YTUBE
Trend Penyelundupan BBL ke BBM Subsidi, Benarkan Ekspor Benur Tiada Lagi? Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api

Home / Berita

Selasa, 9 November 2021 - 18:41 WIB

Agar Tidak Menelan Korban Jiwa, BPBD Minta Warga Waspada Banjir Rob

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. Zulfikri, MAP. FOTO : Amirrullah

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. Zulfikri, MAP. FOTO : Amirrullah

KUALA TUNGKALBanjir rob yang kerap melanda kota Kuala Tungkal setiap penghujung tahun kini terjadi kembali, beberapa hari terakhir volume air terus mengalami peningkatan hingga menggenangi sejumlah ruas jalan raya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Zulfikri mengungkapkan bahwa wilayah pesisir Tanjab Barat memang kerap terjadi banjir rob mengingat kondisi kota Kuala Tungkal yang berada didataran rendah.

“Memang sering terjadi di Kuala Tungkal setiap tahun pasang besar hingga menggenangi jalan raya namun hanya sekitar tiga jam saja kemudian surut,”ujar Kalaksa BPBD Tanjab Barat, Senin, (08/11/21).

BACA JUGA :  Mayat Mengapung di Sungai Batanghari Diduga ABK Tugboat KBPC

Disisi lain, sejumlah ruas jalan yang tergenang dengan ketinggian sekitar 10-15 cm malah dijadikan anak-anak sebagai wahana hiburan untuk bermain air. Dalam hal itu, Zulfikri menegaskan agar orang tua untuk tetap waspada dan mengawasi anak anak yang bermain banjir rob, dikhawatirkan kembali terjadi insiden hanyut terbawa arus pasang surut bagian parit maupun sungai.

“Malah anak anak di Kuala Tungkal pada saat musim pasang besar mereka bermain dijalanan, kita minta orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anaknya akan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi air asin itu juga dapat menimbulkan bakteri dan penyakit,”tuturnya.

BACA JUGA :  PUPR dan Wakil DPRD Tanjab Barat minta Alat Berat Pembangunan Jembatan Sungai Nibung Dipindahkan

Dia juga menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah didalam got atau saluran air, sebab dapat menyumbat pembuangan air menuju muara sungai.

“Terkadang kesadaran masyarakat kita juga rendah terhadap sampah, buang sembarangan digot sehingga menyumbat drainase, belum lagi lumpur endapan air pasang menjadi meluap hingga menggenangi jalan dan pemukiman warga,”pungkasnya.(Mir)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Program Serbuan Vaksinasi Nasional

Berita

Fachruddin : Binter Strategi TNI AD Dekat Dengan Rakyat

Berita

HNSI Tanjab Barat Apresiasi Pelatihan Oleh Direktorat Jendral Bea dan Cukai

Berita

Meski Pandemi, Warga Kota Kuala Tungkal Tetap Ramai Berburu Takjil

Berita

Positif Terinfeksi COVID-19, Aa Gym Alami Gejala Ini

Berita

Cegah Corona, 41 Anggota Kodim 0419/Tanjab di Rapid Test

Berita

Pelamar CPNS di Tanjab Barat Tembus 3.221 Orang

Berita

Danrem : Waspada Omicron, Tetap Patuhi Prokes