LIVE TV
Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat Polres Tanjabbar Berdayakan Tersangka Pembakar Lahan Sebagai Agen Vaksin Cegah Api Olah Limbah Lahan Jadi Kompos Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi

Home / Nasional

Minggu, 27 Desember 2020 - 11:15 WIB

Natal, 11.669 Napi Dapat Remisi, 195 Langsung Bebas

FOTO : Ilustrasi Pengambaran Berita/Ist

FOTO : Ilustrasi Pengambaran Berita/Ist

JAKARTA – Hingga 15 Desember 2020, jumlah warga binaan di Indonesia sebanyak 247.017 yang terdiri dari 197.336 orang narapidana dan 49.681 tahanan. Sementara jumlah narapidana beragama Kristen dan Katolik yang tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 22.246 orang.

Pada perayaan Natal Tahun 2020 ini, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi khusus (RK) kepada 11.669 narapidana pemeluk agama Kristen dan Katolik.

BACA JUGA :  Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi

Dari tital itu, sebanyak 11.474 orang napi mendapatkan RK I (pengurangan sebagian) dan 195 di antaranya mendapatkan RK II atau dipastikan langsung bebas.

“Pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi yang diberikan negara bagi narapidana yang telah berusaha dan menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Reynhard Silitonga dalam siaran pers seperti dikutip kompas.com, Kamis (24/12/20).

BACA JUGA :  Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat

Ia mengatakan, remisi Natal merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat adminstratif dan substantif sesuai peraturan perundang-undangan.

“Diharapkan juga dapat meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik,” kata Reynhard.

BACA JUGA :  7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjab Barat Masuk Wilayah Rawan Karhutla

Dari 11.474 narapidana penerima RK I, 2.306 orang mendapatkan pengurangan masa pidana 15 hari, 7.254 orang pengurangan 1 bulan. Kemudian, 1.497 orang pengurangan 1 bulan 15 hari dan 417 orang pengurantan 2 bulan.

Reynhard melanjutkan, narapidana penerima remisi Natal paling banyak berasal dari Sumatera Utara sejumlah 2.152 narapidana, Nusa Tenggara Timur (1.730), dan Sulawesi Utara (929).(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Begini Aturan Main Kampanye di Medsos untuk Pilkada 2020

Nasional

214 Orang Perwira Eks Secapa AD Telah Donorkan Plasma Darah untuk Pasien Covid-19

Nasional

Pemerintah Tetapkan Tanggal 22 Mei, PNS dan Pegawai BUMN Tetap Masuk

Berita

Besok Ujian SKD CPNS Tanjabbar Dimulai, Harap Perhatikan Petunjuk Ini

Nasional

Disparpora Tanjab Barat Gelar Aksi Sadar Wisata dan Sapta Pesona

Nasional

583 Perwira Lulusan Diktukpasus TNI AD Dilantik

Nasional

BKN Gelar Uji Kompetensi Inpassing JFK Berbasis Virtual

Nasional

Wartawan Jangan Terlena Dengan Istilah Kemerdekaan Pers