PEKANBARU, 2 Oktober 2026 – Sebuah tekad yang kuat mampu mengubah garis hidup. Melalui payung pembinaan berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga terus membuktikan komitmennya dalam menemani langkah para pelaku UMKM tanah air untuk ‘Naik Kelas’. Salah satu bukti nyata keajaiban kerja keras itu lahir dari tangan Siti Rohani, pemilik Difa Kreasi, mitra binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sejak 2020. Siapa sangka, produk kerajinan anyaman lidi estetis yang kini merambah pasar Medan hingga Jambi ini bermula dari keringat seorang buruh angkut kelapa sawit.
Kisah inspiratif Siti ini digaungkan kembali dalam ajang Pertamina SMEXPO yang digelar pada 25–27 September 2026 di Living World Pekanbaru—sebuah panggung yang didedikasikan Pertamina untuk memperluas akses pasar sekaligus memamerkan mahakarya UMKM lokal ke kancah yang lebih luas.
Perjalanan transformasi Siti adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah tembok penghalang. Titik baliknya dimulai saat ia mengambil peluang mengikuti pelatihan menganyam lidi dari penyuluh lapangan Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Bermodalkan kemauan belajar yang tinggi, jemari yang terbiasa memikul beban berat sawit itu mulai merajut helai demi helai lidi menjadi karya bernilai ekonomi tinggi. Potensi besar ini kemudian ditangkap oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang langsung memberikan pendampingan komprehensif: mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran, optimalisasi media sosial, hingga inkubasi melalui Pertamina UMK Academy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dulu, saya dan suami bekerja sebagai kuli angkut buah sawit. Pekerjaan itu sangat mengandalkan tenaga. Sebagai buruh harian lepas, jika hari itu tidak ada panggilan kerja, maka tidak ada penghasilan untuk dapur kami,” kenang Siti dengan mata berkaca-kaca, mengingat masa lalunya.
Namun kini, roda nasib telah berputar berkat keberanian untuk berubah. Difa Kreasi tidak lagi sekadar usaha rumahan pinggiran, melainkan simbol kemandirian ekonomi. Bagi Siti, hadir di Pertamina SMEXPO bukan lagi sekadar urusan jualan atau mencari omzet. Ini adalah podium tempatnya menyebarkan harapan kepada perempuan-perempuan lain agar berani berdaya, mandiri, dan memaksimalkan potensi diri.
“Bagi saya, Pertamina SMEXPO bukan sekadar pameran biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa garis kehidupan bisa berubah total ketika kita berani mencoba, mau belajar, bekerja keras, dan menolak untuk menyerah pada keadaan,” tegas Siti dengan penuh semangat.
Semangat inklusivitas dan pemberdayaan inilah yang terus dijaga oleh Pertamina Patra Niaga. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menyuntikkan daya saing global ke dalam nadi UMKM lokal melalui pendampingan yang konsisten dan pembukaan akses pasar yang merata.
“Setiap pelaku UMKM membawa cerita perjuangan dan potensi besar di dalamnya. Kisah luar biasa dari Difa Kreasi mengajarkan kita bahwa ketika sebuah kesempatan bertemu dengan kemauan belajar dan kerja keras, peluang baru yang tak terbatas akan terbuka lebar. Melalui ruang-ruang produktif seperti Pertamina SMEXPO, kami berkomitmen untuk terus membukakan jalan bagi UMKM binaan agar bisa memperluas pasar, memperkuat jejaring, dan menginspirasi Indonesia,” pungkas Kitty.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga


















Komentar