LIVE TV
Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Pangkal Babu pada Ambrol Segera Hadir HP Samsung M62 Usung Batre 7000 mAh Warga Bahar Selatan Serahkan Senpi Rakitan ke Polisi Imbas Penundaan Haji, Sejumlah JCH Tanjab Barat Tarik Setoran BPIH Terjaring Razia Prokes, Puluhan Warga Didenda

Home / Berita

Senin, 22 Juni 2020 - 23:03 WIB

Polisi dan TNI AL Tingkatkan Patroli Perairan dan Pengawasan Pelabuhan

FOTO : Gabungann TNI AL dan Poles Tanjab Barat Tengsh Patroli di Laut, Kamis (18/06/20)

FOTO : Gabungann TNI AL dan Poles Tanjab Barat Tengsh Patroli di Laut, Kamis (18/06/20)

KUALA TUNGKAL – Aparat Polres Tanjab Barat dan TNI AL meningkatkan pengawasan jalur laut dengan pemeriksaan identitas penumpang dan barang bawaan di pelabuhan.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi ancaman terorisme dan tindakan kriminalitas menyusul penangkapn 3 orang terduga teroris di Kampar Riau pada Minggu (20/06/20) kemarin.

Kapolres Tanjabbar Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Saputro, SIK, MH menjelaskan, setiap penumpang speedboat maupun kapal yang sandar di Pelabuhan Kuala Tungkal, baik kapal barang maupun penumpang akan diperiksa.

BACA JUGA :  43 Desa di Tanjabbar Akan Laksanakan Pilkades Tahun Depan

“Untuk penumpang kapal, kita periksa KTP dan barang bawaannya. Sedangkan kapal barang, kita periksa siapa nahkoda dan awak kapal,” jelas Kapolres, Senin (22/06/20).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang kini ditingkatkan, pasalnya Kuala Tungkal merupakan pintu masuk provinsi Jambi baik dari Riau maupun negeri Jiran melalui jalur laut.

“Karena itulah kita melakukan pemeriksaan lebih ketat di pelabuhan laut,” terang Kapolres.

BACA JUGA :  Dinkes Tanjab Barat Gelar Pelatihan Aplikasi SILACAK C-19 bagi Puskermas, Babinsa dan BKTM

Guntur menjelaskan, selain untuk mencegah masuknya anggota teroris melalui jalur laut, pengecekan kapal dan penumpang ini juga bertujuan untuk mencegah terjadi dan masuknya pelaku kejahatan lain.

“Tujuan pemeriksaan kita perluas untuk mencegah kejahatan hal lainnya seperti penyelundupan obat terlarang. Karena jalur laut juga seringkali digunakan untuk memasukkan barang haram tersebut,” ungkapnya.

Guntur menambahkan, guna mengantisipasi masuknya teroris, pihaknya guja memperketat jalur darat di perbatasan Riau-Jambi di Batang Asam.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Surat Edaran Mendagri Nomor 025/4660/SJ Tentang Pakian Dinas Hitam

Berita

Saka Wira Kartika Korem 042/Gapu Perkenalkan Lima Krida pada Anggota Baru

Berita

Malam Ini Siaran Debat Terbuka Calon Gubernur Jambi, PLN Diminta Jaga Keandalan agar Tak Padam

Berita

66 Qori Qariah Tanjab Barat Ikuti Training Center (TC) MTQ Tahap 1

Berita

56 Kades Terpilih Akan Dilantik Pekan Depan

Berita

Amir Sakib Pimpin Tim Penilai Pembinaan P2WKSS di Desa Tungkal I

Berita

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Berita

Fachrori Serahkan Sapi Qurban Bantuan Presiden ke Pengurus Masjid Addin Desa Mendalo Darat