Desa Penyambungan Tanjab Barat, Suguhkan Buah Durian yang Nikmat dan Lezat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 19 Juli 2021 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

MERLUNG – Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat suguhkan kampung durian kelumbi asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur dari batang pohon.

Desa Penyambungan Kabupaten Tanjab Barat sudah tidak asing lagi bagi pecinta buah durian. Setiap tahun desa ini selalu menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bau buah yang sangat tajam membuat orang terpancing untuk lebih baik memakannya daripada sekadar mencium baunya.

Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Di sini Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian Satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada di dalam kampung Durian Kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi saat gugurnya buah durian dari batang pohonnya.

Kampung Durian Kelumbi Desa Penyambungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat. FOTO : Ary/Nov

Kepala Desa Penyambungan M. Sadat mengatakan Kampung Durian Kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya kebon durian yang luasnya mencapai 36 hektar ini merupakan peninggalan orang tua terdahulu.

Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.

Dijelaskan Sadat, jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam kabupaten maupun luar kabupaten yang datang.

Kampung Durian Kelumbi ini bisa menjadi salah satu Desa Ekowisata di Tanjab Barat, mengingat semua tumbuhan masih asli dan di dalam Kampung Durian Kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jernih yang bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

Sadat minta dukungann dari Pemerintah Tanjab Barat, agar membantu mengembangkan tempat ini, salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan.

“Jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi,” ujar dia.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APP Group Rayakan HUT Provinsi Jambi ke-69 dengan Penanaman Pohon dan Penebaran Benih Ikan
Dualisme Aturan Pakaian Dinas: Antara SE BKN dan Permendagri, ASN Daerah Harus Ikut Siapa?
Wakapolres Tanjab Barat Ikut Tanam Pohon Serentak Provinsi Jambi 2026 untuk Kelestarian Lingkungan
LSM JPK Tanjab Barat dukung POLRI Tetap Berada Langsung dibawah Presiden
Polsek Tungkal Ulu Selamatkan Anak Perempuan Asal Bangka Belitung
Hari Gizi Nasional 2026: Pertamina Patra Niaga Perkuat Program Pengentasan Stunting
Meriah dan Penuh Syukur, Pesta Perak 25 Tahun Gereja HKBP Simpang Rambutan di Desa Suban Kondusif 
Persoel Polress Tanjab Barat Pastikan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja HKBP Simpang Rambutan Kondusif 
Berita ini 1,984 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:04 WIB

APP Group Rayakan HUT Provinsi Jambi ke-69 dengan Penanaman Pohon dan Penebaran Benih Ikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:34 WIB

Dualisme Aturan Pakaian Dinas: Antara SE BKN dan Permendagri, ASN Daerah Harus Ikut Siapa?

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:51 WIB

LSM JPK Tanjab Barat dukung POLRI Tetap Berada Langsung dibawah Presiden

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:41 WIB

Polsek Tungkal Ulu Selamatkan Anak Perempuan Asal Bangka Belitung

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:26 WIB

Hari Gizi Nasional 2026: Pertamina Patra Niaga Perkuat Program Pengentasan Stunting

Berita Terbaru