indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Rumah Panggung di Tahtul Yaman Ludes Terbakar, Tetangga Sekitar Buyar Dua Kapolres di Jajaran Polda Jambi Diganti Kodim 0419/Tanjab Gandeng Pemda Hingga Perusahaan Sukseskan TMMD ke-113 Warga Kelurahan Mayang Mangurai Kota Jambi Keluhkan Jalan Hancur Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Home / Muaro Jambi

Senin, 27 September 2021 - 10:35 WIB

Dua Buaya Jumbo Peliharaan Warga di Sungai Gelam Dievakuasi BKSDA Jambi

Evakuasi Buaya Jumbo 400 kg dari Penangkaran Warga di Muaro Jambi. (FOTO : dok. BKSDA/Detik.com)

Evakuasi Buaya Jumbo 400 kg dari Penangkaran Warga di Muaro Jambi. (FOTO : dok. BKSDA/Detik.com)

MUARO JAMBI – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi mengevakuasi dua buaya jumbo yang berada di penangkaran milik seorang warga Desa Kebon 9, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Kordinator Tempat Penyelamatan Satwa BKSDA Jambi, Syahron mengatakan sebenarnya buaya tersebut sudah dirawat sejak 20 tahun, karena warga di sekitar lokasi mulai resah maka pihaknya melakukan evakuasi untuk memindahkan buaya tersebut.

“Ini penangkaran milik warga, penangkaran buaya ini pada intinya memiliki izin dan legal. Hanya, karena penangkaran ini sudah banyaknya permukiman warga, serta buaya-buaya itu sudah berukuran rata-rata 400 kg, makanya kita lakukan evakuasi karena warga sekitar sudah mulai resah,” kata Syahron mengutip detik.com, Sabtu (25/9/21).

BACA JUGA :  Satgas Covid-19 Muaro Jambi Perpanjang Pelaksanaan Vaksinasi Serbu Desa Hingga Februari 2022

Syahron mengatakan buaya-buaya di lokasi itu dievakuasi selain warga mulai resah juga karena mulai tak terawat.

“Penangkaran ini memang sudah lama berada di sini, tetapi sejak 5-9 tahun belakangan ini penangkaran buaya itu sudah tidak terawat lagi,” ujarnya.

Menurut Syahron, jumlah buaya di penangkaran ini juga cukup banyak, kurang-lebih 20 ekor, tetapi yang baru kita evakuasi dua ekor.

Sebelumnya, Petugas BKSDA juga sudah melakukan evakuasi terhadap buaya di sekitar sungai yang tak jauh dari penangkaran itu.

Ada tiga buaya ukuran besar yang dievakuasi petugas dari sungai yang tak jauh dari permukiman warga.

“Kalau yang baru dievakuasi di penangkaran memang baru dua buaya, tetapi sebelumnya kita juga sudah evakuasi tiga ekor buaya dengan ukuran besar juga di sekitar sungai. Walau kita tidak bisa memastikan apakah buaya itu adalah buaya dari penangkaran atau tidak, yang jelas dengan ditemukan buaya di sekitar sungai, itulah yang membuat warga mulai resah dan minta semua buaya di penangkaran dievakuasi,” kata Syahron.

BACA JUGA :  Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Syahron mengatakan pemilik penangkaran telah mengizinkan buaya-buaya itu untuk dibawa ke kolam penangkaran BKSDA yang lebih aman.

“Buaya yang kita evakuasi akan kita letakkan sementara di penangkaran kita di daerah Kabupaten Batanghari. Kolam penangkaran kita itu juga aman dan jauh dari permukiman warga,” sebutnya.(**)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Pemuda Pancasila Jaluko Siapkan Ratusan Doorprize untuk Warga Divaksin

Muaro Jambi

Talk Show di Radio Kedaton 93,8 FM, Kejari Muaro Jambi Sampaikan Pemberantasan Mafia Tanah

Daerah

Silaturrahmi ke Tribun Jambi, Danrem Ajak Media Sinergi Perangi Penyebaran Covid-19

Muaro Jambi

54 Desa di Muaro Jambi Akan Gelar Pilkades Serentak Maret 2022

Muaro Jambi

Meski Hujan, Gubernur Jambi Pantau Pos Pengamanan Malam Tahun Baru di Citra Raya City

Muaro Jambi

Bawaslu dan Gakkumdu Muaro Jambi Telusuri Dugaan Politik Uang Jelang PSU

Muaro Jambi

Kapolres Muaro Jambi Tinjau Vaksinasi Masal Untuk Lansia

Muaro Jambi

Anggota DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, Hadiri HUT Desa Tanjung Lanjut ke-39