indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
21 Instansi di Kota Jambi Beri Layanan Terpusat di Mall Pelayanan Publik Waspada Kebakaran, Damkar dan Penyelamatan Tanjab Barat Himbau Warga Lakukan Ini Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat Polres Bungo Buka Bengkel Gratis Layani Pelanggar Knalpot Brong 75 Peserta Mengikuti USPK Paket B, Erham : Ijazah Bisa Digunakan Untuk Melanjutkan Pendidikan Formal

Home / Berita

Jumat, 16 April 2021 - 22:43 WIB

Ketua Komite SMAN 1 Tanjabbar Didampingi Aliansi Wartawan Datangi Diskominfo

Ketua Komite SMAN 1 Tanjabbar Didampingi Aliansi Wartawan Tanjung Jabung Barat Sharing dengan Diskominfo. FOTO : Istimewa

Ketua Komite SMAN 1 Tanjabbar Didampingi Aliansi Wartawan Tanjung Jabung Barat Sharing dengan Diskominfo. FOTO : Istimewa

Salah seorang siswa yang ikut dalam silaturahmi yang mereka sebut ‘party’ itu, engan dituliskan namanya, merasa sangat shock dan terpukul dengan judul berita yang dimuat di media dan medsos, padahal yang kami lakukan hanyalah semacam silaturahmi dan berjoget saja, bukan ‘dugem’ yang dituduhkan.

“Setelah berbulan-bulan kami hanya daring tanpa ada tatap muka disekolah dan pada kegiatan itu kami hanya silaturahmi antara sesama siswa yang nantinya setelah kelulusan akan berpisah memilih jalan masing-masing,” ujar siswa itu kecewa.

BACA JUGA :  Waspada Kebakaran, Damkar dan Penyelamatan Tanjab Barat Himbau Warga Lakukan Ini

Sehingga Ketua Komite SMAN 1 Kuala Tungkal, Mardan Hasibuan angkat bicara dan berpesan. Selaku Ketua Komite dirinya meminta kepada rekan media untuk mengklarifikasi judul ‘Dugem’ yang ditulis berbagai media dan medsos pada kegiatan anak-anak kami dari SMAN 1 Kuala Tungkal. Dengan pemberitaan tersebut.

“Kami pihak Komite dan orang tua betul betul sangat terpukul dan shock sekali, sebab karena ulah anak anak kami, yang mengadakan ‘silaturahmi’ dengan berjoget joget di katakan “Dugem”. Kalau “Dugem” konotasinya ‘dunia gemerlap’ seharusnya diadakan ditempat hiburan malam lengkap dengan embel-embelnya (wanita penghibur, minuman beralkohol dan narkoba), tapi embel embel itu tidak ada buktinya. Kami sebagai orang tua sangat malu, akibatnya Daerah dan Lembaga Pendidikan di Tanjab Barat jadi ‘tercoreng’ sampai ke Dunia,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Titik Pos PAM dan Palayanan Ops Ketupat Polres Tanjabbar

Berita

Pembatasan Jam Malam Diberlakukan di Tanjab Barat

Berita

Lonjakan Penumpang Pasca Libur Natal dan Tahun Baru, 7 Kendaraan Tak Terangkut Di Pelabuhan Roro

Berita

Sekda; Soal 11 Mahasiswa Asal Tanjabar Terdampak Kebijakan Covid-19 di Mesir, Kita Akan Bahas Dengan Gugus Tugas

Berita

Pecahkan Rekor, Rita Gunawan Jadi Ketua PWI Perempuan di Tanjab Barat

Berita

MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke 49, Tanjab Barat Juara 4

Berita

Hasil Rapid Tes 4 Keluarga Pasien Covid-19 Karyawan Petrochina di Betara Non Reaktif

Berita

Petugas Pemadam dan Penyelamatan Tanjabbar Evakuasi Sarang Tawon