YTUBE
Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kematian Brigadir J Kapolres Tanjab Timur Pimpin Pembaretan Tradisi Penyambutan 23 Baja Jual Bendera, Wanita Asal Bandung Mencari Peruntungan di Tanjabbar Mobil Ayla Vs Honda Brio Beradu, Tak Hanaya Lecet Pengemudi Alami Luka Hari Jadi Kabupaten Tanjab Barat ke 57, Dinkes Hadir Melayani Masyarakat

Home / Tanjab Barat

Rabu, 1 Juni 2022 - 01:05 WIB

Gajah Muncul di Lubuk Kambing, 104 Batang Tanaman Sawit Petani Rusak

Tanam tumbuh Kelapa Sawit berusia 1 hingga 2 tahun milik Petani di Sungai Gegasan RT 06 Kelurahan Lubuk Kambing, Renah Mendaluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi yang dirusak Gajah. FOTO : Ist

Tanam tumbuh Kelapa Sawit berusia 1 hingga 2 tahun milik Petani di Sungai Gegasan RT 06 Kelurahan Lubuk Kambing, Renah Mendaluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi yang dirusak Gajah. FOTO : Ist

RENAH MENDALUH – Petani Kelurahan Lubuk Kambing, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi resah dengan kemunculan Gajah yang diperkirakan berjumlah 3 (Tiga) Ekor7. Pasalnya, sekumpulan Gajah yang masuk ke Perkebunan Warga setempat telah merusak setidaknya 104 Batang Pohon Sawit.

Kms Azhari salah seorang Warga yang mengetahui adanya sekawanan Gajah yang merusak Tanaman Sawit menyebutkan, jika Gajah ini berjumlah 3 (Tiga) Ekor.

“Gajah masuk ke Perkebunan Warga Kamis (26/5/22) Sekitar Pukul 22.30 Wib. Tepatnya di Sungai Gegasan RT 06 Kelurahan Lubuk Kambing,” katanya.

BACA JUGA :  Menyongsong HUT Polwan Ke-74, Polwan Polres Muaro Jambi Goes To School SMAN 2 Sengeti

Kawanan Gajah yang diperkirakan berjumlah Tiga Ekor ini telah merusak Tanam tumbuh Pohon Sawit milik Roza 20 Batang, Bustami 30 Batang, Berton Sambolon 9 Batang, Budi Widoyo 11 Batang, Dori 18 Batang, Mursalin 6 Batang, Masdar 6 Batang dan Halil Alwazir 4 Batang Pohon Sawit.

“Pohon Sawit yang dirusak Gajah ini berusia 1 hingga 2 Tahun,” ujar Kms Azhari.

Atas kerusakan Batang Pohon Sawit tersebut, Warga Kelurahan Lubuk Kambing meminta Instansi terkait Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi khususnya, segera turun tangan mengatasi keluhan para Petani.

BACA JUGA :  Momentum 10 Muharram 1444 H, KOSERBU Kembali Salurkan Donasi ke Majelis Sirojutholibin

“Petani berharap BKSDA segera bertindak agar kawanan Gajah ini tidak semakin meluas merusak Tanaman di Kebun – Kebun lainnya,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III BKSDA Jambi Faried mengatakan, jika pihaknya sudah menerima laporan terkait kemunculan Gajah tersebut.

“Sudah masuk laporan lisan. Untuk jumlah itu cuma 2 (Dua). Untuk penanganan lanjut masih menunggu kami selesaikan giat penanganan Harimau Sumatera di Merangin dulu,” kata Faried singkat via Pesan WhatsApp, Selasa (31/5/22).(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kunjungi Kejari Tanjab Barat, Kajati Jambi Ingatkan Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi COVID-19

Tanjab Barat

BPBD Tanjabbar Ingatkan Nelayan Waspada Fenomena La Nina

Tanjab Barat

Tanjab Barat Butuh Perhatian Pusat Untuk Penyediaan Sanitasi dan Air Bersih

Tanjab Barat

Ketua PBSI : Open Turnamen Badminton Kapolres Cup Jadikan Ajang Kompetensi Atlet Meraih Prestasi Terbaik

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Ingatkan PNS dan Non ASN Jaga Netralitas pada Pilkada

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Rilis Sejumlah Pangkalan Gas Bermasalah di Tungkal Ilir

Tanjab Barat

Wakil Bupati Tanjabbar Launching Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2021

Tanjab Barat

Penjelasan PLN Terkait Pemadaman Listrik Dalam Kota Kuala Tungkal