indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022 Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Hari Ini Nama-Nama 43 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tanjab Barat yang Dilantik dan Dikukuhkan Hari Ini

Home / Covid-19 / Wawancara

Selasa, 24 Maret 2020 - 19:26 WIB

Kapolres Tanjabbar Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang Selama Covid-19

FOTO : Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

FOTO : Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

KUALA TUNGKAL – Kepolisian Polres Tanjung Jabung Barat mengimbau warganya untuk menunda segala kegiatan resepsi maupun kegiatan sosial lainnya selama masa siaga Covid-19.

Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan imbauan tersebut untuk kebaikan bersama menyusul adanya penyebaran virus corona di berbagai belahan dunia saat ini tujuannya untuk meminimalisir kontak langsung dikeramaian sekaligus menghindari terjangkir Covid-19.

“Untuk masa ini, kita himba masyarakat untuk nenunda seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang,” ungkap Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH di Mapolres, Selasa (24/03/20).

Menurut Guntur, segala kegiatan yang melibatkan penegrahan massa diketahui berpotensi memperluas penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

“Tidak hanya acara nikahan, acara apa saja yang melibatkan banyak orang agar sebaiknya ditiadakan terlebih dahulu saat ini,” tegasnya.

Bakan lanjut Kapolres, pihaknya tidak akan melayani dan memberikan izin pada penyelenggara kegiatan yang dimaksud sampai wabah COVID-19 mereda.

“Yang sudah terlanjur kemarin kita berikan dan belum dilaksanakan, akan kita yang bersangkutan panggil untuk dikoordinasikan kembali,” katanya.

Namun kata Guntur, bagi kegiatan tertentu jika dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Akan tetapi kata dia, bila ada masyarakat yang membandel, yang tidak mengindahkan imbauan ini untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, kami akan proses hukum,” tegas Guntur.

Menurutnya kepolisian akan menjerat pelanggar dengan Pasal 212 KUHP, Pasal 216 KUHP dan Pasal 218 KUHP.

Pasal 212 KUHP menyebutkan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan atau pidana denda paling banyak Rp4.500. Pasal 216 ayat (1) menjelaskan pelanggar dapat diancam pidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.

Sementara, Pasal 218 KUHP berisi menjerat pelanggar dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Pasien Positif Covid-19 di Jambi Kembali Bertambah 1 Orang

Covid-19

Dampak Corona, Stok Darah di Jambi Menipis; Danrem 042 Gapu Lakukan Ini

Covid-19

2 Pasien Positif Corona di Jambi Dinyatakan Sembuh Bersal dari Kota Jambi

Covid-19

Ini 3 ASN dan 1 Honorer di Tanjabbar yang Terkonfirmasi Covid-19

Covid-19

Kasus Positif Corona di Jambi Bertambah Satu Lagi, Riwayat Kontak Masih Di tracking

Covid-19

Dinkes Masih Tunggu Hasil Swab 40 Orang

Covid-19

Kades Suka Damai Pimpin Rapat Pembahasan BLT Untuk Covid-19

Covid-19

Hari Ini; Kasus Corona di Jambi Positif Nambah 3 Orang, Sembuh 3 Orang