indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Wali Kota Jambi Pimpin Tabur Bunga di Makan Pahlawan HUT Legian Veteran Ke 65 dan HUT PPM ke 41 Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Jabat Pangdam III/Siliwangi Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Angso Duo Pimpin Musyawarah Ranting PAN se Kecamatan Sekernan, Aidi Hatta Tekankan Ini

Home / Berita

Minggu, 20 September 2020 - 16:19 WIB

PBNU Keluarkan Pernyataan Sikap Minta Pilkada 2020 Ditunda

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan sikap tegas terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Tunda.

Melalui pernyataan resminya, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemerintah, dan DPR untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 hingga kondisi darurat kesehatan terlewati.

“Meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak tahun 2020 hingga tahap darurat kesehatan terlewati. Pelaksanaan Pilkada, sungguh pun dengan protokol kesehatan yang diperketat, sulit terhindar dari konsentrasi orang dalam jumlah banyak dalam seluruh tahapannya,” demikian point pertama pernyataan resmi PBNU yang disampaikan Said Aqil Siroj seperti dikutif portal-islam.id, Minggu (20/09/20).

BACA JUGA :  Mulai 1 Mei 2022, Amazon Tutup Layanan Alexa.com

Selain itu, PBNU meminta pemerintah bersama DPR merealokasikan anggaran Pilkada untuk penanganan krisis kesehatan dan penguatan jaring pengaman

“Kedua, meminta untuk merealokasikan anggaran pilkada bagi penanganan krisis kesehatan dan penguatan jaring pengaman sosial.”

BACA JUGA :  TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako

PBNU juga perlu mengingatkan kembali Rekomendasi Konferensi Besar Nahdlatul Ulama pada 2012 di Kempek Cirebon perihal perlunya meninjau ulang pelaksanaan Pilkada yang banyak menimbulkan madharat berupa politik uang dan politik biaya tinggi.

“Ketiga, NU perlu mengingatkan kembali Rekomendasi Konferensi Besar Nahdlatul Ulama tahun 2012 di Kempek Cirebon perihal perlunya meninjau ulang pelaksanaan Pilkada yang banyak menimbulkan mudharat berupa politik uang dan politik biaya tinggi,” bunyi dalam pernyataan itu.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Momen HUT RI ke 75, Gubernur Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi dan Jaga Kerukunan

Berita

Bupati Cek Pengerjaan Pengerasan Jalan Parit Deli ke Sungai Dungun
FOTO : Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Zulkifli saat Membagikan Paket Sembako "Korem Peduli Sesamo," kepada Masyarakat Desa Labuhan Pering, Tanjab Timur, Rabu (15/07/20).

Berita

Danrem 042/Gapu Bagikan Sembako di Lokasi TMMD Labuhan Pering

Berita

Rotasi Jabatan, Acep Vicky Rosnidar Jabat Kasi Datun Kejari Tanjabbar

Berita

Syarat, Cara dan Biaya Pendaftaran Buat SIM Secara Online

Berita

Satgas Karhutla Kodim 0419 Tanjab Rutin Gelar Patroli dan Sosialisasi di Wilayah Rentan Karhutla

Berita

HUT ke-55 Kabupaten Tanjab Barat Dirayakan Secara Virtual via Zoom dan Youtube, Berikut Linknya

Berita

Polres Tanjabbar Tingkatkan Patroli Himbauan Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan