Menhan Jajaki Kerja Sama Bela Negara dengan LDII

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 9 Juli 2023 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto silaturrahim ke kantor DPP LDII di Jakarta, pada Kamis (6/7/23). Foto: LINES.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto silaturrahim ke kantor DPP LDII di Jakarta, pada Kamis (6/7/23). Foto: LINES.

JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto silaturrahim ke kantor DPP LDII di Jakarta, pada Kamis (6/7/23).

Dalam pertemuan tersebut, Kemenhan dan DPP LDII menjajaki kerja sama bela negara.

“Kami dari Kementerian Pertahanan tentu berkepentingan dengan peran-peran dakwah LDII, terutama dakwah kebangsaan. Bagaimana kemudian menanamkan ideologi Indonesia Pancasila agar semakin kuat melalui dakwah-dakwah yang dilakukan oleh LDII,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Menhan ingin ada kerja sama yang lebih intens dengan LDII terkait dengan program- program bela negara. Dahnil senang kunjungannya bisa diterima secara poisitif oleh LDII. Ide-ide dan usulan kerja sama dengan LDII, akan ia sampaikan kepada Menhan Prabowo.

“LDII menjadi salah satu ormas Islam yang punya peran signifikan di Indonesia dalam menjaga harmonisasi nilai-nilai Islam dan keindonesiaan menjadi satu tarikan nafas. Peran dakwah tersebut sangat vital,” katanya.

Dalam pertemuan perdana itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso senang, karena LDII bisa membuka kerja sama lebih lanjut di bidang wawasan kebangsaan dan bela negara.

Menurutnya, pertahanan itu bukan hanya tanggung jawabnya formal Menteri Pertahanan, tetapi rakyat juga mempunyai peran yang cukup penting. “Bahkan yang paling basis, elemen pertahanan ada di rakyat dan kami mempunyai umat untuk kepentingan itu,” katanya

KH Chriswanto Santoso menegaskan, komunikasi dengan Kementerian Pertahanan akan memberikan bekal yang cukup bagus kepada umat. Sehingga umat akan menyadari perannya bukan hanya sebagai rakyat, tapi punya peran kontribusi untuk kepentingan pertahanan negara.

“Kita lahir di Indonesia, hidup di Indonesia, mati insya Allah juga di Indonesia. Maka mau tidak mau ya kita berkepentingan dengan eksistensi stabilitasnya Indonesia,” katanya.

KH Chriswanto menambahkan, LDII memiliki kapasitas namun sebagai ormas memiliki otoritas terbatas. Dengan adanya komunikasi dengan pemilik otoritas seperti Kementerian Pertahanan, akan memperkuat pengabdian LDII untuk bangsa dan merealisasikan kepentingan masyarakat.

“Karena bagi kami khoirunnas anfa’uhumlinnas, maksudnya pengabdian LDII harus bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.(edt)

Penulis : Angah

Editor : Redaksi

Sumber Berita: DPP LDII

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Beri ‘Kado Besar’ di May Day 2026: Dari Pengakuan Marsinah hingga Perlindungan Pekerja Digital
Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan
Menaker: Kesehatan Mental Kini Wajib Masuk Standar SMK3 Perusahaan
Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Baru
Menaker Yassierli: Pelatihan Vokasi 2026 Fokus Cetak SDM Kompeten dan Siap Kerja
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan
Berita ini 148 kali dibaca
Untuk saran dan pemberian informasi kepada LINTASTUNGKAL.com, silakan kontak ke email redaksi : lintastungkal@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Beri ‘Kado Besar’ di May Day 2026: Dari Pengakuan Marsinah hingga Perlindungan Pekerja Digital

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:35 WIB

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

Kamis, 30 April 2026 - 17:47 WIB

Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Rabu, 29 April 2026 - 00:24 WIB

Menaker: Kesehatan Mental Kini Wajib Masuk Standar SMK3 Perusahaan

Senin, 27 April 2026 - 18:56 WIB

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Baru

Berita Terbaru