LIVE
Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Home / Kriminal / Tanjab Barat

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 17:54 WIB

Pelajar Dicabuli Guru Honorer SD Di Tanjabbar Ternyata Warga Sumsel

FOTO : Polisi Mengerbek Pelaku di Kediamannya di Betara III Desa Pematang Lumut, Jumat (28/08/20).

FOTO : Polisi Mengerbek Pelaku di Kediamannya di Betara III Desa Pematang Lumut, Jumat (28/08/20).

KUALA TUNGKAL – Guru Honorer salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat AG (31) di Kecamatan Betara yang ditangkap polisi diduga melakukan persetubuhan dengan M (16) warga Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputo mengungkapkan Korban tinggal bersam pelaku selama 20 hari dari tanggal 15 Februari 2020 s/d 6 Maret 2020 di Betara III Desa Pematang Lumut.

“Selama itulah pelaku melancarkan asinya,” ungkap AKBP Guntur, Sabtu (29/08/20).

BACA JUGA :  Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal

Orang tua korban yang tak terima atas perbuatan itu melaporkan ke Polres Tanjab Barat.

“Dari laporan itu AG pun kita amankan,” tutup Guntur.

Perkenalan pelaku dengan korban pada Juli 2019, melalui media watsApp grup bimbel online yang di mentori oleh pelaku AG.

Sementar pelaku AH kepada polisi mengakui melakukan perbuatannya atas dasar mau sama mau bahkan hingga puluhan kali. Bahkan, menurutnya MP saat itu tidak mempersoalkan hal itu.

BACA JUGA :  Wabup Hairan Zoom Meeting dengan Gubernur Terkait Kunker Mendikbudristek

“Kami melakukan nya mau sama mau,” katanya.

Lelaki berusia 31 tahun ini mengaku dirinya melakukan hubungan suami istri dengan korban tersebut berulang kali. Bahkan, hal itu dilakukan dirumah yang ia tinggali seorang diri.

Menurut AG dirinya membawa korban tersebut secara sadar dari Jambi ke Betara. Bahkan, wanita 16 tahun itu sudah sekitar 20 hari bersama dirinya dalam satu rumah papa yang ia tinggali ditepi jalan Lintas Jambi – Tungkal.

BACA JUGA :  Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

“Saya jemput di Jambi dia (red, M) sudah ada sekitar 20 hari disini,” ucapnya.

MP dimintanya dari Sumsel ke Jambi dengan alasan untuk menghiburnya yang akan mengikuti Tes CPNS Februari lalu.

Dia mengakui jika perbuatan tersebut salah. Menurutnya, dirinya sengaja membawa perempuan itu ke rumahnya.

“Iya, saya ditangkap karena melakukan itu sama anak orang,” tandasnya (*/)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kapolsek dan Camat Pimpin Gerakan Serentak Pencegahan Covid-19 di Kecamata Tebing Tinggi

Tanjab Barat

Karena Corona, Pemkab Tanjabbar Tiadakan Safari Ramadan 2020

Kesehatan

Antisipasi VIRUS CORONA Mausk Indonesia, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Perketat Pengawasan Bersama Petugas Karantina PLBN Motaain

Peristiwa

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan KDRT, 27 Adegan di Peragakan

Pilihan Editor

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kunjungi Kejari Tanjab Barat, Kajati Jambi Ingatkan Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi COVID-19

Tanjab Barat

Perda Segera Diterapkan, Ini Sanksi bagi Warga Tak Patuhui Protokol Kesehatan di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Pesan Bupati Tanjab Barat Terhadap 4 Pejabat Eselon III dan IV Baru Dilantik