LIVE TV
Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Pangkal Babu pada Ambrol Segera Hadir HP Samsung M62 Usung Batre 7000 mAh Warga Bahar Selatan Serahkan Senpi Rakitan ke Polisi Imbas Penundaan Haji, Sejumlah JCH Tanjab Barat Tarik Setoran BPIH Terjaring Razia Prokes, Puluhan Warga Didenda

Home / Tanjab Barat

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:25 WIB

Cegah Penyeludupan, Kapolres Tanjab Barat Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Pesisir ‘GEMMPUR’

FOTO : Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memakainkan Ropi Kepada Salah Satu Anggota Pokdar Kamtibmas Pesisir yang Dikukuhkan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

FOTO : Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memakainkan Ropi Kepada Salah Satu Anggota Pokdar Kamtibmas Pesisir yang Dikukuhkan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

KUALA TUNGKAL – Mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba dan penyeludupan benih lobster (Benur) di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. Kapolres Tanjab Barat bentuk Tim Pokdar Kamtibmas Pesisir “GEMMPUR’.

Tim Pokdar Pesisir “GEMMPUR’ (Gerakan Bersama Masyarakat Memberantas Penyeludupan Benur dan Narkoba) ini diangkat dan pengukuhan oleh Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH tersebut dilakukan di Hall Batminton Mapolres Tanjab Barat, Selasa (19/01/21).

Pelantikan dan pengukuhan dihadiri Wakil Bupati H. Amir Sakib, Ketua PN Kuala Tungkal, Kejaksaan dan PJU Polres Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro menyebutkan dibentuknya Pokdar Kamtibmas Pesisr sebuah gerakan Polres Tanjab Barat bersama masyarakat mencegah peredaran Narkoba dan penyeludupan di wilayah Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Terjaring Razia Prokes, Puluhan Warga Didenda

“Mencegah, memgawasi karena wilayah kita ini banyak laut dan parit-parit bisa menjadi celah licin bagi pelaku,” kata Kapolres kepada wartawan di Hall Batminton Mapolres.

Melaui Pokdar ini mengajak masyarakat bermitra dengan Polri untuk bagaimana bergerak bersama memberantas dan menggempur upaya penyelundupan benur dan narkoba yang biasa dilakukan oleh oknum tertentu.

“Kita yakin dan percaya seluruh desa ini tidak pernah menikmati hasil dari upaya penyelundupan itu. Upaya itu hanya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya.

Sisi lain Guntur menyebut pembentukan Pokdar ini guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk kesadaran dan taat terhadap hukum dan juga membantu untuk menjaga kondusifitas lingkungannya masing-masing.

BACA JUGA :  Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Pangkal Babu pada Ambrol

Dengan terbentuknya Pokdar ini Polri dan masyarakat sama-sama menjaga keamanan wilayah hukumnya terutama wilayah pesisir pantai guna menjaga Kamtibmas selalu kondusif.

“Sehinga celah-celah tindak kejahatan khususnya penyeludupan bisa diminamilisir,” ujarnya.

Guntur menjelaskan 10 desa telah dibentuk dan dikukuhkan, dimana 10 ini yang terindikasi sebagai desa-desa yang berpotensi secara geografis rawan sebagai lokasi-lokasi penyelundupan baik benur ataupun narkoba.

“Bukan sebagai daerah yang subur sebagai lokasi penyelundupan tapi berpotensi sebagai titik untuk transit dan transportasi,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dua Perempuan Isi PAW Anggota DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Danrem 042 Gapu Ikut Serta Tanam Pohon Peringati Hari Air Sedunia ke-29 di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Pemkab Ajukan Dana CSR PetroChina Sebesar 23 Miliyar

Tanjab Barat

Pertamina PHO Beberapa Pangkalan Nakal di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Besok Pemda dan FPRJ Tanjabbar Gelar Pesantren Ramadhan Untuk Siswa “The Class of 21 Great Party”

Tanjab Barat

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pemerkosaan di Bukit Batu Suban

Advetorial

Pabanrim Polres Tanjab Barat Gelar Pemeriksaan Administrasi Terhadap 124 Peserta Casis Bintara Polri 2020

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Rilis Sejumlah Pangkalan Gas Bermasalah di Tungkal Ilir