KUALA TUNGKAL – Memastikan pelayanan tamu Allah yang maksimal dan merata, Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, secara resmi membuka Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Syekh Utsman, Desa Tungkal I, Minggu (08/02/26), kegiatan ini mempertegas posisi Kabupaten Tanjab Barat dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang inklusif.
Dengan mengusung tema besar “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa tantangan ibadah haji modern menuntut kesiapan yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga ketahanan fisik dan kematangan mental.
“Kita ingin memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal dalam pelayanan. Fokus manasik tahun ini adalah memberikan proteksi dan kemudahan akses, khususnya bagi orang tua kita (lansia), saudara kita penyandang disabilitas, dan kaum perempuan,” tegas Bupati di hadapan jajaran Kakanwil Kemenag Jambi dan ratusan calon jamaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati yang dikenal peduli pada urusan keagamaan ini juga memberikan instruksi khusus agar para petugas dan pembimbing bekerja ekstra dalam mengedukasi jamaah mengenai regulasi terbaru di Tanah Suci. Menurutnya, pemahaman regulasi adalah kunci keselamatan.
“Manasik ini bukan sekadar simulasi, tapi bekal hidup selama di Arab Saudi. Saya minta seluruh jamaah menjaga kedisiplinan dan kesehatan sejak detik ini. Patuhi instruksi petugas agar perjalanan ibadah berjalan tertib dan aman,” tambah beliau.
Acara yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh agama ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh jamaah. Bupati berharap sinergi antara pemerintah, petugas haji, dan jamaah dapat menghantarkan predikat haji mabrur bagi seluruh masyarakat Tanjab Barat yang berangkat tahun ini.
Penulis : Tim Redaksi
Sumber Berita: Prokopim











