Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

- Redaksi

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. FOTO : Istimewa

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. FOTO : Istimewa

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berencana merekrut 56 pegawai Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang diberhentikan akibat tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri.

Listyo mengatakan, sudah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi soal rencana tersebut.

“Kami berkirim surat untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan TWK yang tidak lulus dan tidak dilantik sebagai ASN KPK untuk bisa kami tarik dan kami rekrut menjadi ASN Polri,” kata Listyo dalam konferensi pers, Selasa (28/9/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Polri membutuhkan kontribusi 56 pegawai KPK itu untuk mengemban tugas di Bareskrim, khususnya terkait penanganan tindak pidana korupsi.

Baca juga: Masih Berharap Presiden Bersikap atas Pemecatan Pegawai KPK, MAKI: Saya Yakin Pak Jokowi Mendengar Aspirasi

Listyo pun mengatakan, Presiden telah membalas suratnya dan menyetujui usulan tersebut. Selanjutnya, Polri diminta menindaklanjuti usulan itu ke BKN dan Kementerian PAN-RB.

“Tanggal 27 kami mendapatkan jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg (Pratikno) secara tertulis, pada prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri,” ucapnya.

Sementara itu, 56 pegawai KPK yang tidak lulus TWK akan diberhentikan pada 30 September 2021.

Artikel ini telah tayang di kompas.com denfan judul : Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Innalillahi, Polisi yang Dibakar Oleh Istri yang Juga Polisi Meninggal Dunia
Dari Balaraja untuk Indonesia: Menteri Amran Apresiasi Arie Triyono dengan Model Peternakan Terpadu dan Inti-Plasma PT LSAJ
Panglima TNI Sebut Sekarang Bukan Dwifungsi ABRI Lagi, Tapi Multifungsi ABRI Semuanya Kita
Bambang Susantono Mundur dari Jabatan Kepala Otorita IKN
Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 7 Juni 2024
Anggota Densus 88 Penguntit Jampidsus Diserahkan ke Propam Polri
Polri Mulai Berlaku SIM C1 Mulai Hari Ini, Lantas Bedanya dengan SIM C Biasa
7 Fakta Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Dikuntit Densus 88, Hingga Puspom TNI Turun Tangan
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 17:54 WIB

Innalillahi, Polisi yang Dibakar Oleh Istri yang Juga Polisi Meninggal Dunia

Sabtu, 8 Juni 2024 - 00:04 WIB

Dari Balaraja untuk Indonesia: Menteri Amran Apresiasi Arie Triyono dengan Model Peternakan Terpadu dan Inti-Plasma PT LSAJ

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:06 WIB

Panglima TNI Sebut Sekarang Bukan Dwifungsi ABRI Lagi, Tapi Multifungsi ABRI Semuanya Kita

Senin, 3 Juni 2024 - 11:54 WIB

Bambang Susantono Mundur dari Jabatan Kepala Otorita IKN

Sabtu, 1 Juni 2024 - 01:09 WIB

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 7 Juni 2024

Rabu, 29 Mei 2024 - 18:31 WIB

Anggota Densus 88 Penguntit Jampidsus Diserahkan ke Propam Polri

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:01 WIB

Polri Mulai Berlaku SIM C1 Mulai Hari Ini, Lantas Bedanya dengan SIM C Biasa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:11 WIB

7 Fakta Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Dikuntit Densus 88, Hingga Puspom TNI Turun Tangan

Berita Terbaru

Petugas Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban. FOTO : Grup WA Camat Tanjabbar

Kajian Islam

Nilai-nilai Spiritual dalam Perayaan Hari Raya Idul Adha

Kamis, 13 Jun 2024 - 00:38 WIB