YTUBE
Kapolda Jambi Terima Silaturahmi Manager PT. PLN UID S2JB UP3 Jambi Kapolres Sarolangun Silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren PetroChina Dukung Gelaran Kegiatan Inklusi Sosial di Perpustakaan Cendikia Pantau Program Pembinaan, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Kunjungi Lapas Tungkal Ditlantas Polda Jambi Akan Tertibkan Angkutan Batu Bara Plat Non BH, Ini Waktunya

Home / Berita

Minggu, 4 Desember 2022 - 21:43 WIB

Besok Angkutan Batu Bara Kembali Dibuka, Polda Jambi Tagaskan Tatai Aturan

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi. FOTO : Dhea

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi. FOTO : Dhea

JAMBIDirlantas Polda Jambi himbau angkutan truk batu bara agar tetap menaati peraturan yang telah ditentukan terkait dengan pembukaan kembali mobilitas angkutan Batu Bara.

Hal ini disampaikan langsung Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi, Minggu (4/12/22).

Dhafi mengatakan untuk jam operasional angkutan truk batu bara dari Tebo dan Sarolangun dari pukul 18.00 WIB sampai jam 00.00 WIB dan lewat pukul 00.00 WIB sudah tidak ada lagi aktivitas angkutan truk batu bara.

Sedangkan untuk wilayah Batanghari, Koto Boyo dari pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB sehingga lewat dari pukul tersebut sudah tidak ada lagi angkutan batubara yang melintas memasuki wilayah Muaro Jambi hingga Kota Jambi.

BACA JUGA :  Insan Pers Sumut Akan Menrima Penghargaan dari MURI pada HPN 2023 di Medan, Siapa Dia?

Sehingga pada pukul 05.00 WIB tidak ada lagi yang masuk ke wilayah lingkar selatan, dan juga angkutan batu bara yang yang keluar dari mulut tambang harus sesuai dengan yang masuk ke pelabuhan.

“Pelabuhan hanya dapat menampung 4.000 unit dan masing-masing TUKS bertanggung jawab kepada perusahaan tambang yang sudah berkontrak dengannya” ujar Dirlantas.

Kombes Pol Dhafi menjelaskan, seperti TUKS Pelindo untuk bongkar muat memiliki kekuatan hanya bisa menampung 448 truk batubara.

BACA JUGA :  Sarapan Bersama, Kapolres Tanjab Barat Beri Wejangan ke Tahanan

Nah ini nanti yang mengisi disini adalah dua PT. MBS dan PT. CDE. Kedua perusahaan inilah yang nanti mengisi sebesar 448 angkutan batu bara.

“Ini tidak boleh lebih dari kuota yang ditentukan, Kalau lebih maka TP UKS ini akan mendapatkan peringatan dari KSOP dan juga kita akan laporkan ke kementerian ESDM,” tegasnya.

Dikatakannya Ini adalah upaya untuk membatasi bahwasanya dari perusahaan itu yang tambang masuknya akan sama.

Lanjut Baca Halan Berikutnya…..

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Korban Kebakaran Di Desa Sungai Landak Terima Bantuan

Berita

Polres dan Kodim 0419 Tanjab Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19 di Dua Pesantren

Berita

Sambut HUT RI ke 76, Korem 042/Gapu bersama YKJ Gelar Bakti Sosial

Berita

Bersiaplah Hadapi SKB, Hasil SKD Segera Diumumkan

Berita

Usai Libur Lebaran, Prajurit Korem 042/Gapu Bina Fisik

Berita

Bupati Safrial Sambut Silaturahmi dan Audiensi PWI Tanjab Barat

Berita

Forum Jambi Barat Gelar Rapat Kerja Daerah I

Berita

Kajari Tanjabbar di Ganti, Ini Sosok Pengantinya