LIVE TV
Warga Parit Bilal Tangkap Buaya Sepanjang 2,5 Meter Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Wabup Temukan Banyak Absen ASN Bolong Bupati dan Pj Gubernur Tinjau Balai Adat dan Pos Pelayanan Ops Ketupat di Terminal Pembengis Wabup Hairan Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Mudik Perbatasan Jambi-Riau di Batang Asam Danrem 042/Gapu Dampingi Pj Gubernur Tinjau Pos Penyekatan Jambi-Riau

Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:14 WIB

Untuk Antisipasi, Gugus Tugas Tanjab Barat Siapkan Lima Peti Jenazah Pasien Covid-19

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Sebagai antisipasi dan kesiap siagaan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Tim Gugus Pencegahan dan Penanggulangan Covid -19 siapkan lima peti jenazah bagi pasien meningggal terenfeksi virus Corona.

Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat mengungkapan hal ini saat dikonfirmasi di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati, Kamis (28/05/29).

“Jadi kita sudah siapkan lima unit peti jenazah, sebelumnya kita mohon maaf. Ini sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan gugus tugas kita,” sebutnya seraya meminta maaf.

Lanjut Taharrudin menerangkan bahwa peti jenazah yang digunakan pun memang sesuai dengan peti jenazah yang digunakan untuk pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 seperti dalam peti jenazah telah dilengkapi alumunium foil.

BACA JUGA :  Segini Harga Vaksin Gotong Royong Lengkap per Orang

“Kita sudah lengkapi dipeti mati itu dengan alumunium foil yang kedap dengan air dan udara. Artinya jika ada pasien yang meninggal positif Covid-19 ketika dimakamkan tidak akan mengkontaminasi baik secara udara maupun air,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sesuai dengan protokol kesehatan, pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 harus dimakamkan paling lama empat jam setelah pasien dinyatakan meninggal.

Hal ini juga lah kata Taharuddin, pemkab menyiapkan lokasi lahan yang tidak terlalu jauh di Betara.

BACA JUGA :  Warga Parit Bilal Tangkap Buaya Sepanjang 2,5 Meter

“Saat ini kita mempunyai dua tempat isolasi di Kuala Tungkal dan di Merlung. Jadi memang lokasi yang kita sediakan itu sesuai dengan waktu dari tempat isolasi masing-masing paling lama dua jam. Jadi pas lah dengan waktu maksimal empat jam,” sebutnya.

Dalam masa pademi corona ini, Taharauddin juga menghimbau masyarakat Tanjab Barat tetap gunakan masker, jaga jarak dan patuhi protokol covid-19.

“Mari sama-sama kita memutus mata rantai Covid-19 ini agar warga kita jangan sampai terkena covid 19,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ini Besaran Zakat Fitrah 2021 di Tanjab Barat

Covid-19

Corona Provinsi Jambi, Minggu 5 April, ODP Berkurang 52 Kasus

Tanjab Barat

Tuan Guru Haji Nanang-Hairan Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat

Safrial dan Dir PLN Resmikan Jaringan Listrik 19 Desa di 3 Kecamatan

Covid-19

Polisi dan TNI Bubarkan Kerumunan Warga di Warnet dan Tongkrongan

Covid-19

Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 2 Orang, Sembuh Bertambah 4 Orang

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak dan Arahan Satuan Gugus Tugas Covid-19

Daerah

Terkait Isu Penjokian dalam Coklit, Begini Kata KPU