LIVE TV
Sukses, Pelatihan E-learning Bagi ASN BPSDM Provinsi Jambi Ditutup Koramil Jambi Selatan Kodim 0415/Batanghari Laksanakan Vaksinasi Serentak Update Ranking Alexa 37 Media Online di Jambi, 5 Maret 2021 Bupati Tanjabbar Bersama Kapolda Jambi Cek Embung Air di Muntialo Danrem 042 Gapu Minta Perusahaan Perkebunan Sinergi Dalam Pengendalian Karhutla

Home / Berita

Senin, 29 Juni 2020 - 15:10 WIB

Sengketa Lahan Teluk Nilau, Bupati Safrial Terima Perwakilan Pendemo

FOTO : Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, Senin (29/06/20).

FOTO : Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, Senin (29/06/20).

KUALA TUNGKAL – Menanggapi aksi demo ratusan petani yang tergabung di dalam Serikat Tani Nasional Tanjung Jabung Barat dan Forum Masyarakat Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Senin (29/06/20).

Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial memberikan respon dengan membuka ruang mediasi, bersama perwakilan warganya tersebut di ruang kerja Bupati.

Ditemui usai mediasi, Bupati Safrial menyampaikan pemerintah akan segera melakulan pemanggilan kepada pihak korporasi, masyarakat serta pihak terkait lainnya untuk penyelesaian sengketa.

BACA JUGA :  Wabup Hairan Pastikan Sidak Kedisiplinan ASN Tiap OPD

“Insya allah, tanggal enam Juli nanti, kita akan panggil pihak korporasi, kelompok tani, BPN, dan Camat, dan kita lihat duduk persoalannya, nanti kita sama-sama cari kebenarannya, agar kedepan masalah seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

“Insya allah kami (Pemkab) siap menyelesaikan masalah ini sesuai batas kemampuan kami, tentu kami ambil tindakan tegas terhadap lahan kerjasama yang dasar hukumnya tidak jelas,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Polres Tanjab Barat Dalam Penanganan Karhutla

Lebih lanjut Bupati berharap pertemuan berikutnya akan didapat solusi atas permasalahan sengketa lahan ini sehingga tuntutan masyarakat Teluk Nilau bisa terpenuhi.

“Harapan kita, nanti bisa cari solusi sehingga apa yang menjadi tuntutan masyarakat teluk nilau ini bisa terpenuhi, jadi nanti kita lihat, kita urai, sehingga kasus ini terang benderang,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Danrem 042 Gapu Minta Perusahaan Perkebunan Sinergi Dalam Pengendalian Karhutla

Sebagaimana di beritakan sebelumnya, masyarakat teluk nilau menyampaikan keluhannya terkait tanah perkebunan seluas lebih kurang 1000 Hektare yang selama ini dinilai telah dirampas oleh korporasi yang beroperasi di wilayah Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, dalam hal ini PT Wira Karya Sakti (WKS) dan PT Trimitra Lestari (TML).(hms/edt)

Share :

Baca Juga

Berita

Pelamar CPNS Tanjab Barat Tembus 2.900 Ribu Lebih

Berita

Ini Pengumuman Hasil Tes Ujian SKD CPNS 2019 Provinsi Jambi

Berita

Tawaran Pinjol via SMS Kian Marak, Jangan Terjebak!

Berita

Danrem 042 Gapu Tegaskan Peserta Seleksi Calon Tamtama PK Gel II 2020 Harus Bersaing Secara Sehat

Berita

Safrial Kukuhkan Pengurus Himpunan Keluarga Melayu Kabupaten Tanjab Barat

Berita

Kodim 0419/Tanjab Barat Siapkan 60 Peserta Seleksi Calon Bintara PK TNI AD

Berita

Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke 75, Persit KCK Jambi Gelar IVA Test Gratis

Berita

Bawaslu Tanjab Barat Copot 56 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan