LIVE
Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam

Home / Berita

Senin, 27 Juli 2020 - 23:03 WIB

Karyawan Positif Covid-19 Bertambah, HBH Minta Pemkab Tutup Sementara PetroChina

FOTO : HBH bersama Suorayogi Saipul saat menerima keluhan para pedagang di Simpang BGP di Pematang Lumut, Senin siang (27/07/20).

FOTO : HBH bersama Suorayogi Saipul saat menerima keluhan para pedagang di Simpang BGP di Pematang Lumut, Senin siang (27/07/20).

BETARA – Hasan Basri Harahap atau HBH mendesak Pemkab Tanjab Barat tutup sementara operasional PT PetroChina Int Ltd menyusul karyawan Terinfeksi Corona bertambah.

Hal itu kata Anggota DPRD Tanjab Barat ini sebagai upaya melindungi ribuan karyawan dari risiko penyebaran pandemi corona di seluruh area kerja dan lingkungan sekitar perusahaan.

“Ambil tindakan cepat sebelum tambah parah, tutup dulu selama 14 hari atau sebulan,” ungkap HBH bersama Suorayogi Saipul saat menerima keluhan para pedagang di Simpang BGP di Pematang Lumut, Senin siang (27/07/20).

BACA JUGA :  Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat

Apalagi jumlah karyawan yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Hingga Senin ini, sudah 15 orang, ini masih berproses swabnya.

Politisi NasDem ini mengaku, usulan ini semata-mata untuk keselamatan ribuan karyawan, subkontraktornya dan terpenting masyarakat sekitar perrusahaan.

Ia khawatir, jika PetroChina terus beroperasi, akan ada lebih banyak karyawan yang terjangkit Covid-19. Apalagi, menurutnya jaga jarak sulit diterapkan maksimal di wilayah kerja PT PetroChina.

BACA JUGA :  Lagi-lagi Seleksi Liga Soeratin U-17 Tanjab Barat Tertunda

“Karyawan itu pergi kerja, duduk dalam bus, sampai di tempat kerja itu sama-sama. Begitu juga, pulang dari tempat kerja dan makan, sama-sama, kos sama-sama. Jadi otomatis penularannya cepat,” kata dia.

Apalagi kata HBH tidak ada upaya mitigasi dan protokol kesehatan tidak diterapkan secara maksimal.

“Kondisi seperti itu bisa berakibat fatal jika tidak diambil langkah pencegahan secepatnya,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Alun-Alun Kota Kuala Tungkal Rencana Mau Dikasih Nama Ini

Berita

Wartawan Tanjabbar Bagi Ribuan Masker Kepada Warga

Berita

Cek Kesiapan TMMD, Dandim 0419/Tanjab Bagikan Sembako dan Masker Gratis Gapu Peduli Sesamo

Berita

257 Napi Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri, 1 Diantaranya Langsung Bebas

Berita

Pekan Depan Vaksin Sinovac Tiba di Tanjab Barat

Berita

Temuan BPK di Tanjabbar, OPD Diminta Kembalikan Uang

Berita

Kebijakan Arab Saudi, Keberangkatan Puluhan Jamaah Umroh Tertunda

Berita

Jaring Calon Bintara Polri, Kasubsektor Tebing Tinggi Door to Door Sekolah