LIVE TV
87 Personil Kodim 0419/Tanjab Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Siapa Bakal Ketua DPRD Tanjab Barat, Begini Penjelasan Edi Purwanto HUT Ke-4, SMSI Bersama BKKBN Provinsi Jambi dan SAH Berkolaborasi Kurangi Stunting DPC Demokrat Sungai Penuh Dukung Penuh Sikap DPP Wabup Hairan Pastikan Sidak Kedisiplinan ASN Tiap OPD

Home / Tanjab Barat

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:25 WIB

Cegah Penyeludupan, Kapolres Tanjab Barat Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Pesisir ‘GEMMPUR’

FOTO : Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memakainkan Ropi Kepada Salah Satu Anggota Pokdar Kamtibmas Pesisir yang Dikukuhkan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

FOTO : Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memakainkan Ropi Kepada Salah Satu Anggota Pokdar Kamtibmas Pesisir yang Dikukuhkan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

KUALA TUNGKAL – Mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba dan penyeludupan benih lobster (Benur) di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. Kapolres Tanjab Barat bentuk Tim Pokdar Kamtibmas Pesisir “GEMMPUR’.

Tim Pokdar Pesisir “GEMMPUR’ (Gerakan Bersama Masyarakat Memberantas Penyeludupan Benur dan Narkoba) ini diangkat dan pengukuhan oleh Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH tersebut dilakukan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

Pelantikan dan pengukuhan dihadiri Wakil Bupati H. Amir Sakib, Ketua PN Kuala Tungkal, Kejaksaan dan PJU Polres Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM, Ini Harapan Kapolres Tanjabbar

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro menyebutkan dibentuknya Pokdar Kamtibmas Pesisr sebuah gerakan Polres Tanjab Barat bersama masyarakat mencegah peredaran Narkoba dan penyeludupan di wilayah Tanjab Barat.

“Mencegah, memgawasi karena wilayah kita ini banyak laut dan parit-parit bisa menjadi celah licin bagi pelaku,” kata Kapolres kepada wartawan di Hall Batminton Mapolres.

Melaui Pokdar ini mengajak masyarakat bermitra dengan Polri untuk bagaimana bergerak bersama memberantas dan menggempur upaya penyelundupan benur dan narkoba yang biasa dilakukan oleh oknum tertentu.

BACA JUGA :  DPC Demokrat Sungai Penuh Dukung Penuh Sikap DPP

“Kita yakin dan percaya seluruh desa ini tidak pernah menikmati hasil dari upaya penyelundupan itu. Upaya itu hanya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya.

Sisi lain Guntur menyebut pembentukan Pokdar ini guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk kesadaran dan taat terhadap hukum dan juga membantu untuk menjaga kondusifitas lingkungannya masing-masing.

Dengan terbentuknya Pokdar ini Polri dan masyarakat sama-sama menjaga keamanan wilayah hukumnya terutama wilayah pesisir pantai guna menjaga Kamtibmas selalu kondusif.

BACA JUGA :  Wabup Hairan Ajak Semua Elemen Sinergi Cegah Karhutla

“Sehinga celah-celah tindak kejahatan khususnya penyeludupan bisa diminamilisir,” ujarnya.

Guntur menjelaskan 10 desa telah dibentuk dan dikukuhkan, dimana 10 ini yang terindikasi sebagai desa-desa yang berpotensi secara geografis rawan sebagai lokasi-lokasi penyelundupan baik benur ataupun narkoba.

“Bukan sebagai daerah yang subur sebagai lokasi penyelundupan tapi berpotensi sebagai titik untuk transit dan transportasi,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Hujan Deras Secara Tiba-Tiba, BMKG : Bagian dari Fenomena La Nina

Covid-19

Satu ASN di Tanjabbar Dinyatakan Positif COVID-19

Tanjab Barat

KNPI dan GENPI Tanjab Barat Berbagi Nasi Lewati Pandemi

Covid-19

Untuk Antisipasi, Gugus Tugas Tanjab Barat Siapkan Lima Peti Jenazah Pasien Covid-19

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Fungsional

Tanjab Barat

Bupati Safrial Pastikan Stok Beras Aman 3 Bulan ke Depan

Tanjab Barat

Penguatan Pencegahan Klaster Pilkada, Kapolres Sambangi Komunitas Pengemar Catur dan Domino

Daerah

Bupati Safrial Panen Ikan di Sungai Lubuk Larangan Raja Gagak Dusun Mudo