RI-Iran Sepakati Kerja Sama Vokasi, Jaminan Sosial, dan Lapangan Kerja Disabilitas

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli berdiskusi dengan Menteri Ketenagakerjaan Iran, Ahmad Meydari, di BRICS LEMM, Hyderabad (15/7/2026). Kedua negara berkomitmen meningkatkan kolaborasi di bidang pelatihan vokasi dan kesetaraan kerja untuk penyandang disabilitas. (Foto: Humas Kemnaker)

Menaker Yassierli berdiskusi dengan Menteri Ketenagakerjaan Iran, Ahmad Meydari, di BRICS LEMM, Hyderabad (15/7/2026). Kedua negara berkomitmen meningkatkan kolaborasi di bidang pelatihan vokasi dan kesetaraan kerja untuk penyandang disabilitas. (Foto: Humas Kemnaker)

Hyderabad, India – Indonesia dan Iran sepakat memperkuat kerja sama strategis demi menciptakan dunia kerja yang inklusif dan meningkatkan kualitas SDM. Kerja sama ini berfokus pada tiga pilar utama: penguatan pelatihan vokasi, perluasan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan, dan pembukaan akses pasar kerja bagi penyandang disabilitas.

Kesepakatan tersebut lahir dalam pertemuan bilateral antara Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dan Menteri Koperasi, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Sosial Iran, Ahmad Meydari. Pertemuan berlangsung di sela-sela BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) di Hyderabad, India, Rabu (15/7/2026).

Menaker Yassierli menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk saling mengadopsi praktik terbaik (best practices) di sektor ketenagakerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meyakini ada potensi besar bagi Indonesia dan Iran untuk memperluas kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang saling menguntungkan,” ujar Yassierli.

Tiga poin instansi yang menjadi fokus utama kemitraan ini meliputi:

  • Kesetaraan Kerja Disabilitas: Pertukaran kebijakan konkret untuk mendobrak hambatan akses pelatihan keterampilan dan menciptakan peluang kerja yang setara bagi penyandang disabilitas.
  • Modernisasi Vokasi: Komitmen studi banding untuk menyelaraskan mutu pelatihan kerja dengan kebutuhan pasar, guna melahirkan tenaga kerja siap pakai.
  • Perluasan Jaminan Sosial: Saling berbagi formulasi kebijakan untuk memperluas cakupan pelindungan sosial demi menjamin kesejahteraan pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga menyatakan kesiapan Indonesia membagikan pengalamannya dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan dan tata kelola pasar kerja. Sebagai tindak lanjut, RI mendorong implementasi nyata dalam waktu dekat.

“Kami berharap kementerian kedua negara segera mengeksekusi langkah konkret lewat pertukaran teknis, dialog pakar, serta program peningkatan kapasitas,” pungkasnya.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga
Ranperda APBD 2025 Disetujui, Bupati Tanjab Barat Instruksikan OPD Tindak Lanjuti Temuan BPK
Pesona Pasar Terusan, Destinasi Wisata Tepi Sungai Batanghari yang Kian Memikat
Kemnaker Tegaskan Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Insentif Pajak
Putus Ego Sektoral, Eks Wakapolri Oegroseno Usulkan Penyidik Tunggal Kasus Korupsi!
BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
OTT Bupati Sukoharjo: KPK Sebut Atas Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah
Berita ini 7 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:47 WIB

RI-Iran Sepakati Kerja Sama Vokasi, Jaminan Sosial, dan Lapangan Kerja Disabilitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:20 WIB

Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga

Senin, 13 Juli 2026 - 19:18 WIB

Ranperda APBD 2025 Disetujui, Bupati Tanjab Barat Instruksikan OPD Tindak Lanjuti Temuan BPK

Senin, 13 Juli 2026 - 18:09 WIB

Pesona Pasar Terusan, Destinasi Wisata Tepi Sungai Batanghari yang Kian Memikat

Senin, 13 Juli 2026 - 13:28 WIB

Kemnaker Tegaskan Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Berita Terbaru