•   LIVE
Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

Home / Berita

Jumat, 10 Juli 2020 - 23:05 WIB

Polres Tanjab Barat Gelar Pembuatan Pupuk Kompos Serentak di 50 Desa

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi "GAS POLL kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di 50 Desa se Kab. Tanjab Barat, Jumat (10/07/20).

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjab Barat menggelar Kegiatan Edukasi Massif dan serentak Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan Menjadi Pupuk Kompos (GAS POLL) di 50 Desa se Tanjab Barat.

Gerakan ini dilakukan oleh Babinkamtibmas jajaran Polres Tanjab Barat dengan sasaran kelompok tani, masyarakat dan pengelola lahan.

“Kegiatan edukasi masif serentak di 50 desa ini merupakan hari yang kelima,” ungkap Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Jumat (10/07/20).

Penyampaia materi melalui Video Singkat Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk kompos.

BACA JUGA :  Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri

“Pembuatan kompos dari bahan dasar dari rumput menjadi pupuk kompos kepada seluruh masyarakat desa dengan tujuan membuat Vaksin Cegah KARHUTLA tahun 2020,” terang Guntur.

Selain itu program GAS POLL ini sebagai dukungan moril Polri kepada para kelompok tani dan masyarakat desa untuk meningkatkan produktifitas manfaatkan limbah lahan guna kesejahteraan taraf hidup ekonomi petani.

“Karena bagaimanapun produksi hasil pertanian yang maksimal dibutuhkan perawatan berupa pupuk organik atau pupuk kompos sehingga manfaat pupuk kompos dan cara pembuatan secara praktis dan yang mempunyai nilai ganda guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam

Setelah ini menyebar dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat diharapkan dapat mengubah pemahaman masyarakat akan kerugian dari akibat kebakaran lahan dan atau hutan serta dampak pada kesehatan maupun lingkungan hidup.

“Makan akan lebih baik limbah tersebut dijadikan pupuk kompos yang bernilai ekonomis,” tandas Kapolres.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Asisten I Pimpin Rapat Persiapan MTQ Kabupaten Di Senyerang

Berita

Resmi Ditutup, Latsar CPNS Secara Daring BKPSDM Tanjab Barat Sukses

Berita

FJJ Gelar Lomba Da’i Cilik dan Stand Kuliner, Ayo Buruan Daftar

Berita

Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Rencana Penyiapan PPKM Mikro

Berita OPD

Korban Kebakaran Di Desa Sungai Landak Terima Bantuan

Berita

Tuan Rumah MTQ Kabupaten Ke 49, Camatan Tebing Tinggi Mulai Lakukan Persiapan

Berita

Cek Endra Resmikan Graha KAHMI Provinsi Jambi

Berita

Kunker ke Tanjab Barat, Ini Agenda Kasdam II/Sriwijaya