Harga BBM Nonsubsidi Per 18 April 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik Signifikan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga untuk lini produk BBM Nonsubsidi (Pertamax Turbo dan Dex Series) mulai hari ini, 18 April 2026. Kenaikan yang cukup signifikan ini dipicu oleh dinamika harga minyak mentah dunia dan situasi geopolitik global yang tidak menentu. (GAMBAR : Dok. Istimewa/LT)

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga untuk lini produk BBM Nonsubsidi (Pertamax Turbo dan Dex Series) mulai hari ini, 18 April 2026. Kenaikan yang cukup signifikan ini dipicu oleh dinamika harga minyak mentah dunia dan situasi geopolitik global yang tidak menentu. (GAMBAR : Dok. Istimewa/LT)

FINANSIAL – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif mulai Sabtu, 18 April 2026. Penyesuaian ini menyasar jenis BBM berkualitas tinggi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Perubahan harga ini didasari oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia serta penguatan nilai tukar dolar AS terhadap Rupiah. Langkah ini diambil guna menjaga ekosistem industri energi nasional di tengah kondisi ketegangan geopolitik global yang terus menekan rantai pasok energi dunia.

Disebutkan kenaikan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026 ini berlaku secara nasional di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Meskipun kenaikan terjadi serentak, harga jual di tiap daerah berbeda-beda karena pengaruh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun rincian kenaikan harga untuk wilayah DKI Jakarta adalah sebagai berikut:

  1. Pertamax Turbo (RON 98): Dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter.
  2. Pertamina Dex (CN 53): Dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.
  3. Dexlite (CN 51): Dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter.

Sementara itu, untuk jenis BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite (RON 90) dan Solar Subsidi (Bio Solar), Pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian ESDM untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026 demi menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Harga BBM nonsubsidi di provinsi lain dapat berbeda-beda karena dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Khusus (PBBKB) di masing-masing wilayah. Masyarakat dapat memantau informasi harga terkini melalui situs resmi pertamina.com atau aplikasi MyPertamina.

Berikut rincian wilayah dan estimasi harga terbaru berdasarkan data resmi Pertamina:

1. Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Harga di wilayah ini umumnya menjadi yang paling rendah dibandingkan daerah lain.

  • Provinsi: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT.
  • Pertamax Turbo: Rp19.400 – Rp19.850 per liter.
  • Dexlite: Rp23.600 – Rp24.150 per liter.
  • Pertamina Dex: Rp23.900 – Rp24.450 per liter.

2. Wilayah Sumatera

Kenaikan di Sumatera cukup signifikan, dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari Pulau Jawa karena faktor distribusi dan pajak daerah.

  • Harga di Aceh & Sumut: Pertamax Turbo (Rp19.850), Dexlite (Rp24.150), Pertamina Dex (Rp24.450).
  • Harga di Riau, Sumbar, & Kepulauan Riau: Pertamax Turbo (Rp20.250), Dexlite (Rp24.650), Pertamina Dex (Rp24.950).
  • Zona Khusus Sabang (FTZ): Harga cenderung lebih rendah, contohnya Dexlite di angka Rp22.150 per liter.

3. Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua

Harga di wilayah Indonesia Tengah dan Timur merupakan yang tertinggi secara nasional.

  • Provinsi: Seluruh provinsi di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
  • Pertamax Turbo: Mulai dari Rp19.850 per liter.
  • Dexlite: Mulai dari Rp24.150 per liter.
  • Pertamina Dex: Mulai dari Rp24.450 per liter.

Sebagai catatan, harga Pertalite dan Bio Solar tetap stabil di seluruh Indonesia (Pertalite Rp10.000 dan Bio Solar Rp6.800) karena masih mendapatkan subsidi dari pemerintah hingga akhir 2026.

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: PT Pertamina (Persero)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simpang Siur Soal Gaji ke-13 ASN 2026: Begini Kata Menkeu
Pertamina Pastikan Harga BBM Seluruh Indonesia Tidak Naik Per 1 April 2026
Pemerintah Pastikan Harga BBM Tetap Per 1 April 2026, Stok Dijamin Aman
Pemerintah Terapkan Kebijakan WFH Satu Hari Sepekan Usai Lebaran, Hemat BBM?
“Kiamat” Pensiun Seumur Hidup: MK Beri Deadline 2 Tahun Bongkar Aturan Gaji Pejabat!
Rp143 Miliar Dana Nasabah Bank Jambi Hilang, Rp19 Miliar Terdeteksi Masuk Kripto
Kilas Balik Skandal Bank Jambi: Dari Korupsi Investasi hingga Krisis Saldo
Bank Jambi Lumpuh Digital, Polisi Sebut Sekitar 6 Ribu Rekening Jadi Korban
Berita ini 9 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:51 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Per 18 April 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik Signifikan

Minggu, 12 April 2026 - 00:46 WIB

Simpang Siur Soal Gaji ke-13 ASN 2026: Begini Kata Menkeu

Kamis, 2 April 2026 - 13:36 WIB

Pertamina Pastikan Harga BBM Seluruh Indonesia Tidak Naik Per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:45 WIB

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tetap Per 1 April 2026, Stok Dijamin Aman

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:02 WIB

Pemerintah Terapkan Kebijakan WFH Satu Hari Sepekan Usai Lebaran, Hemat BBM?

Berita Terbaru