Mulai Mei, 3 Kepala Daerah di Jambi akan Dijabat oleh Pjs

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 18 Maret 2022 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Kiri Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, S.E., M.Tr.IP,  Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra, Bupati  Tebo Dr. H. Sukandar, S.Kom., M.Si. [Grafis : Lintastungkal.com]

Dari Kiri Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, S.E., M.Tr.IP,  Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra, Bupati  Tebo Dr. H. Sukandar, S.Kom., M.Si. [Grafis : Lintastungkal.com]

JAMBI – Kepala Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun, dalam waktu beberapa pekan ke depan akan dijabat oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati. Hal tersebut berdasarkan rilis Data Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Senin (3/1/22).

Disebutkan Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tebo dan Bupati dan Wakil Bupati akan habis masa jabatan serentak pada tanggal 22 Mei 2022.

  1. Bupati Muaro Jambi
  • Bupati Hj. Masnah Busro, S.E., M.Tr.IP
  • Wakil Bupati Bambang Bayu Suseno
  • Akhir masa jabatan 22 Mei 2022
  1. Bupati Sarolangun
  • Bupati Drs. H. Cek Endra
  • Wakil Bupati Hilalatil Badri
  • Akhir masa jabatan 22 Mei 2022
  1. Bupati Tebo
  • Bupati Dr. H. Sukandar, S.Kom., M.Si
  • Bupati Syahlan
  • Akhir masa jabatan 22 Mei 2022

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, diangkat penjabat bupati sampai dengan terpilihnya bupati/wabup melalui pemilihan serentak nasional pada tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, apakah Pjs kepala daerah,  akan berdampak terhadap incumbent ataupun non incumbent yang akan maju di Pilkada Serentak 2024.

Pengamat Politik, Hadi Suprapto Rusli mengungkapkan, berdampak atau tidaknya itu tergantung dari sikap dan kinerja dari Pjs Bupati tersebut. Pjs Kepala daerah mau itu bupati ataupun walikota itu ada plus minus untuk incumbent.

“Maksudnya, untuk program pemerintahan. Dari yang sudah-sudah mereka itu menjalankan program pemerintahan yang sudah ada. Untuk plusnya tentu ada penyegaran di tingkat daerah. Apalagi penjabat yang ditunjuk itu adalah putra daerah. Tentu akan menjadi semangat baru bagi daerah tersebut,” ungkap Hadi yang juga seorang peniliti dari Indo Barometer ini, saat dibincangi lintastungkal.com beberapa pekan lalu.

Menurut Hadi, jika Pjs itu lebih intensif dan lebih sering turun ke masyarakat selama satu tahun menjabat. Dengan membawa embel-embel politik dalam tanda kutip. Tentunya akan berpengaruh terhadap incumbent.

“Misalnya, ada kerabat dari Pjs tersebut yang maju di daerah itu yang non incumbent. Bisa saja disetiap turun ke masyarakat, dia mempromosikan kerabatnya. Tetapi kembali lagi ke figur pjs nya, apakah memiliki integritas dan netralitas yang tinggi sebagai ASN,” ungkap Hadi.

kata Hadi peran Gubernur dalam menunjuk Pjs ini sangat berpengaruh dalam menentukan peta politik yang akan diduduki oleh Pjs itu.

“Gubernur pasti ada kajian-kajiannya dalam menentukan hal ini. Pastinya juga gubernur akan memikirnya pengaruh di daerah itu Pilkada di 2024. Tidak mustahil juga untuk menyongsong Pilgub 2024. Itu jelas poinnya,” pungkas Hadi.

Untuk diketahui pada 2022 ini ada 101 kepala daerah habis masa jabatannya, yang terbagi menjadi 7 gubernur, 76 bupati, dan 18 walikota. Sementara pada 2023 ada 170 kepala daerah yang selesai masa baktinya.(Val)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina
Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Berita Terbaru