LIVE TV
Terduga Pelaku Pembunuhan Janda di Kebun Karet Ditangkap Polisi Tingkatkan Kualitas Kelompok Tani, PetroChina Gandeng FP UNJA Berikan Pelatihan Pembuatan 3-Bio Wabup Hairan Ikuti Rakor Kebijakan Fasikitasi Komda Lansia Provinsi Jambi Kapolda Jambi Tinjau Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Grand Malioboro Prajurit Korem 042 Gapu Dukung Penanganan PPKM di Kota Jambi

Home / Tanjab Barat

Senin, 19 Oktober 2020 - 16:22 WIB

Berkaca Pada Kasus di Sungai Penuh, Sekda Tanjabbar Ingatkan Netralitas ASN dalam Pikada

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

KUALA TUNGKAL – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diminta tetap menjaga netralitasnya menghadapi Pilkada Serentak 2020.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Agus Sanusi. Sekda mengatakan, sesuai aturan dan etika, para ASN diminta tetap netral dan tidak terbawa suasana politik yang kian hangat, menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020 mendatang.

“Aturannya sudah jelas mulai dari SKB 5 Kepala Lembaga tentang Netralitas, UU ASN dan PP 53/2010 tentang Disiplin PNS. Jadi jangan ada yang menyebar berita bohong, memihak salah satu pasangan calon dan juga bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Agus Sanusi Senin (19/10/20).

BACA JUGA :  PT LPPPI Lanjutkan Penyaluran Oksigen Medis ke Berbagai Rumah Sakit di Provinsi Jambi Untuk Penanganan Pasien Covid-19  

Kata Sekda, guna menjaga Netralitas itu, sejauh ini pihaknya telah melakukan Ikar terkait netralitas tersebut, dan diharapkan semua pihak menjalankan ikrar tersebut.

Selain itu, Sekda juga minta kepada seluruh ASN dan Honorer di Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat untuk berkaca terkait dengan kasus yang menjerat seorang ASN di Kota Sungai Penuh terkait hal Pilkada 2020 ini.

“Ini jadi pelajaran buat kita semua, kita sudah lakukan ikrar netralitas dan saya harap apa yang telah kita ikrar kan itu di jalankan,” sebutnya.

BACA JUGA :  Hairan Apresiasi DPRD Atas Disetujuinya Raperda RPJMD 2021-2026 Dibahas Selanjutnya

Sejauh ini, kata Sekda pihaknya meyakini bahwa seluruh ASN dan Honorer di Kabupaten Tanjabbar bersikap netralitas.

Bahkan kata Sekda, dengan kejadian yang terjadi di Sungai Penuh ini menjadi pembelajaran dan semakin membuat ASN dan Honorer takut untuk ikut andil dalam timses paslon di Pilkada.

“Saya yakin bahwa dengan kejadian di Sungai Penuh ASN dan Honorer kita takut untuk berbuat hal yang sama. Artinya memang lagi-lagi saya sampaikan untuk tetap netral,” ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Memastikan Rencana Pembangunan Jaringan Gas Bupati Temui Menteri ESDM RI

Tanjab Barat

Terjaring Razia Prokes, Puluhan Warga Didenda

Tanjab Barat

Dandim 0419/Tanjab Ingatkan Warga Jangan Membuka Lahan Dengan Cara Membakar

Tanjab Barat

Hari Libur Bupati Anwar Sadat Tinjau Perbaikan Jalan Patunas-Sriwijaya

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Resmikan Tiga Unit Halte Sungai Terpusat di Kuala Betara

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulan Air

Tanjab Barat

Ardy Daud Apresiasi Kesiapan Pemkab Tanjab Barat Gelar Pilkada Serentak 2020

Tanjab Barat

Idul Adha, Pemkab Tanjab Barat Akan Menyembeli 33 Hewan Kurban