indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya

Home / Covid-19

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:45 WIB

Bupati Minta Satgas Covid-19 Tindak Tegas Pelanggar Prokes

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

KUALA TUNGKAL – Dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab Tanjab Barat bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan (prokes) terutama ditempat kerumunan dan keramaian.

Tindakan ini tak lepas dari meningkatnya kasus pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Pesisi Timu Jambi ini.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial. Ia menyebutkan bahwa Pemkab dalam hal ini akan terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan, tindakan represif seperti pembubaranpun akan dilakukan.

“Makanya saya katakan dengan Kapolres, kedepan Pemkab dan Satgas Covid-19 perlu mengambil tindakan tegas,” ungkap Safrial usai Pencanangan Vaksinasi Covid-19, Kamis (04/02/21).

BACA JUGA :  Ini 7 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Hingga September 2022

Menurut Safrial, kedepannya bagi warga yang menggelar acara resepsi pernikahan. Tapi melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan akan dibubarkan.

“Covid-19 ini sangat berbahaya, sudah banyak korban yang terpapar. Cuma kadang-kadang masyarakat kita ini menganggap hal semacam ini sepele,” ungkapnya.

Namun Safrial lebih mengkhawatirkan lagi tempat tempat ibadah, karena itu ia juga meminta bantuan para tokoh agama untuk lebih intensif mengajak jamaahnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saya meminta kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing menjelaskan bahwa penyakit ini sangat berbahaya,” pesannya.

BACA JUGA :  Impian Prajurit TNI Miliki Rumah Pribadi Terwujud, Danrem Gapu Serahkan Kunci

Ia menyebutkan bahwa, apalagi ketika melakukan sholat berjamaah terkadang banyak masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Nanti kalau melakukan tindakan keras, dibilang kita ini lain lagi aliran agamanya,” ucapnya.

Karena itu, Safrial mengajak masyarakat untuk selalu menjaga prokes serta melihat kejadian yang lalu dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran, karena kata dia, hanya mendampingi yang sakit tepapar Covid-19 akhirnya yang sehat meninggal.

“Lihat teman-teman kita kemarin. Jadi kita ambil pelajaran, jangan kita nekat semau sendiri,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Innalillah, Satu Lagi Pasien Suspek Covid Meninggal Dunia RSUD KH Daud Arif

Covid-19

Gubernur Jambi Serahkan Insentif Paramedis

Covid-19

Meningkat, Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 4 Kasus

Covid-19

Faktor Umur, Bupati Safrial Tidak Bisa Divaksin COVID-19

Covid-19

Tambahan 2 Positif Covid-19 dan Sembuh di Jambi Berasal dari Kota Jambi Dan Muaro Jambi

Covid-19

Pasien Sembuh di Jambi Terus Meningkat, Hari Ini 9 Orang

Covid-19

Kapolres Tanjabbar dan Dirlantas Polda Jambi Cek Pos Terpadu Sterilisasi COVID-19 di Lintas Timur Perbatasan Jambi-Riau

Covid-19

Bertambah 5 Lagi, Pasien Positif Covid-19 di Jambi Menjadi 43 Kasus