JAMBI – Skala kerusakan akibat serangan siber yang menghantam Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi akhirnya terkuak. Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengungkapkan bahwa serangan siber pada sistem keamanan bank plat merah tersebut mencapai 6 ribuan rekening Nasabah.
Tragedi perbankan digital ini menyasar lebih dari 6.000 rekening nasabah yang bobol secara serentak dalam insiden yang terjadi pada Minggu (22/2/2026) lalu.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menegaskan bahwa angka tersebut didapat dari hasil pendataan intensif yang dilakukan tim penyidik di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil audit dan pendataan sementara, jumlah mencapai 6.000 rekening Nasabah,” ujar Taufik kepada awak media di Jambi, Rabu (4/3/2026).
Taufik menambahkan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk melacak jejak digital pelaku. Sebagai langkah awal, sejumlah pimpinan hingga staf IT Bank Jambi telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi.
“Kami terus mendalami alur peretasan ini. Fokus kami adalah mengidentifikasi pelaku dan memastikan sejauh mana celah keamanan sistem tersebut dieksploitasi,” lanjutnya.
Di sisi lain, manajemen Bank Jambi dilaporkan masih berjibaku melakukan pemulihan (recovery) total terhadap sistem layanan digital yang sempat lumpuh. Pihak bank juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh dan mengembalikan dana nasabah yang hilang sesuai dengan mekanisme yang berlaku.*
Upatade : Isi berita telah diperbaharui pada Rabu 4 Maret 2026 pukul 22.08 WIB.
Penulis : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal





![SINERGI PEMERINTAH DAN AKADEMISI: Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag (tengah), menyampaikan sambutannya saat menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Kuala Tungkal, Jumat (6/3/2026). Pertemuan ini menjadi ajang penguatan kolaborasi dalam mencerdaskan generasi muda di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketunggalan. [FOTO: PROKOPIM/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0012-225x129.jpg)
![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-225x129.jpg)
![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)



