Kemunculan Buaya Liar Resahkan Warga Kemingking Dalam

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Kemunculan Buaya Liar Resahkan Warga Kemingking Dalam

Kemunculan Buaya Liar Resahkan Warga Kemingking Dalam

MUARO JAMBI – Warga di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi saat ini tengah resah dengan kemunculan buaya muara di sekitaran sungai yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.

Kemunculan predator sungai bergigi gergaji tersebut sempat diabadikan oleh warga menggunakan kamera ponsel.

Vidio penampakan buaya liar itu pun kini beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di dalam vidio amatir yang direkam oleh beberapa waktu lalu itu terlihat seekor buaya berukuran sekitar dua meter tampak berjemur santai di bantaran sungai. Hal inipun sempat menghebohkan dan menjadi tontonan warga.

Menurut warga, populasi buaya yang diketahui lebih dari satu eko itu kerap menampakan diri berjemur di sekitaran sungai pada saat siang hari.

“Buaya itu muncul pas hari panas, dio berjemur. Yang kami lihat tu kiro-kiro panjangnya sekitar dua meteran. Induknyo ada jugo,”ujar Azhan salah seorang warga Desa Kemingking Dalam kepada wartawan, Jum’at (13/05/22).

Azhan menerangkan, ia telah dua kali melihat penampakan buaya liar tersebut di Sungai Kemingking Dalam.

“Kalau yang muncul pertamo itu induknyo besar, di bawah rerumputan. Kalau yang sekarang ini dio naik ke atas tebing sungai, buayo liar pak,”terangnya.

Ia mengaku sangat resah dengan kemunculan buaya yang kerap kali berkeliaran di sekitaran sungai Kemingking Dalam tersebut.

Akibat kemunculan buaya ini, masyarakat sekitar pun tak lagi berani beraktivitas di sungai, baik untuk keperluan mencuci, mandi ataupun mencari ikan.

“Sangat resah pak, jelas. Takutnyo sayo, adik-adik kan sering mandi di sungai, takutnyo itulah jadi mangso buayo. Harapannyo kalau biso buayo itu ditangkap, di pindahkan ke tempat habitat dio,”ungkap Azhan.

Hal senada juga diutarakan oleh warga Desa Kemingking Dalam lainnya, M. Yatim. Ia menjelaskan, BKSDA Jambi harus segera menangkap dan mengevakuasi buaya yang dikhawatirkan dapat membahayakan warga Desa Kemingking Dalam tersebut.

Menurutnya, sungai Kemingking Dalam merupakan salah satu sumber kehidupan warga sekitar.

“Sungai ini bisa dikatakan sumber kehidupan warga disini,”ungkap M. Yatim.

Yatim berujar, jika banjir, air sungai Kemingking Dalam bisa meluap hingga ke permukiman penduduk, sehingga ditakutkan keberadaan buaya dapat membahayakan nyawa masyarakat.

“Ya kami tukan dag tau. Kagek buayo tu kami bunuh, kami bekasus, itu yang kami takutkan. Soalnyo buayo ini kan hewan yang dilindungi,”tandas M. Yatim.

Sementara itu, Camat Taman Rajo, Jani Erlintas ikut membenarkan kemunculan buaya liar di Sungai Kemingking Dalam.

Atas kemunculan buaya tersebut, Joni mengimbau dan meminta masyarakat di Desa Kemingking Dalam untuk terus waspada dan mengurangi aktivitas di sungai.

“Memang sudah beberapa kali ya buaya itu timbul di permukaan. Itu cukup meresahkan warga kita disini, khususnya yang halu lalang pakai perahu. Oleh sebab itu kita berharap kepada BKSDA Provinsi Jambi untuk ikut menaggulangi buaya yang timbul ini, supaya tidak berlarut-larut dan masyarakat resah,”kata Camat Taman Rajo, Joni Erlintas kepada wartawan.

Camat Taman Rajo menyatakan, dalam waktu dekat ia akan berkomunikasi dengan pihak BKSDA,agar persoalan kemunculan buaya di Sungai Kemingking Dalam tersebut bisa segera di tanggulangi.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang
Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian
Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah
Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi
Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi
Misteri Baju dan Motor Ditinggal di Kebun, Kakek Anwar Akhirnya Ditemukan Lemas oleh Tim SAR
Karhutla di Muaro Jambi! 170 Hektare Lahan Gambut Sungai Gelam Ludes Terbakar
Hadapi Kemarau Ekstrem, Satgas Karhutla Jambi Pastikan Infrastruktur Air dan Mitigasi PT WKS Siap Tempur
Berita ini 622 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Buru Pemodal Besar PETI Batanghari Usai Amankan 10 Rakit yang Ditinggal Kabur Penambang

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Jambi dan Danrem Turun Lagi ke Pulau Mentaro, Karhutla Masih Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 18:45 WIB

Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam Konektivitas Antarwilayah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Pangdam XX/TIB Pimpin Langsung Pendinginan Lahan Karhutla di Londerang Muaro Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Mengintai Muaro Jambi: 264,78 Hektar Lahan Terbakar, Terbesar di Provinsi Jambi

Berita Terbaru

Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Pimpin Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD 2027

Berita

Hamdani Pimpin Paripurna APBD Tanjab Barat 2027

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:37 WIB