Ini 12 Saksi Keluarga Brigadir J Akan Dihadirkan di Sidang Terdakwa Bharada E

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menunjukkan gambar jenazah Brigadir J di bagian leher yang diduga sempat dililit dari belakang, di Lobi Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (20/7/2022).(KOMPAS.com/RAHEL NARDA)

Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menunjukkan gambar jenazah Brigadir J di bagian leher yang diduga sempat dililit dari belakang, di Lobi Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (20/7/2022).(KOMPAS.com/RAHEL NARDA)

MUARO JAMBI – Majelis hakim telah meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan 12 saksi dalam sidang pada Selasa (25/10/22) mendatang.

Karena pihak terdakwa Richard Eliezer tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan yang dibacakan oleh jaksa. Sehingga persidangan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

Kemudian untuk saksi yang dihadirkan pada persidanga nantinya sebanyak ada 12 orang. Hakim memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi-saksi tersebut secara langsung maupun daring dari PN Jambi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hakaim mengungkap saksi yang dilibatkan memiliki peran penting baik dari hubungan keluarga dengan almarhum brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan saksi diluar dari hubungan keluarga.

dilangsir dari merdeka.com 12 saski yang akan dihadarikan kantinya di persidangan yaitu,  Kamaruddin Simanjuntak (pengacara), Samuel Hutabarat (ayah Yosua), Rosti Simanjuntak (ibu Yosua), Mahreza Rizky (adik Yosua, polisi yang bertugas di Polda Jambi), Yuni Artika Hutabarat (kakak Yosua), Devianita Hutabarat (adik Yosua), Rohani Simanjuntak (tante Yosua), Roslin Emika Simanjuntak (tante Yosua), Vera Mareta Simanjuntak (kekasih Yosua), Sangga Parulian (bibi brigadir Yosua sepupu Rosti ibu almarhum brigadir Yosua) Novitasari Nadea, dan Indrawanto Pasaribu.

Di antara para saksi terdapat sosok yang masih asing bagi publik, yaitu Sangga Parulian, Novitasari Nadea, dan Indrawanto Pasaribu jarang tampil tersebut.

Bibi brigadir Yosua, Roslin Simanjuntak mengatakan bahwa Novitasari Nadea dan Indrawanto, tidak memiliki hubungan keluarga dengan Brigadir Yosua. Kedua orang ini menyaksikan langsung kondisi jenazah Yosua saat berada di rumah duka, pada Minggu (10/7) lalu.

Kemudian, Roslin Simanjuntak menjelaskan untuk Novitasari Nadea dan Indrawanto merupakan petugas dari RSUD Sungai Bahar, Dinas Kesehatan Muaro Jambi. Merekalah yang memberikan formalin kepada jenazah tersebut.

Menurut Roslin, dengan sengaja menghubungi Indrawanto yang merupakan kenalannya, karena formalin di tubuh Brigadir Yosua sudah lewat 24 Jam sejak autopsi awal.

“Sehingga kami telepon orang medis agar jenazah ini dikasih formalin. Saya ceritakan semuanya. Ke Indrawato kemudian ia bilang kalau tidak bisa disuntikan, bisa diolesi di bagian luarnya saja yang penting tidak bau. Setelah dikasih taunya kami suruh mereka bawa 2 liter formalin. Kemudian dipencet tubuhnya, kata mereka ini penuh formalinnya. Dibukalah baju Yosua. Di situlah tampak bekas luka. Lalu disuntik oleh mereka, yang masuk formalinnya setengah liter,” jelas Roslin pada Jumat (21/10/22).

Sementara itu, Sangga Parulian adalah bibi Brigadir Yosua, dan merupakan sepupu Rosti Simanjuntak. Ia yang pertama kali menghubungi Kamaruddin melalui Facebook, lantaran memberitahukan bahwa polisi yang ditembak itu masih memiliki hubungan keluarga.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang Dari 24 Jamb, Bocah 7 Tahun yang Tenggelam di Sungai Batanghari Berhasil Ditemukan
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Sungai Batanghari, Tim SAR Gabungan Muaro Jambi Diterjunkan
Kawasan Industri Talang Duku Mencekam, Gudang PT Budi Nabati Perkasa Hangus Terbakar
Peringati Pekan Lingkungan 2026, UIN STS Jambi Sukses Gelar Sutha Fun Bike Bersama Kemenag
Pemkab Muaro Jambi Dukung Pendirian Perguruan Tinggi Islam Yayasan Mau’izatun Hasanah di Sengeti
Dukung Pembangunan KODAM Baru, Pemprov Jambi Hibahkan Lahan 13,4 Hektare
Pangdam XX/TIB dan Gubernur Jambi Tinjau Lokasi dan Kesiapan Lahan Pembangunan Kodam Baru di Pondok Meja
3 Pekerja Asal Pontianak Tewas Terjebak Gas Beracun di Palka Kapal Muaro Jambi
Berita ini 276 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Kurang Dari 24 Jamb, Bocah 7 Tahun yang Tenggelam di Sungai Batanghari Berhasil Ditemukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43 WIB

Bocah 7 Tahun Terseret Arus Sungai Batanghari, Tim SAR Gabungan Muaro Jambi Diterjunkan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kawasan Industri Talang Duku Mencekam, Gudang PT Budi Nabati Perkasa Hangus Terbakar

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Peringati Pekan Lingkungan 2026, UIN STS Jambi Sukses Gelar Sutha Fun Bike Bersama Kemenag

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WIB

Pemkab Muaro Jambi Dukung Pendirian Perguruan Tinggi Islam Yayasan Mau’izatun Hasanah di Sengeti

Berita Terbaru

Vinsensius, S.Fil., M.M. adalah dosen di Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak. (FOTO : Dok. Pribadi Vinsensius, S.Fil., M.M)

Republik

Literasi Keuangan sebagai Modal Sosial Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 17:13 WIB