indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya Bupati Muaro Jambi Pengukuhan Adat 8 Kepala Desa se Kecamatan Sungai Gelam Gudang Pengolahan Sabut Kelapa Bahan Industri Kerajinan Desa Karya Maju Terbakar UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro

Home / Berita

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:26 WIB

Penghujung 2021, PetroChina Raih Dua Anugerah PROPER Kategori Hijau

ILUSTRASI : PetroChina Raih Dua Anugerah PROPER Kategori Hijau

ILUSTRASI : PetroChina Raih Dua Anugerah PROPER Kategori Hijau

JAKARTAPetroChina International Jabung Ltd. menerima penghargaan Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) secara daring, pada Selasa (28/12/21).

PROPER merupakan upaya pemerintah mendorong perusahaan di Indonesia, untuk memiliki ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam proses produksi, manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi sumber daya, dan pelaksanaan bisnis yang bertanggung jawab terhadap sekitar melalui program pengembangan masyarakat.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK), dengan mengukur kinerja keberlanjutan perusahaan melalui berbagai inisiatif yang telah dilakukan. Peringkat kinerja PROPER dibedakan menjadi lima warna, yaitu Emas, Hijau, Biru, Merah, dan Hitam.

Untuk aspek ketaatan minimal adalah Biru, Merah, dan Hitam. Sedangkan kriteria penilaian aspek yang masuk kategori lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) adalah Hijau dan Emas.

Lebih lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK) memberikan penghargaan kepada 186 perusahaan peringkat PROPER Kategori Hijau, yaitu perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan, melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan dan telah memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

BACA JUGA :  Laka Maut Rengut Nyawa 2 Pengendara Sepeda Motor

Dalam kesempatan tersebut, PetroChina International Jabung Ltd. NGF (Oil) mendapatkan penghargaan anugerah PROPER Kategori Hijau, dan PetroChina International Jabung Ltd. BGP (Gas) turut mendapatkan hal yang sama, yakni anugerah PROPER Kategori Hijau.

Penghargaan diberikan secara daring oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Sigit Reliantoro, dan Ketua Dewan Pertimbangan PROPER, Prof. Sudharto P. Hadi.

“Dua penghargaan PROPER hijau untuk PetroChina, yaitu untuk NGF (minyak) dan BGP (gas), adalah bentuk pengakuan pemerintah Indonesia terhadap upaya-upaya kami dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta partisipasi aktif dari masyarakat lokal melalui program-program pengembangan sosial,” jelas Vice President Technical and Business Development PetroChina, Yu Jinbao.

Beliau menyampaikan bahwa ini adalah awal yang baik bagi perpanjangan kontrak pengelolaan Wilayah Kerja Jabung yang akan dimulai tahun 2023. Penghargaan ini akan memotivasi perusahaan untuk semakin meningkatkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan.

BACA JUGA :  Bersama Masyarakat Batu Empang, Danrem 042 Gapu Panen Ikan di Lubuk Larangan

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami merasa sangat terhormat telah mendapat dua penghargaan ini. Sebagai operator Blok Jabung, kami selalu mengusahakan yang terbaik untuk mencapai target produksi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi seluruh karyawan di area kerja,” jelas Yu.

Belakangan, untuk meningkatkan kualitas PROPER yang juga berdampak pada kualitas kontribusi pelaku usaha terhadap lingkungannya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK)  menerbitkan Peraturan Menteri KLHK No. 1 Tahun 2021 tentang PROPER. Salah satu poin perubahan yang terkandung dalam beleid baru tersebut adalah adanya kriteria penilaian Life Cycle Assesment (LCA).

“LCA dipakai sebagai dasar penilaian beberapa kriteria, antara lain proses produksi, efisiensi energi, penurunan emisi, serta pengelolaan limbah. Dengan metode penilaian ini, diharapkan ada inovasi terbaru sebagai pendekatan pelaku usaha dalam melaksanakan kewajiban sosialnya,” ujar Sigit Reliantoro. (Ut/Lt)

Share :

Baca Juga

Berita

Temuan BPK di Tanjabbar, OPD Diminta Kembalikan Uang

Merangin

Tak Hanya Doa, Al Haris Kirim Ramuan Daun Sungkai untuk Bupati Muaro Jambi

Berita

Penggantian Tiang Kropos, Listrik di Empat Wilayah Ini Akan Dipadamkan

Berita

Satlantas Polresta Jambi Sosialisai Tertib Berlalulintas Terhadap Truk ODOL

Berita

Operasi Patuh Berakhir, Satlantas Polres Tanjab Barat Tindak 352 Pelanggar Lalu lintas

Berita

Danramil Tungkal Ilir Semprotkan Disinfektan Cegah Penyebaran Corona Covid-19 di Perkantoran

Berita

Satgas Covid-19 Perketat Warga Luar Jambi Masuk Kuala Tungkal di Pos Terminal Pembengis

Berita

Hasil Rapid Test 284 Pedagang Empat Pasar di Kuala Tungkal Non Reaktif