indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Cara Setting Chat WhatsApp Langsung Hilang Setelah Dibaca BREAKING NEWS : Pria Dewasa di Temukan Tidak Bernyawa di Kamar Hotel Yello Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air

Home / Berita

Senin, 29 Juni 2020 - 15:10 WIB

Sengketa Lahan Teluk Nilau, Bupati Safrial Terima Perwakilan Pendemo

FOTO : Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, Senin (29/06/20).

FOTO : Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, Senin (29/06/20).

KUALA TUNGKAL – Menanggapi aksi demo ratusan petani yang tergabung di dalam Serikat Tani Nasional Tanjung Jabung Barat dan Forum Masyarakat Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Senin (29/06/20).

Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial memberikan respon dengan membuka ruang mediasi, bersama perwakilan warganya tersebut di ruang kerja Bupati.

Ditemui usai mediasi, Bupati Safrial menyampaikan pemerintah akan segera melakulan pemanggilan kepada pihak korporasi, masyarakat serta pihak terkait lainnya untuk penyelesaian sengketa.

“Insya allah, tanggal enam Juli nanti, kita akan panggil pihak korporasi, kelompok tani, BPN, dan Camat, dan kita lihat duduk persoalannya, nanti kita sama-sama cari kebenarannya, agar kedepan masalah seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

BACA JUGA :  4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB

“Insya allah kami (Pemkab) siap menyelesaikan masalah ini sesuai batas kemampuan kami, tentu kami ambil tindakan tegas terhadap lahan kerjasama yang dasar hukumnya tidak jelas,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati berharap pertemuan berikutnya akan didapat solusi atas permasalahan sengketa lahan ini sehingga tuntutan masyarakat Teluk Nilau bisa terpenuhi.

BACA JUGA :  Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi

“Harapan kita, nanti bisa cari solusi sehingga apa yang menjadi tuntutan masyarakat teluk nilau ini bisa terpenuhi, jadi nanti kita lihat, kita urai, sehingga kasus ini terang benderang,” pungkasnya.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya, masyarakat teluk nilau menyampaikan keluhannya terkait tanah perkebunan seluas lebih kurang 1000 Hektare yang selama ini dinilai telah dirampas oleh korporasi yang beroperasi di wilayah Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, dalam hal ini PT Wira Karya Sakti (WKS) dan PT Trimitra Lestari (TML).(hms/edt)

Share :

Baca Juga

Berita

10 Tahanan Titipan Kejari di Rapid Tes, Begini Hasilnya

Berita

Pagi Ini Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Pengabuan 2021-2025 Dilantik

Berita

Terkait Angkutan Batu Bara, Polda Jambi Berharap Dirjen Pertambangan Lakukan Sanksi Bagi Perusahaan Melanggar

Berita

Danrem 042 Gapu Pimpin Rakor Persiapan Siaga Bencana Karhutla di Provinsi Jambi

Berita

Tekan Kriminalitas, 4 Pemuda Mabuk Diamankan Polisi

Berita

Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya

Berita

BNN Tembak 2 Bandar Narkoba di Pulau Pandan, Salah Satunya Warga Tanjabbar

Berita

Bupati Tanjab Barat Dikabarkan Sakit, Wabup : Kondisi Beliau Masih Lemas