YTUBE
Warga Tebo Harus Tahu, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober, Ini 7 Pelanggaran Disasar Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati Ridwan Agus Hadiri Generaly Assembly Confedaration of Asean Journalists 30 Narapidana Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Resmi Jadi Sarjana Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Home / Nasional

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 11:02 WIB

Buntut Kasus Kematian Brigadir J, 83 Polisi Diperiksa Terkait 35 Direkom Patsus

Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jumat (19/8/22). FOTO : Tangkapan Layar.

Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jumat (19/8/22). FOTO : Tangkapan Layar.

JAKARTA – Mabes Polri mengatakan saat ini jumlah anggota yang diperiksa terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J ada 83 orang.

Dari jumlah itu, 35 orang direkomendasi ditempatkan di tempat khusus (patsus) Mako Brimob, Depok.

“Timsus per hari ini kita telah melakukan pemeriksaan khusus terhadap anggota kita sebanyak 83 orang. Yang sudah direkomendasi ke patsus sebanyak 35 orang,” ujar Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jumat (19/8/22).

BACA JUGA :  Tinjau Lokasi MTQ di Suak Labu, Bupati Tanjabbar Pastikan Sarana Tersedia

Agung menyebut sebelumnya ada 18 anggota yang dipatsus, namun kini menjadi 15 anggota. Sebab, tiga orang lainnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang sudah melaksanakan patsus sebanyak 18, tapi berkurang 3, yaitu satu FS karena sudah tersangka, RR juga sudah jadi tersangka, dan RE kan sudah menjadi tersangka,” jelasnya.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Selain itu, ia menambahkan, dari 15 orang yang ditempatkan di tempat khusus, enam di antaranya diduga melakukan tindak pidana, bukan hanya sekadar melanggar kode etik di kasus Brigadir Yoshua.

“Kemudian dari personel yang sudah dipatsuskan 15 orang, penyidik melakukan pemeriksaan mendalam, maka terdapat 6 orang yang patut diduga melakukan tindak pidana, yaitu obstruction of justice, menghalangi penyidikan,” ucap Agung.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

BPS Buka Lowongan 247 Ribu Petugas Sensus

Nasional

KPK Dikabarkan OTT Bupati Nganjuk

Nasional

Kejaksaan Tuntut 20 Tahun Bui Terdakwa Kasus Rudapaksa Belasan Santri

Nasional

Diserang Formula E Keruk Uang Rakyat, Sahroni Balas : Asian Games dan MotoGP Mandalika Duit Apa yang Dipakai?

Nasional

8 Orang Diduga Sindikat Joki UTBK SBMPTN Ditangkap Polisi

Nasional

Kominfo Masih Dalami Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk RI

Nasional

Mulai 1 Juni, Seluruh Provinsi di Indonesia Terapkan PPKM Mikro

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 9 Kabupaten/Kota di Jambi Resah, Ini Penyebabnya