indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
21 Instansi di Kota Jambi Beri Layanan Terpusat di Mall Pelayanan Publik Waspada Kebakaran, Damkar dan Penyelamatan Tanjab Barat Himbau Warga Lakukan Ini Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat Polres Bungo Buka Bengkel Gratis Layani Pelanggar Knalpot Brong 75 Peserta Mengikuti USPK Paket B, Erham : Ijazah Bisa Digunakan Untuk Melanjutkan Pendidikan Formal

Home / Berita

Rabu, 3 Februari 2021 - 22:39 WIB

Terkait Berita Pelatih Sepakbola di Tangkap Polisi, Begini Kata Ketua PSSI Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Terkait pemberitaan Pelatih sepakbola disalah satu desa di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat inisial JK (27) diamankan polisi pada Rabu (03/02/21) terkait dugaan tindak asusila.

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tanjab Barat, Hendry fonda angkat bicara.

Fonda mengatakan jika oknum tersebut bukan pelatih berlisensi PSSI, tetapi memang dia melatih anak-anak main sepakbola di desanya.

“Jadi yang bersangkutan itu bukan bukan pelatih sepakbola yang berlisensi dan terdata di PSSI Tanjab Barat,” terang Fonda, Rabu (03/02/21) malam.

Menurutnya informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi lain di masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam

“Soalnya kasihan kawan-kawan di sini. Iya. Diteleponin oleh baik seniornya baik koleganya di kabupaten lain,” ungkap Fonda.

“Kalau saya pikir itu kalau beritanya pelatih bola di Tanjab Barat setuju, Karena memang dia domisilinya di Desa dalam Kab. Tanjab Barat, tapi bukan Pelatih Sepakbola Tanjab Barat,” sambungnya.

“Artinya, cuma sekadar pelatih dan melatih anak-anak untuk belajar sepakbola di desa gitu memang,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakaan Polisi Polsek Merlung melakukan penangkapan terhadap JK (27), Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA :  Bupati Muaro Jambi Resmikan Desa Wisata Lubuk Guci Mas Desa Muaro Pijoan

Ia ditangap di rumahnya atas laporan korban tindak asusila terhadap anak didiknya yang dilatih sepakbola.

Penangkapan dilakukan polisi guna mengantisipasi pelaku melarikan diri dari rumahnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Merlung, AKP Hardianto, ia menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sudah mengamankan pelaku dirumahnya.

“Iya pelakunya saat ini tengah diperiksa,” kata Hardianto.

Ia menyebutkan bahwa dari keterangan para korban yang melaporkan perbuatan pelaku tersebut ada yang diduga di Sodomi.

“Ada yang diduga di sodomi kalau dari laporan, tapi kita akan dalami lebih dulu,” sebut Kapolsek.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pasca Cuti Lebaran Gelombang Pertama, Danrem 042 Gapu Minta Prajuritnya Tetap Siaga

Berita

Usai Dilantik, Ketua Pengurus PBSI Kabupaten Tanjab Barat Menyampaikan Ini

Berita

Serah Terima Jabatan Panglima TNI di Mabes TNI

Berita

Sebar Vaksin Karhutla, Polres Tanjabbar Gelar Latihan Pembuatan Kompos Pada Kelompok Tani di Desa Sasaran

Berita

Bupati Tanjabbar Halal Bi Halal Virtual Bersama Pemprov Jambi

Berita

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Berita

Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab Sosialisasikan Pilkada 2020 Damai dan Sehat di Tungkal Ulu

Berita

Kenang Jasa Pahlawan, Pemkab Tanjab Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan