indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
12 Orang Kepala Desa se Kecamatan Muaro Sebo Dikukuhkan Sebagai Pemangku Adat Penyuluhan Wasbang Membina Komponen Masyarakat Cinta Tanah Air Antisipasi Wabah PMK, Polisi dan TNI di Sungai Gelam Lakukan Pemeriksaan Ternak di Kandang Dua WBP Lapas Kuala Tungkal Menerima Remisi di Hari Raya Waisak Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya

Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:14 WIB

Untuk Antisipasi, Gugus Tugas Tanjab Barat Siapkan Lima Peti Jenazah Pasien Covid-19

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Sebagai antisipasi dan kesiap siagaan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Tim Gugus Pencegahan dan Penanggulangan Covid -19 siapkan lima peti jenazah bagi pasien meningggal terenfeksi virus Corona.

Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat mengungkapan hal ini saat dikonfirmasi di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati, Kamis (28/05/29).

“Jadi kita sudah siapkan lima unit peti jenazah, sebelumnya kita mohon maaf. Ini sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan gugus tugas kita,” sebutnya seraya meminta maaf.

Lanjut Taharrudin menerangkan bahwa peti jenazah yang digunakan pun memang sesuai dengan peti jenazah yang digunakan untuk pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 seperti dalam peti jenazah telah dilengkapi alumunium foil.

BACA JUGA :  Gandeng Instansi Terkait, Satgas TMMD ke-113 Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat

“Kita sudah lengkapi dipeti mati itu dengan alumunium foil yang kedap dengan air dan udara. Artinya jika ada pasien yang meninggal positif Covid-19 ketika dimakamkan tidak akan mengkontaminasi baik secara udara maupun air,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sesuai dengan protokol kesehatan, pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid 19 harus dimakamkan paling lama empat jam setelah pasien dinyatakan meninggal.

Hal ini juga lah kata Taharuddin, pemkab menyiapkan lokasi lahan yang tidak terlalu jauh di Betara.

BACA JUGA :  Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat

“Saat ini kita mempunyai dua tempat isolasi di Kuala Tungkal dan di Merlung. Jadi memang lokasi yang kita sediakan itu sesuai dengan waktu dari tempat isolasi masing-masing paling lama dua jam. Jadi pas lah dengan waktu maksimal empat jam,” sebutnya.

Dalam masa pademi corona ini, Taharauddin juga menghimbau masyarakat Tanjab Barat tetap gunakan masker, jaga jarak dan patuhi protokol covid-19.

“Mari sama-sama kita memutus mata rantai Covid-19 ini agar warga kita jangan sampai terkena covid 19,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Acara Evaluasi dan Konsolidasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 Aman dan Damai Polres Tanjab Barat Sukses

Covid-19

Mengejutkan! Pasien Positif Covid-19 di Jambi Hari Ini Bertambah 11 Kasus, Total Jadi 32

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Tinjau Balai Benih Ikan di Desa Pembengis

Tanjab Barat

Pengantar Sabu Ala Empek-Empek ke Lapas Kuala Tungkal Pernah Satu Sel

Covid-19

Dampak Corona, PN Kuala Tungkal Lakukan Persidangan Via Teleconference

Tanjab Barat

Wakil Bupati Tanjabbar Launching Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2021

Tanjab Barat

Kisah Ibu Suprapti, Guru dari Pedesaan Tanjab Barat, Ajarkan Anak Baca Tulis di Tengah Pandemi

Tanjab Barat

DPO Curanmor Polres Indragiri Hulu Ditangkup di Kuala Tungkal