab Barat

Senin, 19 Oktober 2020 - 16:22 WIB

Berkaca Pada Kasus di Sungai Penuh, Sekda Tanjabbar Ingatkan Netralitas ASN dalam Pikada

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

KUALA TUNGKAL – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diminta tetap menjaga netralitasnya menghadapi Pilkada Serentak 2020.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Agus Sanusi. Sekda mengatakan, sesuai aturan dan etika, para ASN diminta tetap netral dan tidak terbawa suasana politik yang kian hangat, menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020 mendatang.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas

“Aturannya sudah jelas mulai dari SKB 5 Kepala Lembaga tentang Netralitas, UU ASN dan PP 53/2010 tentang Disiplin PNS. Jadi jangan ada yang menyebar berita bohong, memihak salah satu pasangan calon dan juga bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Agus Sanusi Senin (19/10/20).

Kata Sekda, guna menjaga Netralitas itu, sejauh ini pihaknya telah melakukan Ikar terkait netralitas tersebut, dan diharapkan semua pihak menjalankan ikrar tersebut.

BACA JUGA :  Rakor Program Sembako Sinkronisasi Data KPM, Bupati Himbau Camat Lebih Responsif

Selain itu, Sekda juga minta kepada seluruh ASN dan Honorer di Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat untuk berkaca terkait dengan kasus yang menjerat seorang ASN di Kota Sungai Penuh terkait hal Pilkada 2020 ini.

“Ini jadi pelajaran buat kita semua, kita sudah lakukan ikrar netralitas dan saya harap apa yang telah kita ikrar kan itu di jalankan,” sebutnya.

Sejauh ini, kata Sekda pihaknya meyakini bahwa seluruh ASN dan Honorer di Kabupaten Tanjabbar bersikap netralitas.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Ikuti Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Redistribusi Tanah

Bahkan kata Sekda, dengan kejadian yang terjadi di Sungai Penuh ini menjadi pembelajaran dan semakin membuat ASN dan Honorer takut untuk ikut andil dalam timses paslon di Pilkada.

“Saya yakin bahwa dengan kejadian di Sungai Penuh ASN dan Honorer kita takut untuk berbuat hal yang sama. Artinya memang lagi-lagi saya sampaikan untuk tetap netral,” ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Mudik, 78 Santri Ponpes Al Mubarok asal Riau Diperiksa Kesehatannya di Terminal Pembengis

Tanjab Barat

Polisi Semprot Kantor dan Gudang Logistik KPU Tanjabbar dengan Disinfektan

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Daftarkan Enam Inovasi Daerah ke IID dan IGA 2021

Daerah

50 Personel Polres Tanjabbar di Rapid Test

Tanjab Barat

Pansus LKPJ DPRD Soroti Jalan Rusak di Tanjab Barat

Tanjab Barat

KPU Tanjab Barat Telah Terima Logistik Untuk Pilbup

Tanjab Barat

Tindaklanjuti Program 100 Hari Kapolri, Polres Tanjabbar Sinergi TNI Bagikan Ribuan Masmker Sehat

Tanjab Barat

Vaksinasi Massal DPRD Tanjab Barat, Abdullah : Alhamdulillah Masyarakat Sangat Antusias