indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polda Jambi dan RS Bhayangkara Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit Gratis Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun Bachyuni Deliansyah Resmi Dilantik Gubernur Jambi Jadi Pj bupati Muaro Jambi Sudah Kenal Sejak Lama, Hamas Siap Dukung Program Unggulan Al Haris

Home / Kriminal / Peristiwa

Kamis, 7 Mei 2020 - 10:05 WIB

Sakit Hati Jadi Alasan Pelaku Bunuh Gadis yang Ditemukan Tinggal Tulang dan Tengkorak Di Betara

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Memberikan Keterangan Pers di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (07/05/20)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Saat Memberikan Keterangan Pers di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (07/05/20)

KUALA TUNGKAL – Polisi tak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar kelas 3 SMP N 1 Betara bernama Inah (17 tahun 8 bulan) di Perkebunan Sawit RT 01 Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betata.

Menurut keterangan kepolisian, motif pembunuhan Inah yang dilakukan oleh tersangka FR (21) warga Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan lantaran sakit hati dengan korban.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan, Satreskrim Polres Tanjab Barat berhasil membekuk tersangka FR pada Rabu (06/05/20) di kediamannya.

BACA JUGA :  Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

“Jadi motifnya sakit hati, karena perkataan korban, pengakuan tersangka seperti itu,” ujar Guntur di Mapolres, Kamis (07/05/20) siang.

Dikatakan Guntur, pelaku dan korban bukan teman dekat, hanya kenal lewat WhataApp, selain itu keduanya terlibat piutang Rp 250 ribu.

Guntur menyampaikan, berdasarkan pengakuan tersangka pembunuhan dilakukannya sendiri pada 10 Februari 2020 pada siang hari dengan mengajak korban ketemuan di TKP dengan cara dicekik.

BACA JUGA :  Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga

“Pelaku ini kita ancam dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 339 KUHP,” tandasnya.

Sementara pelaku, mengakui perbuatannya menghabisi korban hanya spontan tampa perencanaan dengan cara mencekik leher korban.

“Korban ada utang dengan saya Rp 250 ribu, dari nagih utang itu lah, dia ngomong kasar, sakit hati saya,” katanya.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penipuan Uang dengan Korban Seorang Nenek di Kuala Tungkal

Peristiwa

Kondisi Mobil Carry Pickup Pasca Tabrakan dengan Bus Hino Family Raya

Peristiwa

BREAKING NEWS : Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Gegerkan Warga Senyerang

Kriminal

BNNP Jambi Gulung Jaringan Narkoba di Tanjab Timur

Peristiwa

Zulfan Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Kerabat Baca Yasin dan Doa Bersama di Lokasi Pencarian

Peristiwa

BREAKING NEWS : Dua Mobil Terlibat Lakalantas di Jalan Lintas Timur Desa Terjun Jaya

Peristiwa

Dihantam Puting Beliung, Rumah Warga di Tanjabbar Rusak Berat

Kriminal

Polda Jambi Tangkap Tiga Terdug Kurir Sabu di Tanjab Barat, Sabu Seberat 1 Kg Diamankan