Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKSELERASI SDM: Suasana kemeriahan pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch I 2026 yang dipusatkan di BBPVP Bekasi. Pemerintah menargetkan 70.000 peserta sepanjang tahun 2026 untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja terampil di sektor industri prioritas. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

AKSELERASI SDM: Suasana kemeriahan pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch I 2026 yang dipusatkan di BBPVP Bekasi. Pemerintah menargetkan 70.000 peserta sepanjang tahun 2026 untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja terampil di sektor industri prioritas. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

BEKASI — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026. Kick-off yang dipusatkan di BBPVP Bekasi pada Rabu (8/4/2026) ini menandai dimulainya pelatihan serentak bagi 10.405 peserta di seluruh Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan, program ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja. Dari hampir 30 ribu pendaftar di platform Skillhub, terpilih 10.405 peserta yang akan dilatih di 21 Balai Latihan Kerja (BLK) Pusat dan 46 BLK UPTD.

Poin Utama Program PVN 2026:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Target Besar: Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan total 70.000 peserta dengan dukungan penuh APBN.
  • Link and Match Nyata: Sekitar 50% peserta Batch I sudah memiliki komitmen penempatan kerja (placement) setelah lulus, membuktikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.
  • Inklusif & Transparan: Pendaftaran dilakukan terpusat via Skillhub untuk menjamin proses non-diskriminatif, termasuk akses bagi penyandang disabilitas.
  • Fasilitas Lengkap: Peserta mendapatkan pelatihan gratis, sertifikasi kompetensi BNSP, uang transportasi, makan siang, hingga perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan kematian (JKM).
Sektor Industri dan Bidang Pelatihan Prioritas 2026:
  • Teknologi Informasi & Digital: Meliputi Cyber Security, Internet of Things (IoT), dan Digital Marketing untuk memperkuat kedaulatan digital nasional.
  • Manufaktur Modern & Otomasi: Fokus pada pengoperasian mesin Computer Numerical Control (CNC), pengelasan (welding), dan otomasi industri guna mendukung hilirisasi.
  • Energi Terbarukan: Pelatihan khusus instalasi panel surya dan pemeliharaan kendaraan listrik (Electric Vehicle).
  • Agribisnis & Pangan: Pengembangan Smart Farming dan pengolahan pangan industri untuk ketahanan pangan.
  • Pariwisata & Jasa: Pelatihan di bidang perhotelan dan tata boga yang menjadi motor ekonomi di berbagai daerah.
  • Konstruksi: Fokus pada teknisi bangunan dan infrastruktur modern.

“Sistem serentak ini memastikan setiap pencari kerja, termasuk lulusan SMA/SMK, memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing secara cuma-cuma,” ujar Menaker Yassierli.

Direktur Jenderal Binalavotas, Darmawansyah, menambahkan bahwa fokus utama tahun ini adalah memperkecil kesenjangan antara kemampuan angkatan kerja dengan standar industri global, guna menekan angka pengangguran secara signifikan.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
Apresiasi bagi Industri: Kemnaker Siapkan Insentif bagi Perusahaan Pendukung Sertifikasi MagangHub
Kemnaker Buka Setifikasi Ahli K3 Umum Gratis untuk 2.100 Peserta, Cek Syarat dan Link Daftarnya!
Komisi III DPR Keluarkan 5 Poin Rekomendasi dan Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Amsal Sitepu
Kemlu RI Sebut Iran Beri Sinyal Positif Kapal Tanker Indonesia Bisa Lewat Selat Hormuz
KPK Tarik Balik Yaqut Cholil Qoumas ke Sel Tahanan Usai Banjir Kritik Publik!
KPK Alihkan Status Penahanan Tersangka YCQ Menjadi Tahanan Rumah
Berita ini 22 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:03 WIB

KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan

Kamis, 9 April 2026 - 17:36 WIB

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I

Rabu, 8 April 2026 - 00:02 WIB

Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 00:34 WIB

Apresiasi bagi Industri: Kemnaker Siapkan Insentif bagi Perusahaan Pendukung Sertifikasi MagangHub

Minggu, 5 April 2026 - 23:35 WIB

Kemnaker Buka Setifikasi Ahli K3 Umum Gratis untuk 2.100 Peserta, Cek Syarat dan Link Daftarnya!

Berita Terbaru