YTUBE
Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Melalui Pokir, Jamal Wujudkan Penantian KUB Sapat Jaya Seberang Kota Miliki Pompong Didukung Penuh Bea Cukai Jambi, PT CLB Ekspor Madu ke Singapura dan Malaysia Bupati Tanjabbar Sebut Penetapan UMK Perlu Mempertimbangkan Keberlangsungan Usaha Polres Merangin Amankan 13 Pelaku PETI dan 1 Unit Excavator

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 11:54 WIB

Banyak Timbulkan Korban, Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan VCS

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. FOTO : Ustimewa

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. FOTO : Ustimewa

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau warga Jambi untuk tidak melakukan Video Call Sex atau VCS yang kini marak menimbulkan banyak korban.

Imbauan tersebut disampaikan Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksmsus) Polda Jambi melalui media sosial IG Resmi Polda Jambi.

“Jangan lakukan VCS dengan siapapun karena bisa direkam dan dijadikan alat pemerasan juga pengancam. Sudah banyak warganet yang menjadi korbannya,” bunyi dalam imbauan tersebut.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengungkapkan imbauan tersebut lantaran mengingat sudah banyak orang menjadi korban pemerasan yang berkaitan dengan pornografi online atau sextortion melalui layanan video call sex (vcs).

BACA JUGA :  Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga

“Biasanya saat aktivitas video call sex berjalan, pelaku merekam layar hp korban. Selanjutnya, meng-screenshoot layar handphone yang digunakannya saat korban sedang melakukan aktifitas video call sex, ini sangat berbahaya,” jelasnya.

Bermodalkan screenshoot itu, pelaku pun dengan mudah memeras korban misal dengan meminta pulsa dan sejumlah uang kepada korban. Pelaku juga bisa saja mengancam korban.

“Celakanya jika tidak dipenuhi permintaannya oleh korban, maka video atau tangkapan layar (screenshoot, red) tersebut akan disebarkan kepada rekan-rekan via medsos dan sebagainya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Didukung Penuh Bea Cukai Jambi, PT CLB Ekspor Madu ke Singapura dan Malaysia

Mulia mengungkapkan, agar terhindar dari pemerasan melalui layanan sek semu atau video call sex adalah dengan tidak mengumbar informasi yang bersifat pribadi di media sosial.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada sehingga tidak menjadi korban.

“Selalu sadar dan menjaga diri agar tidak menjadi obyek pornografi di depan kamera, baik secara offline maupun online,” terang dia.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Empat Orang Pejabat Tinggi Pratama Tanjabbar Bakal Pensiun

Berita

130 Calon PPK Lulus Tes Tertulis Lanjut Tes Wawancara

Berita

Antisipasi Karhutla, Korem 042 Gapu Siapkan 500 Personil

Berita

Sudah Mediasi, Kasus Video TikTok Diduga Hina Warga Jambi Naik ke Tahap Penyidikan

Berita

Kapolres Stop Izin dan Intruksikan Larang Anggotanya Berpergian Keluar Masuk Wilayah Tanjab Barat

Berita

Malam Pergantian Tahun, Pemkab Tanjab Barat Adakan Tabligh Akbar

Berita

Cek Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Danrem 042 Gapu Vidcon Kepada Semua Jajaran

Berita

Jelang TMMD ke 108, Dandim 0419/Tanjab Coffe Morning Bersama Wartawan Tanjab Barat dan Tanjab Timur