LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 11:54 WIB

Banyak Timbulkan Korban, Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan VCS

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. FOTO : Ustimewa

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. FOTO : Ustimewa

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau warga Jambi untuk tidak melakukan Video Call Sex atau VCS yang kini marak menimbulkan banyak korban.

Imbauan tersebut disampaikan Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksmsus) Polda Jambi melalui media sosial IG Resmi Polda Jambi.

“Jangan lakukan VCS dengan siapapun karena bisa direkam dan dijadikan alat pemerasan juga pengancam. Sudah banyak warganet yang menjadi korbannya,” bunyi dalam imbauan tersebut.

BACA JUGA :  Dua Buaya Jumbo Peliharaan Warga di Sungai Gelam Dievakuasi BKSDA Jambi

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengungkapkan imbauan tersebut lantaran mengingat sudah banyak orang menjadi korban pemerasan yang berkaitan dengan pornografi online atau sextortion melalui layanan video call sex (vcs).

“Biasanya saat aktivitas video call sex berjalan, pelaku merekam layar hp korban. Selanjutnya, meng-screenshoot layar handphone yang digunakannya saat korban sedang melakukan aktifitas video call sex, ini sangat berbahaya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Enam ABG Diamankan Polisi Lantaran Lakukan Hal Ini

Bermodalkan screenshoot itu, pelaku pun dengan mudah memeras korban misal dengan meminta pulsa dan sejumlah uang kepada korban. Pelaku juga bisa saja mengancam korban.

“Celakanya jika tidak dipenuhi permintaannya oleh korban, maka video atau tangkapan layar (screenshoot, red) tersebut akan disebarkan kepada rekan-rekan via medsos dan sebagainya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Mulia mengungkapkan, agar terhindar dari pemerasan melalui layanan sek semu atau video call sex adalah dengan tidak mengumbar informasi yang bersifat pribadi di media sosial.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada sehingga tidak menjadi korban.

“Selalu sadar dan menjaga diri agar tidak menjadi obyek pornografi di depan kamera, baik secara offline maupun online,” terang dia.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pelamar CPNS di Tanjab Barat Tembus 3.221 Orang

Berita

Dua Formasi CPNS di Tanjab Barat Masih Kosong Pendaftar

Berita

Keberangkatan 313 JCH Tanjabbar Terancam Ditunda

Berita

111 Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Jambi Dapat Dana Hibah, Fasha : Jangan Digunakan untuk Pribadi

Advetorial

Ini Agenda Kegiatan Kunker Kapolda Jambi Ke Tanjab Barat Esok

Berita

Bawaslu Tanjab Barat Gelar Rapat Pembinaan SDM Pengawasan

Berita

Ini Pemenang Lomba Kreatif Melukis dan Baca Puisi Peringati HJK TNI AD Korem 042/Gapu

Berita

Hari Pertama Ujian CAT SKD Seleksi CPNS Pemkab Tanjab Barat Berjalan Lancar