Baru 3 Provinsi Vaksinasi Lengkap 70 Persen Lebih

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 17 Desember 2021 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. Penerima vaksinasi booster adalah 50 Guru Besar FKUI serta sejumlah dokter lainnya.(Dok. Kompas/Kementerian Kesehatan)

Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. Penerima vaksinasi booster adalah 50 Guru Besar FKUI serta sejumlah dokter lainnya.(Dok. Kompas/Kementerian Kesehatan)

JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan baru tiga provinsi yang cakupan vaksinasi lengkapnya berada di atas 70 persen.

Tiga provinsi yang sudah mencapai vaksin dosis lengkap di atas 70 persen yaitu Kepulauan Riau, Yogyakarta, dan Bali.

Hal ini, kata dia, disayangkan karena Indonesia tengah menghadapi ancaman gelombang ketiga Covid-19 akibat kehadiran Omicron dan momentum Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wiku menjelaskan, cakupan vaksinasi dosis lengkap sama pentingnya dengan langkah menjaga mobilitas penduduk di tengah ancaman varian baru Omicron.

“Sebab, cakupan vaksinasi dosis lengkap yang tinggi menunjukkan perlindungan pada masyarakat bisa maksimal,” jelasnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (16/12) sore.

Wiku mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada tiga daerah tersebut yang dapat menggenjot capaian vaksinasi hingga di atas 70 persen.

Oleh karena itu pihaknya mendorong agar daerah lain yang masih di bawah capaian tersebut agar dapat terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi. Terutama, sambungnya, di daerah-daerah yang cakupan vaksinasi lengkapnya masih berada di bawah 40 persen.

“Harap dicatat, masih ada 31 provinsi yang vaksin dosis lengkapnya masih di bawah 70 persen, atau setidaknya 19 provinsi yang di bawah target WHO yaitu 40 persen,” ujarnya.

Namun, apa yang disampaikan pada Kamis sore itu Wiku berbeda dengan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Berdasarkan data vaksinasi Kemenkes, per Kamis (16/12) pukul 12.00 WIB, setidaknya ada empat provinsi yang cakupan vaksinasi lengkapnya berada di atas 70 persen.

“Empat provinsi tersebut merupakan, DKI Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Kepulauan Riau,” kata Wiko.

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul : Ada Ancaman Omicron, Baru 3 Provinsi Vaksinasi Lengkap 70 Persen Lebih.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Beberapa Jam Setelah Pemberhentian Kepala BGN, Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung
Presiden Prabowo Subianto Ganti Total 3 Pimpinan Badan Gizi Nasional
Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan MagangHub
Pertamina Patra Niaga Raih Digital Innovation Awards 2026, MyPertamina Dorong Ekosistem Digital Energi Nasional
Kemnaker Raih Dua Penghargaan Kearsipan Nasional 2026 dari ANRI
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
MK Teguhkan Kepastian Hukum: Jakarta Tetap Ibu Kota Negara hingga Keppres Pemindahan Diterbitkan
Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Berita ini 189 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Hanya Beberapa Jam Setelah Pemberhentian Kepala BGN, Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto Ganti Total 3 Pimpinan Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan MagangHub

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Digital Innovation Awards 2026, MyPertamina Dorong Ekosistem Digital Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Kemnaker Raih Dua Penghargaan Kearsipan Nasional 2026 dari ANRI

Berita Terbaru