LIVE TV
Terduga Pelaku Pembunuhan Janda di Kebun Karet Ditangkap Polisi Tingkatkan Kualitas Kelompok Tani, PetroChina Gandeng FP UNJA Berikan Pelatihan Pembuatan 3-Bio Wabup Hairan Ikuti Rakor Kebijakan Fasikitasi Komda Lansia Provinsi Jambi Kapolda Jambi Tinjau Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Grand Malioboro Prajurit Korem 042 Gapu Dukung Penanganan PPKM di Kota Jambi

Home / Berita

Senin, 3 Mei 2021 - 23:27 WIB

Bupati Mutasi Lurah yang Minta THR Idul Fitri ke Pengusaha

ILUSTRASI : Amplop Surat Minta THR

ILUSTRASI : Amplop Surat Minta THR

JOMBANG – Lurah yang kedapatan meminta Tunjangan Hari Raya (THR) berupa parsel Idul Fitri ke beberapa pengusaha kini dimutasi oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Bupati Mundjidah menilai lurah bernama KS itu melanggar sumpah jabatan karena meminta parsel ke beberapa pengusaha toko dan rumah makan di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“Yang dilakukan (KS) tidak sesuai sumpah jabatannya. Maka hari ini dilakukan pergantian lurah yang baru,” ujar Mundjidah dikutip kompas.tv, Senin (3/5/2021).

Kislan dimutasi menjadi Kepala Seksi Tata Pemerintahan di Kantor Camat Peterongan digantikan oleh Indra Pratama menjadi lurah.

BACA JUGA :  Hj. Fadhilah Sadat : Penanganan Stunting Jadi Bagian Program Prioritas TP-PKK

Indra sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Otonomi Daerah dan Kerja sama di Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Jombang.

Menurut Bupati, mutasi jabatan ini sebagai sanksi disiplin bagi yang bersangkutan.

“Iya (sebagai sanksi disiplin). Sudah kami pertimbangkan semuanya berdasarkan aturan. Sudah jelas semuanya, maka diputuskan diganti,” kata Mundjidah.

KS sendiri sambung Bipati bakal pensiun sebagai PNS pada 22 September 2022.

Ia pun memperingatkan Indra Pratama sebagai Lurah Jombatan baru agar tidak melakukan pungutan liar serupa.

BACA JUGA :  Bob Bee Builder Sumbangkan 100 Peti Mati Khusus Jenazah Covid

“Saya harapkan lurah yang baru melaksanakan amanat sesuai peraturan supaya tidak ada persoalan hukum,” ucap Mundjidah.

Sebelumnya, sebuah surat edaran dari lurah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak viral.

Surat yang terbit pada 28 April 2021 itu berisi permintaan THR berupa parsel ke para pengusaha di daerah setempat.

Adapun THR atau parsel Lebaran Idul Fitri yang diminta secara sukarela tersebut akan diberikan kepada 16 pegawai kelurahan.

Usai surat itu viral, Camat Jombang Muhdlor meminta Kislan menarik surat itu.(Edt)

Share :

Baca Juga

Berita

Waspada Virus Corona, Samsat Kuala Tungkal Tutup Layanan Sementara Hingga 5 April

Berita

Kasus Pencabulan di Tanjab Barat Cukup Tinggi

Berita

Audiensi Dengan Bupati, SMSI Tanjab Barat Tawarkan Kerjasama Profesional

Berita

Danrem 042 Pimpin Pelepasan Pasukan Satgas Teritorial Gelombang III ke Papua

Berita

Peraih Nilai SKD Tertinggi Tanjab Barat dari CPNS Kategori P1/TL, Siapa Dia?

Berita

Fasha, Peringatan Hari Pahlawan Jadi Momentum Jaga Persatuan di Tengah Pilkada 2020

Berita

Danrem 042/Gapu Terima Rombongan KKDN Pasis Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019

Berita

Tindak Lanjut Pertanggungjawab Perusahaan PT SMGP