Kisah Pilu Rodi dan Nikita, Yatim Piatu yang Menghuni Reruntuhan Lapuk di Tungkal Ulu

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Memperihatinkan: Kondisi rumah Rodi dan Nikita Azwa di Desa Taman Raja, Tungkal Ulu, yang hancur pada bagian dapur akibat tertimpa pohon sawit. Dinding kayu yang sudah lapuk kian membahayakan keselamatan kakak beradik yatim piatu ini. FOTO : IST

Tampak Memperihatinkan: Kondisi rumah Rodi dan Nikita Azwa di Desa Taman Raja, Tungkal Ulu, yang hancur pada bagian dapur akibat tertimpa pohon sawit. Dinding kayu yang sudah lapuk kian membahayakan keselamatan kakak beradik yatim piatu ini. FOTO : IST

TUNGKAL ULU – Di balik rimbunnya perkebunan kelapa sawit Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, terselip sebuah duka yang luput dari pandangan. Rodi dan adik perempuannya, Nikita Azwa, kini hanya bisa pasrah menghuni rumah kayu yang kondisinya kian mengkhawatirkan. Tanpa pelukan orang tua, mereka kini harus bertaruh nyawa di bawah atap yang nyaris ambruk.

Penderitaan kakak beradik ini mencapai puncaknya saat cuaca ekstrem menghantam wilayah tersebut. Batang sawit yang besar tumbang diterjang angin kencang, menghancurkan area dapur mereka hingga rata dengan tanah. Kini, dinding papan yang sudah lapuk dimakan usia semakin miring, menyisakan kecemasan setiap kali hujan turun atau angin berembus kencang.

“Kami tidak punya pilihan. Sejak bapak dan ibu tiada, tidak ada biaya untuk memperbaiki ini. Kalau hujan, kami hanya bisa berdoa agar rumah ini tidak benar-benar roboh,” ungkap Rodi dengan tatapan kosong, Sabtu (28/2/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tulang punggung di usia muda, Rodi harus memikul beban berat untuk melindungi adiknya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat perbaikan rumah menjadi mimpi yang mustahil digapai sendirian. Kondisi ini bukan sekadar masalah hunian tidak layak, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan dua nyawa yatim piatu tersebut.

Warga sekitar yang prihatin mulai menyuarakan kegelisahan mereka. Mereka menilai situasi Rodi dan Nikita adalah potret darurat yang memerlukan intervensi langsung dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Sosial atau Dinas Perkim tidak menutup mata. Mereka butuh bantuan bedah rumah sesegera mungkin sebelum jatuh korban,” ujar salah seorang warga setempat.

Harapan kini digantungkan pada nurani para pemangku kebijakan dan wakil rakyat di Tanjung Jabung Barat. Akankah Rodi dan Nikita terus dibiarkan memeluk dinginnya malam di rumah yang nyaris roboh, ataukah bantuan akan segera datang menjemput mereka menuju kehidupan yang lebih layak?

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedah Rumah: Ribuan Unit Target Tercapai, Mengapa Satu Gubuk Yatim Piatu di Taman Raja Tak Masuk Daftar?
Dapur Rakyat Dicekik MBG, APBN Malah ‘Dibuang’ ke Pabrik India! Drama 105.000 Unit Pikap
“Lampu Besar” Itu Telah Berpulang: Mengenang Keteladanan Tuan Guru KH Hasan Basri
Nekat! SPPG Akui Manipulasi Sepihak Label Kedaluwarsa Roti Program Makan Bergizi Gratis, Alasannya?
Alarm Bahaya! Mengingat Kembali Rentetan Tawuran Remaja di Tungkal Ilir
Langkah Responsif, Bank Jambi Gandeng BI dan OJK Lakukan Audit Forensik Menyeluruh
Resmi! IAI An Nadwah Bertransformasi Jadi Universitas Islam An Nadwah (UINKA)
Luasan Kebun Kelapa Sawit Provinsi Jambi, 7 Nasional, 4 Sumatera?
Berita ini 143 kali dibaca
"HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar."

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 23:56 WIB

Bedah Rumah: Ribuan Unit Target Tercapai, Mengapa Satu Gubuk Yatim Piatu di Taman Raja Tak Masuk Daftar?

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:29 WIB

Kisah Pilu Rodi dan Nikita, Yatim Piatu yang Menghuni Reruntuhan Lapuk di Tungkal Ulu

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:38 WIB

Dapur Rakyat Dicekik MBG, APBN Malah ‘Dibuang’ ke Pabrik India! Drama 105.000 Unit Pikap

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:41 WIB

“Lampu Besar” Itu Telah Berpulang: Mengenang Keteladanan Tuan Guru KH Hasan Basri

Rabu, 25 Februari 2026 - 00:48 WIB

Nekat! SPPG Akui Manipulasi Sepihak Label Kedaluwarsa Roti Program Makan Bergizi Gratis, Alasannya?

Berita Terbaru