LIVE
Wijaya Hamzah, Atlet Taekwondo Asal Merangin Wakili Jambi di PON Papua 2021 Tujuh Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia 117 Kg Sabu Diringkus Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Kodim 0417/Kerinci Penembakan Terhadap Tokoh Agama Kembali Terjadi di Tangerang Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang, Ini Penjelasan Kapolres

Home / Berita / Kriminal

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:29 WIB

Polres Tanjabbar Tangkap Mentor Cabuli Siswi dengan Modus Bimbel Online di Betara

FOTO : Pelaku AG Ketika Diamankan Tim Petir Polres Tanjab Barat, Jumat 28/08/20)

FOTO : Pelaku AG Ketika Diamankan Tim Petir Polres Tanjab Barat, Jumat 28/08/20)

BETARA – Tim Petir Polres Tanjab Barat mengamankan AG (31) seorang pria beroeran sebagai mentir Bimbel Online di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Jumat (28/08/20).

AG ditangkap karena dilaporkan telah mencabuli salah satu siswi kelas 1 SMA yang menjadi peserta bimbel yang dibuatnya.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dikonfirmasi membenarkan penangkapan AG selaku mentor Bimbel Online karena terlibat kasus pencabulan.

BACA JUGA :  Kesehatan Satgas TMMD Ke-112 Kodim 1002/HST Obati Warga yang Terluka

“Pelaku ditngkap di rumahnya di RT 02, Betara III, Desa Pemarang Lumut, Kecamatan Betara sekitar pukul 00.30 WIB,” ungkap Kapolres, Sabtu (29/08/20).

Ia mengatakan, kasus pencabulan terhadap siswi sangat memprihatinkan. Apalagi dilakukan oknum guru memanfaatkan situasi belajar online dimasa pandemi COVID-19.

BACA JUGA :  Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal

”Modus pelaku yakni dengan Buka Bimbel Online via Whatss App Group ”Belajar Club” terhadap siswa SMA dan bujuk rayu korban untuk belajar ke Rumah degan maksud memudahkan untuk mensetubuhi korban,” katanya.

Melalui Grup Belajar Club, dimana pelaku seorang guru honorer di salah satu SD di Pematang Lumut berperan sebagai mentor dalam grup tersebut.

BACA JUGA :  Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan

Korban MP (16) termasuk anggota yang aktif bertanya dalam grup tersebut, hal tersebut membuat komunikasi antara keduanya berjalan intens.

“Namun sebagai mentor, pelaku tidak menyebutkan identitasnya sebagai guru honorer SD hanya menyebutkan ahli di Mapel Matematika dan Kimia,” ujar Kapolres.

Share :

Baca Juga

Berita

56 Kades Terpilih Akan Dilantik Pekan Depan

Berita

Masa Pandemi  Corona, 148 Perkara Gugat Cerai di PA Kuala Tungkal Didominasi Wanita Muda

Berita

Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api

Berita

Persit Korem Jambi Terima Bantuan Modal Usaha dari Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana

Berita

Pasca Tes SKD, Pelamar CPNS di Tanjabbar Cemas, Ini Masalahnya

Berita

Ini Persiapan Pemkab Tanjabbar Antisipasi Karhutla 2020

Berita

Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan

Kriminal

Kapolres Tanjabbar Gelar Pres Rilis Kasus Pencabulan Anak Didik Sepakbola