BETARA – Kegelapan malam di Desa Pematang Lumut mendadak pecah oleh aksi penyergapan kilat. Satresnarkoba Polres Tanjung Jabung Barat berhasil menggulung seorang pemuda yang diduga kuat terjerat lingkaran setan narkotika jenis sabu, Selasa (7/7/2026) sekira pukul 20.00 WIB. Namun, genderang perang baru saja ditabuh; satu sosok misterius kini menjadi buronan utama.
Target yang berhasil diringkus adalah M.N.S (23), pemuda asal Langkat, Sumatera Utara. Langkahnya terhenti di tanah Tanjab Barat, kini ia terancam hukuman berat di bawah bayang-bayang Pasal 127 huruf a UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penggerebekan di Gubuk Rahasia
Drama penangkapan ini bermula dari bisik-bisik warga yang resah akan geliat transaksi barang haram di lingkungan mereka. Tak butuh waktu lama, Kasatresnarkoba AKP Agus Alexandra Purba bergerak cepat. Memimpin langsung pasukan elite antinarkoba, ia berkolaborasi dengan Kapolsek Betara IPTU Bambang Widodo untuk mengepung sebuah pondok terpencil yang dicurigai sebagai sarang madat.
Suasana tegang memuncak saat petugas merangsek masuk. Sadar posisinya terkepung, M.N.S sempat nekat mencoba meloloskan diri ke kegelapan malam. Naas bagi sang buron, kesigapan petugas jauh lebih cepat. Tubuhnya langsung didekap ke tanah. Di bawah kesaksian tegang perangkat desa setempat, petugas menggeledah seluruh pakaian dan barang bawaannya untuk mencari bukti kejahatan.
Memburu Sang Pengendali Utama
Operasi malam itu tidak berhenti sampai di sana. Interogasi cepat di lapangan membuka kotak pandora. Petugas langsung bergerak memburu sang “otak” di balik layar—seorang pria berinisial J.H yang diduga kuat menjadi pengendali tunggal peredaran sabu di wilayah tersebut.
Sayang, J.H berhasil lolos dari sergapan malam itu. Namanya kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi target nomor satu kepolisian.
“Tersangka M.N.S sudah kami jebloskan ke sel Mapolres untuk pemeriksaan mendalam. Tapi ingatan kami tidak akan berhenti di sini. Kami sedang melacak setiap jengkal pelarian J.H,” tegas AKP Agus Alexandra Purba dengan nada dingin dan penuh komitmen.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur satu langkah pun. Polres Tanjab Barat mengobarkan perang terbuka terhadap narkotika dan menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk berani bersuara dan menghancurkan jaringan ini hingga ke akar-akarnya.**
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal












Komentar