Menaker: Serikat Pekerja Mitra Strategis, Bukan Lawan Perusahaan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli (tengah, kemeja krem), didampingi manajemen PT Bridgestone Tire Indonesia, meninjau proses produksi usai menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI di Karawang, Kamis (16/4). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli (tengah, kemeja krem), didampingi manajemen PT Bridgestone Tire Indonesia, meninjau proses produksi usai menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI di Karawang, Kamis (16/4). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemenaker)

KERAWANG — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa serikat pekerja bukan musuh bagi manajemen, melainkan mitra strategis yang mengawal keseimbangan antara hak pekerja dan keberlangsungan bisnis.

Hal ini ditegaskan Menaker saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI antara manajemen PT Bridgestone Tire Indonesia dan Serikat Pekerja di Karawang, Kamis (16/4/2026).

Menurut Yassierli, serikat pekerja adalah instrumen vital dalam membangun hubungan industrial yang sehat. Melalui dialog konstruktif, serikat memastikan hak-hak fundamental pekerja yang dijamin negara tetap terjaga tanpa mengabaikan kesehatan finansial perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Serikat pekerja hadir bukan untuk menghambat bisnis. Justru, mereka adalah benteng bagi hak fundamental pekerja agar terpenuhi lewat dialog yang kondusif,” ujar Menaker.

Lebih lanjut, ia mendorong agar hubungan industrial di Indonesia tidak sekadar berhenti pada level harmonis, tapi harus melompat ke level transformatif. Artinya, perusahaan dan pekerja wajib berbagi visi untuk memacu produktivitas, inovasi, dan daya saing global.

“Kita harus ‘naik kelas’. Hubungan industrial jangan cuma sekadar rukun atau sepakat, tapi harus proaktif dan transformatif. Keduanya harus punya nafas yang sama dalam meningkatkan daya saing perusahaan,” tegasnya.

Menaker menilai, kesepakatan di atas kertas (PKB) tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan semangat kolaborasi nyata. Penandatanganan PKB XVI ini diharapkan menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan
Kemnaker Gandeng TikTok Perkuat Talenta Digital, Targetkan 100.000 Lulusan per Tahun
Siaga Karhutla: Kapolres Tanjab Barat Uji Kecanggihan Teknologi Deteksi Dini di PT WKS
Kapolres Tanjab Barat Gandeng Serikat Buruh Amankan May Day 2026
BCA Kini Tutup Otomatis Rekening Saldo Rp0 Setelah 6 Bulan Pasif
Sampah Jadi Energi di Daerah—Langkah Serius atau Sekadar Latah?
KPK Ungkap Modus Licik Bupati Tulungagung Peras OPD dengan 2 Surat Sakti!
Berita ini 3 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:27 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Mitra Strategis, Bukan Lawan Perusahaan

Jumat, 17 April 2026 - 17:12 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 17:45 WIB

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan

Kamis, 16 April 2026 - 16:56 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok Perkuat Talenta Digital, Targetkan 100.000 Lulusan per Tahun

Rabu, 15 April 2026 - 23:28 WIB

Siaga Karhutla: Kapolres Tanjab Barat Uji Kecanggihan Teknologi Deteksi Dini di PT WKS

Berita Terbaru