LIVETV
SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional Penyelundupan Part Mobil Tua Jenis Land Rover Digagalka Petugas Perbatasan Ivan Wirata Angkat Bicara Terkait Kelangkaan BBM Ini Motif dan Desain Seragam Batik KORPRI Terbaru Yonif Raider Khusus 732/Banau Laksanakan Vaksinasi Covid-19




Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:14 WIB

Untuk Antisipasi, Gugus Tugas Tanjab Barat Siapkan Lima Peti Jenazah Pasien Covid-19

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Sebagai antisipasi dan kesiap siagaan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Tim Gugus Pencegahan dan Penanggulangan Covid -19 siapkan lima peti jenazah bagi pasien meningggal terenfeksi virus Corona.

Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat mengungkapan hal ini saat dikonfirmasi di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati, Kamis (28/05/29).

“Jadi kita sudah siapkan lima unit peti jenazah, sebelumnya kita mohon maaf. Ini sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan gugus tugas kita,” sebutnya seraya meminta maaf.

BACA JUGA :  Gubernur Jambi Nyatakan Tahun 2022 Tahun Pertama Penerapan Dumisake

Lanjut Taharrudin menerangkan bahwa peti jenazah yang digunakan pun memang sesuai dengan peti jenazah yang digunakan untuk pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 seperti dalam peti jenazah telah dilengkapi alumunium foil.

“Kita sudah lengkapi dipeti mati itu dengan alumunium foil yang kedap dengan air dan udara. Artinya jika ada pasien yang meninggal positif Covid-19 ketika dimakamkan tidak akan mengkontaminasi baik secara udara maupun air,” ujarnya.

BACA JUGA :  Terkait Hasil Assessment Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Al Haris Bilang Begini

Lebih lanjut dijelaskannya, sesuai dengan protokol kesehatan, pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 harus dimakamkan paling lama empat jam setelah pasien dinyatakan meninggal.

Hal ini juga lah kata Taharuddin, pemkab menyiapkan lokasi lahan yang tidak terlalu jauh di Betara.

“Saat ini kita mempunyai dua tempat isolasi di Kuala Tungkal dan di Merlung. Jadi memang lokasi yang kita sediakan itu sesuai dengan waktu dari tempat isolasi masing-masing paling lama dua jam. Jadi pas lah dengan waktu maksimal empat jam,” sebutnya.

BACA JUGA :  PetroChina Gelar Sosialisasi Pengenalan Kegiatan Hulu Migas Bersama HMI Cabang Tanjabbar

Dalam masa pademi corona ini, Taharauddin juga menghimbau masyarakat Tanjab Barat tetap gunakan masker, jaga jarak dan patuhi protokol covid-19.

“Mari sama-sama kita memutus mata rantai Covid-19 ini agar warga kita jangan sampai terkena covid 19,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tunjangan ASN Tanjabbar Berupa Beras Petani Lokal Tahap Awal Terealisasi

Peristiwa

BREAKING NEWS : Tabrakan Mobil Vs Motor di Muntialo, Pemotor Luka Parah

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak

Covid-19

Kabar Baik, 1 Pasien Positif Covid-19 Tanjab Barat Sembuh

Covid-19

Di Jambi, 33 Pasien Terindikasi Covid-19 Tunggu Hasil Swab

Tanjab Barat

Ini Pesan Bupati Tanjab Barat Saat Meninjau Pemungutan Suara di TPS Pilkada Serentak 2020

Tanjab Barat

Sampaikan Aspirasi Buruh, Bupati Tanjab Barat Surati Presiden

Tanjab Barat

Peduli Pasien Isolasi : Polres, Kodim serta HMI dan Petani Sayur Hidroponik Bagikan Hasil Panen