Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Satreskrim Polres Tanjab Barat bersama Polsek Betara dan warga mengevakuasi jenazah AK (70), korban pembunuhan sadis di area perkebunan Desa Bunga Tanjung, Kec. Betara, Tanjab Barat. Polisi berhasil meringkus pelaku SL kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. (Foto: Dok. Istimewa Res TJB)

Tim Gabungan Satreskrim Polres Tanjab Barat bersama Polsek Betara dan warga mengevakuasi jenazah AK (70), korban pembunuhan sadis di area perkebunan Desa Bunga Tanjung, Kec. Betara, Tanjab Barat. Polisi berhasil meringkus pelaku SL kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. (Foto: Dok. Istimewa Res TJB)

BETARA – Teka-teki di balik pembunuhan sadis terhadap kakek AK (70) di Dusun Harapan, Desa Bunga Tanjung, akhirnya terang benderang. Satreskrim Polres Tanjab Barat mengungkap bahwa motif utama pelaku, SL, nekat menghabisi nyawa korban adalah karena sakit hati akibat sering dituduh mengambil barang milik korban.

Antara pelaku SL dan korban AK diketahui saling kenal dekat. Terkait indikasi pembunuhan berencana, pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini hasil penyelidikan belum mengarah ke sana. Pembunuhan diduga kuat terjadi secara spontan akibat akumulasi kekesalan pelaku.

Berikut adalah fakta-fakta komprehensif kasus pengungkapan dan penangkapan pelaku yang dihimpun oleh kepolisian:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Motif Sakit Hati dan Saling Kenal

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pascapenangkapan, pelaku SL mengakui seluruh perbuatannya yang didasari atas dendam personal. Hubungan erat yang terjalin antara korban dan pelaku justru memicu konflik personal yang berujung maut.

“Motifnya murni karena sakit hati. Pelaku tidak terima sering dikatai dan dituduh oleh korban sering mengambil barang milik korban. Antara korban dan pelaku ini memang saling kenal dekat,” ungkap KBO Rekrim Polres Tanjab Barat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/26).

Merespons pertanyaan mengenai potensi jeratan pasal pembunuhan berencana, pihak kepolisian menyatakan belum menemukan bukti yang kuat ke arah sana.

Tindakan kekerasan yang dilakukan SL sejauh ini dinilai sebagai aksi spontan yang dipicu oleh kekesalan mendalam pada hari kejadian. Kendati demikian, pendalaman kasus masih terus berjalan di tingkat penyidikan.

Ditangkap Kilat Kurang dari 24 Jam

Pelarian SL berakhir tragis dalam waktu singkat. Tim Gabungan Satreskrim Polres Tanjab Barat dan Polsek Betara berhasil meringkus pelaku tidak sampai 24 jam sejak jasad korban pertama kali ditemukan.

“Alhamdulillah pelaku sudah ditangkap dan sudah dibawa ke polres untuk pemeriksaan lebih mendalam terkait motif utama pembunuhan,” ujar Kapolsek Betara, AKP Frans Septiawan Sipayung, Sabtu (30/5/2026) dinihari.

Operasi penangkapan dilakukan secara senyap pada Jumat (29/5/2026) sekira pukul 24.00 WIB. Petugas mengepung tempat persembunyian pelaku di sebuah pos penjagaan yang gelap gulita di kawasan Parit Panting, Kecamatan Betara, Tanjab Barat. Dikepung oleh tim gabungan, pelaku SL tidak berkutik dan menyerah tanpa perlawanan.

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembunuhan Kakek 70 Tahun di Desa Bunga Tanjung Digulung Tim Gabungan dalam Gelap
Gegara Antrean Perahu Penyeberangan, Penambang di Teluk Sialang Nekat Tikam Rekan Kerja
Lansia di Betara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pondok Kebun, Diduga Korban Pembunuhan
Penyelundupan Antar Provinsi Digagalkan, Polres Tanjab Timur Sita 178 Ekstasi dan Sabu dari Jaringan Dumai
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar ke Singapura
SINDIKAT BBM ILEGAL ANTARPROVINSI DIGULUNG: Polres Tebo Sita 23 Ribu Liter Minyak Olahan, 4 Kurir Jadi Tersangka
Polres Bungo Tangkap Dua Rampok Modus Travel Palsu, Korban Rugi Rp35,5 Juta
Gasak Motor dan BPKB Korban Tertidur, Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Digulung Polsek Tebing Tinggi
Berita ini 912 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:54 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:51 WIB

Pembunuhan Kakek 70 Tahun di Desa Bunga Tanjung Digulung Tim Gabungan dalam Gelap

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:58 WIB

Lansia di Betara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pondok Kebun, Diduga Korban Pembunuhan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:10 WIB

Penyelundupan Antar Provinsi Digagalkan, Polres Tanjab Timur Sita 178 Ekstasi dan Sabu dari Jaringan Dumai

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:28 WIB

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar ke Singapura

Berita Terbaru

Menteri PANRB Rini Widyantini saat memberikan arahan mengenai evaluasi kebijakan transformasi budaya kerja dan efisiensi birokrasi digital. (FOTO: Dok. Kementerian PANRB)

Finansial

Kementerian PANRB Catat WFH PNS Hemat Perjalanan Dinas Rp1,95 T

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:27 WIB