LIVETV
Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi oleh TNI Jajaran Kodam II/Sriwijaya Polisi Kembali Ciduk Pentolan Geng Motor Kota Jambi Kejari Tanjab Barat Tahan Bos PT Jasmine Indah 15 Link Twibbon Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 2 Orang Pelaku Narkoba Bersenpi Diciduk Polisi, 11 Paket Sabu Siap Edar Disita




Home / Covid-19 / Wawancara

Selasa, 24 Maret 2020 - 19:26 WIB

Kapolres Tanjabbar Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang Selama Covid-19

FOTO : Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

FOTO : Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

KUALA TUNGKAL – Kepolisian Polres Tanjung Jabung Barat mengimbau warganya untuk menunda segala kegiatan resepsi maupun kegiatan sosial lainnya selama masa siaga Covid-19.

Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan imbauan tersebut untuk kebaikan bersama menyusul adanya penyebaran virus corona di berbagai belahan dunia saat ini tujuannya untuk meminimalisir kontak langsung dikeramaian sekaligus menghindari terjangkir Covid-19.

“Untuk masa ini, kita himba masyarakat untuk nenunda seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang,” ungkap Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH di Mapolres, Selasa (24/03/20).

Menurut Guntur, segala kegiatan yang melibatkan penegrahan massa diketahui berpotensi memperluas penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

“Tidak hanya acara nikahan, acara apa saja yang melibatkan banyak orang agar sebaiknya ditiadakan terlebih dahulu saat ini,” tegasnya.

Bakan lanjut Kapolres, pihaknya tidak akan melayani dan memberikan izin pada penyelenggara kegiatan yang dimaksud sampai wabah COVID-19 mereda.

“Yang sudah terlanjur kemarin kita berikan dan belum dilaksanakan, akan kita yang bersangkutan panggil untuk dikoordinasikan kembali,” katanya.

Namun kata Guntur, bagi kegiatan tertentu jika dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Akan tetapi kata dia, bila ada masyarakat yang membandel, yang tidak mengindahkan imbauan ini untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, kami akan proses hukum,” tegas Guntur.

Menurutnya kepolisian akan menjerat pelanggar dengan Pasal 212 KUHP, Pasal 216 KUHP dan Pasal 218 KUHP.

Pasal 212 KUHP menyebutkan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan atau pidana denda paling banyak Rp4.500. Pasal 216 ayat (1) menjelaskan pelanggar dapat diancam pidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.

Sementara, Pasal 218 KUHP berisi menjerat pelanggar dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Lagi, Jambi Tambah 19 Kasus Positif Corona dan 1 Kasus Sembuh

Pilihan Editor

Kasrem 042 Gapu Jambi Serahkan Bantuan 2.000 APD dari Kemenkes ke Dinkes Prov Jambi

Covid-19

Ada Rasa Haru Dalam Pemulangan Ratusan Santri Tanjabbar dari Ponpes Lirboyo Kediri

Covid-19

Hari Ini; Kasus Corona di Jambi, Positif Nambah 3, Sembuh Nambah 1

Covid-19

Tambahan 10 Kasus Positif Covid-19 di Tanjabbar Berasal dari 3 Kecamatan

Covid-19

Update 5 Juni : Kasus Positif Covid-19 di Jambi Tembus 101 Orang

Covid-19

PIS Sumbangkan APD dan Masker Kain Kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanjabbar

Covid-19

Peduli Dampak Corona, Kejari Tanjabbar Berikan Bantuan Sembako Kepada Tukang Becak