YTUBE
35 Jam Pencarian, Pemancing Diterkam Buaya di Sungai Dendang Ditemukan Basarnas : Tubuh Korban Ditemukan Utuh, Ada Luka Gigitan Buaya di Kaki Korban Terkam Buaya Saat Mancing di Sungai Dendang Ditemukan 15 KM dari TKP Satu Rumah dan Bedeng Empat Pintu Terbakar di Jalan Panglima Tanjabbar BREAKING NEWS : Rumah Warga di Binakarya Timur Tungkal II Terbakar

Home / Berita

Rabu, 3 Februari 2021 - 22:39 WIB

Terkait Berita Pelatih Sepakbola di Tangkap Polisi, Begini Kata Ketua PSSI Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Terkait pemberitaan Pelatih sepakbola disalah satu desa di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat inisial JK (27) diamankan polisi pada Rabu (03/02/21) terkait dugaan tindak asusila.

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tanjab Barat, Hendry fonda angkat bicara.

Fonda mengatakan jika oknum tersebut bukan pelatih berlisensi PSSI, tetapi memang dia melatih anak-anak main sepakbola di desanya.

“Jadi yang bersangkutan itu bukan bukan pelatih sepakbola yang berlisensi dan terdata di PSSI Tanjab Barat,” terang Fonda, Rabu (03/02/21) malam.

Menurutnya informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi lain di masyarakat.

BACA JUGA :  Polsek Sungai Manau Bangun Bak Penampungan Air Bersih Untuk Panti Jompo

“Soalnya kasihan kawan-kawan di sini. Iya. Diteleponin oleh baik seniornya baik koleganya di kabupaten lain,” ungkap Fonda.

“Kalau saya pikir itu kalau beritanya pelatih bola di Tanjab Barat setuju, Karena memang dia domisilinya di Desa dalam Kab. Tanjab Barat, tapi bukan Pelatih Sepakbola Tanjab Barat,” sambungnya.

“Artinya, cuma sekadar pelatih dan melatih anak-anak untuk belajar sepakbola di desa gitu memang,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakaan Polisi Polsek Merlung melakukan penangkapan terhadap JK (27), Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA :  Basarnas : Tubuh Korban Ditemukan Utuh, Ada Luka Gigitan Buaya di Kaki

Ia ditangap di rumahnya atas laporan korban tindak asusila terhadap anak didiknya yang dilatih sepakbola.

Penangkapan dilakukan polisi guna mengantisipasi pelaku melarikan diri dari rumahnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Merlung, AKP Hardianto, ia menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sudah mengamankan pelaku dirumahnya.

“Iya pelakunya saat ini tengah diperiksa,” kata Hardianto.

Ia menyebutkan bahwa dari keterangan para korban yang melaporkan perbuatan pelaku tersebut ada yang diduga di Sodomi.

“Ada yang diduga di sodomi kalau dari laporan, tapi kita akan dalami lebih dulu,” sebut Kapolsek.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Hasil Rapid Test 284 Pedagang Empat Pasar di Kuala Tungkal Non Reaktif

Berita

Seorang Kakek Di Parit 4 Kampung Nelayan Hilang Saat Ke Kebun

Berita

Hadiri HPN, Al Haris : Pemimpin yang alergi Sama Wartawan, Pemimpin Itu yang Salah

Berita

Kapolres Tanjab Barat Gelar ‘Ngopi Ke Papadaan’ dengan Warga Tebing Tinggi

Berita

Polisi Buru Pelaku Perkosaan Pengunjung Wisata Bukit Batu Suban

Berita

Lagi, 5 Warga Tanjabbar Terpapar Positif Covid-19

Berita

Kodim 0419/Tanjab Bagikan Daging Qurban Door to Door

Berita

Tim Gabungan Sat Polairud Polres Tanjab Barat Goro di Kelenteng