LIVE
Diperpanjang atau Tidak, Pemerintah Umumkan Keputusan soal PPKM Level 4 Hari Ini Eijkman Koreksi Dua Kasus Covid di Jambi Bukan Delta Plus Mengenal Varian Delta Plus yang Terdeteksi di Jambi Minimalisir Sebaran COVID-19, Danrem Gapu : Perlu Tekankan Tiga Hal Ini Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Strategi Penanganan Covid-19 Wilayah PPKM Level 4 Kota Jambi

Home / Covid-19

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:45 WIB

Bupati Minta Satgas Covid-19 Tindak Tegas Pelanggar Prokes

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

KUALA TUNGKAL – Dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab Tanjab Barat bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan (prokes) terutama ditempat kerumunan dan keramaian.

Tindakan ini tak lepas dari meningkatnya kasus pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Pesisi Timu Jambi ini.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial. Ia menyebutkan bahwa Pemkab dalam hal ini akan terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan, tindakan represif seperti pembubaranpun akan dilakukan.

“Makanya saya katakan dengan Kapolres, kedepan Pemkab dan Satgas Covid-19 perlu mengambil tindakan tegas,” ungkap Safrial usai Pencanangan Vaksinasi Covid-19, Kamis (04/02/21).

BACA JUGA :  Berkat Kondom Gratis, Atlet Kayak Australia Raih Emas Olimpiade

Menurut Safrial, kedepannya bagi warga yang menggelar acara resepsi pernikahan. Tapi melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan akan dibubarkan.

“Covid-19 ini sangat berbahaya, sudah banyak korban yang terpapar. Cuma kadang-kadang masyarakat kita ini menganggap hal semacam ini sepele,” ungkapnya.

Namun Safrial lebih mengkhawatirkan lagi tempat tempat ibadah, karena itu ia juga meminta bantuan para tokoh agama untuk lebih intensif mengajak jamaahnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saya meminta kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing menjelaskan bahwa penyakit ini sangat berbahaya,” pesannya.

BACA JUGA :  SKK Migas-PetroChina Raih Empat Penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Pemprov Jambi

Ia menyebutkan bahwa, apalagi ketika melakukan sholat berjamaah terkadang banyak masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Nanti kalau melakukan tindakan keras, dibilang kita ini lain lagi aliran agamanya,” ucapnya.

Karena itu, Safrial mengajak masyarakat untuk selalu menjaga prokes serta melihat kejadian yang lalu dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran, karena kata dia, hanya mendampingi yang sakit tepapar Covid-19 akhirnya yang sehat meninggal.

“Lihat teman-teman kita kemarin. Jadi kita ambil pelajaran, jangan kita nekat semau sendiri,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Innalillah, Satu Lagi Pasien Suspek Covid Meninggal Dunia RSUD KH Daud Arif

Covid-19

Update : 12 Pasien Covid-19 di Merangin Sembuh

Covid-19

Bertambah, 20 Orang Subkontraktor dan Karyawan PetroChina Positif Covid-19

Covid-19

Begini Keterangan Tim Dokter dan Direktur RSUD Raden Mattaer Jambi Terhadap Pasien 01 Yang Sembuh dari COVID-19

Covid-19

Pasca Ditemukan Satu Penumpang Reaktif, Pelabuhan Roro Disteril Polisi

Covid-19

Pasien Positif Corona di Jambi Tambah 5 Kasus Lagi

Covid-19

Antisipasi Corona, Ratusan Santri Dari Lirboyo Disterilkan 1 Malam di Gedung BLK

Covid-19

Hari Ini, Jambi Meningkat 8 Kasus Positif Covid-19