LIVE TV
Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Wabup Temukan Banyak Absen ASN Bolong Bupati dan Pj Gubernur Tinjau Balai Adat dan Pos Pelayanan Ops Ketupat di Terminal Pembengis Wabup Hairan Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Mudik Perbatasan Jambi-Riau di Batang Asam Danrem 042/Gapu Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Jambi-Riau Cegah Covid-19 Pascar Libur Idul Fitri, Warga BTN Permata Hijau Gotong Royong Penyemprotan Disinfektan

Home / Kriminal / Peristiwa

Kamis, 7 Mei 2020 - 20:54 WIB

Pelaku Pembunuh Inah Terancam dengan Pasal UU Perlindungan Anak

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Memberikan Keterangan Pers di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (07/05/20)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Memberikan Keterangan Pers di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (07/05/20)

KUALA TUNGKAL – Tim Petir Polres Tanjab Barat berhasil menangkap pelaku pembunuhan gadis belia Inah (17,8 tahun) yang ditemukan tewas tinggal tulang di Perkebunan Sawit RT 01 Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara.

Pelaku pembunuhan diketahui berinisial FR (21) warga RT 14, Dusun Sungai Niyur, Desa Marya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Motif pembunuhan itu sendiri terungkap dilatar belakangi sakit hati dengan ucapan korban saat menyelesaikan piutang dengan kata-kata “Bungul” (Bahasa Daerah-Red). Sehingga pelaku naik pitam dan melakukan pembunuhan tersebut. Sebab antara pelaku dan korban terlihat piutang sebesar Rp 250.000,- yang janjinya akan dibayar oleh korban dalam dua hari.

BACA JUGA :  H+4 Idul Fitri, Antrian Kendaraan Mengular di Penyebrangan Perahu Kuala Indah

“Pengakuan pelaku kita terima, motif sakit hati oleh perkataan korban,” ungkap Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat menggelar pres rilis di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (07/05/20).

BACA JUGA :  Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Wanita Membusuk di Kamar

Kapolres meyebut pelaku diamankan di rumahnya pada Rabu (06/05/20) siang tampa perlawanan.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 339 KUHP, ancamannya bias 15 tahun penjara, karena korban masih kurang dari 18 tahun,” tegas Guntur.

Share :

Baca Juga

Kriminal

Masyarakat Dan Polsek Betara Amankan Pelaku Curat

Kriminal

Tempat Judi Tembak Ikan di Batang Asam Digerebek Polisi, 6 Orang Diamankan

Kriminal

Pengedar Narkoba Bersenpi Dibekuk Tim Polda Jambi

Peristiwa

Tiga Hari Tiga Malam Hilang, Nenek Lansia di Betara Ditemukan

Peristiwa

Dihantam Angin, Atap Tribun Stadion Bhakti Karya Lepas

Kriminal

Polisi Tangkap Pemain Narkoba di Wilayah Batang Asam

Peristiwa

Buang Bayi, Seorang Ibu Diamankan Polisi

Peristiwa

Penghujung Tahun, Satu Unit Rumah Warga Parit 4 Ludes Terbakar