Dampak Konflik Geopolitik Rusia-Ukraina terhadap Pergerakan Harga Emas dan Pasar Keuangan Global

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andhika Wahyudiono ; Dosen UNTAG Banyuwangi

Andhika Wahyudiono ; Dosen UNTAG Banyuwangi

Volatilitas yang ditunjukkan oleh pasar emas selama konflik ini mencerminkan dinamika yang lebih besar dalam ekonomi global. Ketidakpastian politik dan ekonomi terus memberikan tantangan bagi investor. Namun, banyak yang melihat peluang dalam kondisi ini untuk memanfaatkan harga emas yang lebih tinggi. Volatilitas harga emas, meskipun tinggi, tetap memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan di pasar yang penuh risiko ini.

Pada akhirnya, analisis terhadap dampak konflik Rusia-Ukraina terhadap harga emas dan pasar keuangan global menunjukkan betapa pentingnya peran aset safe-haven seperti emas dalam menghadapi ketidakpastian global. Meskipun penguatan dolar AS dan fluktuasi pasar energi memberikan tantangan, kebutuhan untuk melindungi nilai dalam situasi ketegangan geopolitik terus mendominasi preferensi investasi global. Sebagai hasilnya, harga emas diperkirakan tetap berada dalam kisaran yang lebih tinggi, seiring dengan berlanjutnya ketegangan di Ukraina dan dampaknya terhadap ekonomi global.*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Andhika Wahyudiono ; Dosen UNTAG Banyuwangi

Editor : Redkasi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”
MBG dan KKDM Penyumbang Defisit Terbesar, Investasi SDM atau Jebakan Utang Baru?
Masa Depan ASN PPPK dalam Pusaran UU HKPD: Efisiensi atau Eksekusi?
Membedah Panggung “Zakat Politic”: Saat Kesalehan Umat Jadi Komoditas Citra
Negara Memberi, Negara Menyita: Mengapa Ribuan Warga Kota Jambi Terjebak dalam “Lahan Terlarang” Pertamina?
Analisis Kritis: Mengapa Kopdes Merah Putih Terancam “Layu Sebelum Berkembang”
Menyelamatkan Arakan Sahur; Mengembalikan Bunyi yang Hilang, Memangkas Kemewahan yang Membunuh
Beras & Cabai Tak Tumbuh di Atas Aspal Operasi Pasar: Hentikan Seremonial, Urus Produksi!
Berita ini 247 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:12 WIB

BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

MBG dan KKDM Penyumbang Defisit Terbesar, Investasi SDM atau Jebakan Utang Baru?

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:11 WIB

Masa Depan ASN PPPK dalam Pusaran UU HKPD: Efisiensi atau Eksekusi?

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:54 WIB

Membedah Panggung “Zakat Politic”: Saat Kesalehan Umat Jadi Komoditas Citra

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:41 WIB

Negara Memberi, Negara Menyita: Mengapa Ribuan Warga Kota Jambi Terjebak dalam “Lahan Terlarang” Pertamina?

Berita Terbaru