LIVETV
Kapolres Bungo Mendadak Cek Tahanan, Ada Apa? Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Pengabuan, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Nama dan Foto Kapolres Muaro Jambi Dicatut, AKBP Yuyan : Jangan Terpengaruh Hari Korpri ke 50, Sejumlah Pejabat di Tanjab Barat Dilantik Si Jago Merah Mengamuk, Satu Unit Rumah dan 4 Ekor Kambing Ikut Terbakar

Home / Covid-19

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:45 WIB

Bupati Minta Satgas Covid-19 Tindak Tegas Pelanggar Prokes

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

FOTO : Bupati Tanjab Barat H. Safrial pada Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan, Kamis (04/02/21).

KUALA TUNGKAL – Dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab Tanjab Barat bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan (prokes) terutama ditempat kerumunan dan keramaian.

Tindakan ini tak lepas dari meningkatnya kasus pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Pesisi Timu Jambi ini.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial. Ia menyebutkan bahwa Pemkab dalam hal ini akan terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan, tindakan represif seperti pembubaranpun akan dilakukan.

BACA JUGA :  15 Link Twibbon Hari KORPRI 2021 Pilihan Keren dan Menarik

“Makanya saya katakan dengan Kapolres, kedepan Pemkab dan Satgas Covid-19 perlu mengambil tindakan tegas,” ungkap Safrial usai Pencanangan Vaksinasi Covid-19, Kamis (04/02/21).

Menurut Safrial, kedepannya bagi warga yang menggelar acara resepsi pernikahan. Tapi melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan akan dibubarkan.

“Covid-19 ini sangat berbahaya, sudah banyak korban yang terpapar. Cuma kadang-kadang masyarakat kita ini menganggap hal semacam ini sepele,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolres Bungo Mendadak Cek Tahanan, Ada Apa?

Namun Safrial lebih mengkhawatirkan lagi tempat tempat ibadah, karena itu ia juga meminta bantuan para tokoh agama untuk lebih intensif mengajak jamaahnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saya meminta kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing menjelaskan bahwa penyakit ini sangat berbahaya,” pesannya.

Ia menyebutkan bahwa, apalagi ketika melakukan sholat berjamaah terkadang banyak masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Warga Keluhkan Kondisi Jalan Batang Asai Rusak Parah

“Nanti kalau melakukan tindakan keras, dibilang kita ini lain lagi aliran agamanya,” ucapnya.

Karena itu, Safrial mengajak masyarakat untuk selalu menjaga prokes serta melihat kejadian yang lalu dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran, karena kata dia, hanya mendampingi yang sakit tepapar Covid-19 akhirnya yang sehat meninggal.

“Lihat teman-teman kita kemarin. Jadi kita ambil pelajaran, jangan kita nekat semau sendiri,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Screening Test Santri dari Lirboyo Semua Sehat, Kapolres; Mereka  Kita Imbau Karantina Mandiri di Rumah

Covid-19

Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 2 Orang, Sembuh Bertambah 4 Orang

Covid-19

Tekan Penyebaran Covid-19, Damkar Tanjabbar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Covid-19

Hamdallah, 2 Pasien Covid-19 Tanjab Barat Sembuh

Merangin

Breaking News!, Satu Pasien PDP di Merangin Dikabarkan Positif Covid-19

Covid-19

Bertambah 29, Total Warga Jambi Terpapar Covid-19 Capai 647 Kasus

Covid-19

Karena Alasan Ini, Zulkipli Warga Desa Tanjung Tayas Tolak BLT; Kades, Kita Apresiasi Jiwa Besarnya

Covid-19

Update 22 Mei : 4 Pasien Covid-19 di Jambi Kembali Dinyatakan Sembuh